
Abella dan
Adriano kembali ke rumah. Selama di perjalanan Abella hanya menunduk karena
tersipu malu.
“Apakah kamu
cerita pada Melisa kalau kita berdua tidur terpisah?” Tanya Adriano.
“Maaf mas, dia
tadi keceplosan. Aku hanya cerita itu saja kok.” Kata Abella.
“Haruskah kamu
cerita padanya jika kita belum pernah melakukan hal itu?” Tanya Adriano kesal.
“Maaf mas,
tolong jangan marah padaku.” Kata Abella.
“Kamu tidak
seharusnya bercerita hal seperti itu kepada orang lain.” Kata Adriano.
“Maaf mas, aku
tidak akan mengulanginya lagi. Tolong jangan marah padaku.” Kata Abella.
Namun Adriano
hanya diam saja.
Setibanya
dirumah, Adriano segera masuk ke rumah sedangkan Abella masih mengunci gerbang
rumahnya.
“Pasti mas
Adriano marah dan kecewa padaku. Apa yang harus aku lakukan? Ah aku ada ide
lebih baik besok aku membawakan dia bekal lalu mengantarkannya sampai bandara.
__ADS_1
Dengan begitu pasti dia tidak akan marah kembali.” Kata Abella lirih. Setelah
itu segera masuk kedalam rumah.
**
Keesokan paginya.
“Selamat pagi mas, aku sudah membuatkan sarapan dan bekal untukmu.” Kata Abella.
“Aku makan diluar saja, aku berangkat dulu.” Kata Adriano.
“Memangnya kamu tidak lapar mas? Aku sudah repot-repot memasak untukmu, aku
bahkan bangun jam 2 pagi untuk membuat makanan ini.” Kata Abella.
“Tapi aku tidak menyuruhmu untuk membuatkanku makanan ini.” Kata Adriano
sangat cuek.
Akhirnya Adriano langsung pergi tanpa memperdulikan istrinya.
“Mas, tunggu dulu.” Kata Abella.
“Pasti dia merasa bersalah dan ingin meminta maaf, hmmmm lebih baik aku
“Mas, aku minta maaf. Tolong jangan marah padaku apalagi bersikap dingin seperti itu.” Kata Abella.
Adriano tidak mendengarkan permintaan maaf istrinya, dia segera masuk mobil
lalu Abella mencegahnya dengan mengambil kunci mobilnya.
“Apa yang kamu lakukan? Berikan kunci mobilnya.” Kata Adriano.
“Jawab dulu, jangan hanya diam saja.” Kata Abella.
“Aku kecewa denganmu, kamu benar-benar membuatku malu.” Kata Adriano.
“Apa yang harus aku lakukan agar kamu tidak kecewa padaku.” Kata Abella.
“Pikirkan saja sendiri.” Kata Adriano.
Akhirnya Abella ikut suaminya terbang ke Bali.
Setibanya di bandara, Abella melihat Marisa akan menghampiri Adriano. Lalu Abella
__ADS_1
pun menggandeng tangan Adriano dengan sangat erat, Adriano pun kagel dengan
tingkah istrinya.
“Adriano.” Sapa Marisa.
“Eh sedang apa kamu disini?” Tanya Adriano.
“Kita berdua sedang berkencan, bisa tidak kamu pergi dari sini.” Kata Abella
dengan percaya diri.
“Aku sedang ingin terbang ke Bali, aku memesan tiket ke Bali dan pilot
pesawatku adalah kamu.” Kata Marisa dengan semangat.
“Apa? Pasti kamu sengaja kan? Hei wanita jalang, jangan mengganggu suami
orang ya, memangnya kamu tidak malu menggoda suami orang. Lebih baik jauhi
suamiku.” Kata Abella kesal.
“Adriano yang memberitahuku bahwa dia akan terbang ke Bali. Kamu sebagai
istri tidak tau ya?” Sindir Marisa.
“Dasar kamu wanita penggoda suami orang ya.” Kata Abella sambil menjambak
rambut Marisa. Marisa pun pura-pura terjatuh untuk mencari perhatian Adriano.
“Hei kalian berdua, jangan bikin malu di tempat umum.” Kata Adriano.
“Aduh kepalaku sakit dan terasa pusing.” Kata Marisa beralasan.
“Tidak usah beralasan ya, kamu hanya pura-pura saja untuk mencari perhatian
Adriano kan. Dasar wanita licik, wanita jalang penggoda suami orang.” Kata Abella.
“Cukup.” Bentak Adriano kepada Abella, kemudian Adriano menolong Marisa.
“Jangan ganggu aku lagi mulai saat ini dan seterusnya.” Kata Adriano.
Info :
__ADS_1
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Salam sehat semuanya, terima kasih.