Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 130


__ADS_3

Satu tahun kemudian, Marcelo


mulai bertingkah. Dia merasa kesal dengan ayah kandung dan istrinya. Akhirnya


dia mengungkapkan ke public bahwa dia adalah anak kandung dari Dani. Marcelo


kesal karena tidak bisa bertemu dengan ibunya, dia juga berpikir bahwa tindakan


yang dilakukannya tidak akan berdampak apapun karena ayahnya saat ini telah


menjadi direktur di perusahaan. Dia mengunggah foto dia bersama ayah kandungnya


melalui halaman social medianya dengan menambahkan tulisan “I love u my biological


father, forever with you.”


Tentu saja unggahan ini banyak


mengandung perhatian dan juga banyak yang meninggalkan komentar terkait


kebenaran dari unggahan foto tersebut. Marcelo mengunggah dua foto sekaligus,


foto pertama adalah foto bersama ayahnya dan foto kedua bersama ibunya. Hal ini


tentu saja langsung menarik perhatian para atasan di perusahaan Dani. Mereka


semua menyalahkan Dani dan mengancam akan mencopot jabatannya saat itu.


“Segera selesaikan masalah ini


jika kamu tidak ingin aku mencopot jabatanmu sebagai direktur. Kamu sangat


memalukan, bagaimana mungkin berita ini bisa menyebar dasar bodoh. Gara-gara


berita ini banyak orang mundur untuk bekerjasama dengan perusahaan ini.


Gara-gara berita ini perusahaan ini mengalami kerugian besar, dasar bodoh.”


Kata atasan Dani yang tidak lain adalah ayah kandungnya sendiri. Perusahaan


Dani bergerak di bidang maskapai penerbangan, hal ini membuat menurunnya minat


masyarakat untuk menggunakan maskapai tersebut karena menganggap maskapai


tersebut sangat bermasalah. Selain itu banyak juga masyarakat yang meminta Dani


untuk memberikan penjelasan terkait kebenaran dari berita tersebut.

__ADS_1


**


Dani kembali pulang ke rumah, dia


sangat marah besar dan kecewa dengan Marcelo.


“Dimana Marcelo?” Tanya Dani


kepada istrinya.


“Aku tidak tau, sepertinya dia


kabur.” Kata Anindya.


“Cepat cari dia sebelum dia


membuat masalah ini semakin rumit. Perusahaan kita mengalami dampak kerugian


yang besar gara-gara Marcelo. Aku tidak tahan lagi dengannya.” Kata Dani.


“Itu semua salahmu karena


menginjinkan dia tinggal bersama kita, kalau saja dia saat itu pergi bersama


ibunya pasti dia tidak akan seperti ini.” Kata Anindya.


Cepat cari dimana dia sekarang.” Kata Dani.


“Cari saja sendiri, aku sedang


sibuk.” Kata Anindya.


“Aku selama ini mengikuti semua


kemauanmu ya dan sekarang kamu menyalahkanku. Cepat cari dia.” Kata Dani.


“Ok ok aku akan mencarinya, aku


akan menyuruh orang untuk mencari Marcelo.” Kata Anindya.


**


Diam-diam Adriano menelfon


Marcelo. Adriano selama ini peduli dengan Marcelo jadi dia khawatir dengannya.


“Hallo, kamu dimana? Aku akan

__ADS_1


menghampirimu.” Kata Adriano.


“Aku berada di sekolah, aku takut


pulang ke rumah.” Kata Marcelo.


“Aku akan menghampirimu sendiri


tanpa mama dan papa. Tunggu sebentar.” Kata Adriano.


Setibanya di sekolah, Adriano


segera menghampiri Marcelo.


“Kenapa kamu melakukan itu pada


papa? Apakah kamu tau dampak setelah kamu melakukan hal itu? Perusahaan papa


mengalami kerugian yang sangat besar, apakah kamu harus melakukan sampai sejauh


ini? Apa mau kamu sebenarnya?” Tanya Adriano.


“Gara-gara papa dan mama kamu,


aku tidak bisa bertemu dengan ibuku bahkan aku tidak tau keberadaan ibuku. Apa


salahku sehingga aku harus mengalami hal ini, aku kesal dengan mereka.” Kata


Marcelo.


“Sudahlah, lagipula yang


terpenting saat ini apa yang kamu inginkan sudah terwujud, aku yakin ibumu


baik-baik saja kok. Sekarang ayo ikut aku kembali pulang dan minta maaflah pada


papa.” Kata Adriano.


“Aku tidak mau, pasti papa sangat


marah padaku.” Kata Marcelo.


“Aku akan meyakinkan papa agar


dia tidak marah lagi.” Kata Adriano.


Akhirnya Marcelo pun kembali

__ADS_1


pulang. Setibanya dirumah, Dani dan Anindya memarahi Marcelo habis-habisan.


__ADS_2