
Adriano mengurungkan niatnya untuk mencium istrinya.
“Pergilah ke kamarmu sebelum aku melakukannya.” Bisik Adriano. Lalu Abella
pun segera berlari keluar kamar Adriano dan menuju kamar dirinya. Dia sangat
ketakutan dan nafasnya juga tidak beraturan.
“Astaga hampir saja dia menciumku, dasar om-om mesum yang super menyebalkan
dan kejam.” Gerutu Abella. Karena dia kelelahan dia pun akhirnya segera tidur.
Keesokan paginya, Abella bangun terlebih dahulu. Dia segera memasak untuk
sarapan suaminya karena dia takut suaminya akan marah lagi dengannya.
“Enak tidak masakanmu? Apa jangan-jangan kamu memasukkan racun kedalam
makananku?” Tanya Adriano tiba-tiba.
“Astaga, coba saja dimakan kalau kamu baik-baik saja berarti aku harus
menambahkan kembali racun itu di makan malam mu nanti.” Kata Abella dengan
kesal.
“Jadi kamu mencoba melawanku?” Tanya Adriano.
“Aku sudah capek-capek memasak untukmu tapi kamu justru menuduhku seperti
itu, makanlah.” Kata Abella.
“Mau kemana kamu?” Tanya Adriano.
“Mau mandi, kenapa?” Tanya Abella.
“Hari ini kamu harus melayaniku dan menuruti permintaanku. Aku minta kamu
menyuapiku.” Kata Adriano sambil menahan tawa.
“Apa? Makan saja sendiri memangnya kamu tidak punya tangan?” Gerutu Abella.
“Kalau begitu aku akan merobek tiket pesawatmu, tiket pesawatmu ada di
tanganku.” Ancam Adriano.
“Hei cepat kembalikan tiket milikku.” Kata Abella sambil mencoba mengambil
tiket miliknya.
“Suapi aku dan turuti permintaanku dulu baru aku akan mengembalikan tiket
milikmu.” Ancam Adriano.
“Cepat buka mulutmu.” Kata Abella.
__ADS_1
“Suapi aku dengan benar dan penuh kasih sayang.” Kata Adriano. Abella pun
menurutinya, saat dia menyuapi suaminya, Adriano menariknya sehingga jarak
mereka sangat dekat dan saling bertatapan. Abella pun menjadi grogi dan
jantungnya berdetak kencang, dia justru menutup matanya, akhirnya Adriano
mencium pipi istrinya. Abella sangat kaget dan langsung membuka matanya lalu
dia memukul suaminya karena kesal.
“Rasakan ini, kamu diam-diam menciumku. Pasti kamu telah merencanakannya.”
Kata Abella sambil terus memukul suaminya.
“Aduh aduh sakit, lalu kenapa kamu menutup matamu? Hayo pasti kamu mulai
naksir padaku ya hahaha.” Goda Adriano.
“Enak saja,
tidak mungkin aku naksir denganmu.” Kata Abella.
“Kamu ke Bali
selama berapa hari?” Tanya Adriano.
“Hanya empat
“Siapa yang
memesan tiket pesawatnya?” Tanya Adriano.
“Temanku yang
memesan tiket pesawatnya.” Kata Abella sambil menyuapi suaminya.
“Oh kirain kamu
yang memesan tiketnya.” Kata Adriano.
“Memangnya
kenapa?” Tanya Abella.
“Aku pilot
pesawat yang kamu tumpangi.” Kata Adriano sambil senyum-senyum.
“Apa? Bisakah
kamu bertukar dengan temanmu? Teman-temanku itu mengidolakanmu gara-gara video
viral itu, aku mohon.” Kata Abella.
__ADS_1
“Tidak bisa, tuh
lihat teman-temanmu saja mengidolakanku berarti aku sangat terkenal, terkenal
baik, ganteng, dan murah senyum apalagi suka menolong orang lain.” Kata
Adriano.
“Dan terkenal
menyebalkan sehingga membuat istrinya kesal. Apakah kamu memberitahu
teman-temanmu kalau kamu sudah menikah?” Tanya Abella.
“Tentu saja
tidak, untuk apa aku memberitahu mereka bahwa aku telah menikahi seorang anak
SMA yang manja, kekanak-kanakan dan sering mengecewakan suaminya apalagi tidak
mau melayani suaminya. Yang mereka tau aku masih lajang dengan begitu aku bebas
melakukan apa yang aku inginkan termasuk dekat dengan wanita lain hahaha.” Kata
Adriano.
“Oh jadi begitu,
baguslah aku juga bisa bebas dekat dengan laki-laki lain serta bisa keluar
bebas dengan teman-temanku.” Kata Abella.
“Coba saja kalau
berani.” Kata Adriano.
“Lihat saja
nanti. Oh iya aku minta besok kita tidak perlu bertemu saat di bandara. Aku
tidak mau teman-temanku tau bahwa kita adalah suami istri, aku juga tidak mau
kalau mereka tergila-gila padamu sampai minta foto-foto tidak jelas.” Kata
Abella.
“Bilang saja
kalau kamu cemburu hahahahaha.” Kata Adriano tertawa puas.
Info :
__ADS_1
Jangan lupa like nya ya teman-teman pembaca setia, terima kasih.