Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 5


__ADS_3

Abella tiba dirumah dengan


selamat namun merasa sangat ngantuk.


“Aku masih mengantuk, aku akan


tidur lagi kalau begitu.” Kata Abella.


Tiba-tiba Dava menelfon Abella.


“Hallo sayang, ada apa?” Tanya


Abella.


“Aku didepan rumahmu, cepat buka


pintumu.” Kata Dava.


“Apa? Dava didepan rumahku? Aduh


bagaimana ini? Aduh barang milik mas Adriano berantakan lagi terus foto


pernikahanku kenapa dipajang di ruang tamu sih oh no way. Baiklah tetap tenang, aku akan bilang pada Dava bahwa kakek


sedang didalam rumah jadi ada alasan agar Dava tidak masuk kedalam rumah.” Kata


Abella.


 


"Dasar foto jelek, mempelai prianya sangat jelek lagi, aku harus menaruhnya di dapur dulu." Kata Abella.


Setelah itu Abella segera membuka pintu


rumah.


“Hai, ada apa pagi-pagi ke


rumah?” Tanya Abella.


“Aku tadi habis menjemput mamaku


di bandara, lalu aku membeli bubur ayam kesukaanmu. Aku boleh masuk tidak?”


Tanya Dava.


“Jangan-jangan mamanya Dava satu


pesawat dengan mas Adriano, tenang tenang, anggap aku tidak tau apa-apa.” Kata


Abella dalam hati.


“Hei kok bengong. Kamu dari mana


kok pakai baju rapi seperti itu dan berdandan pula.” Kata Dava.


“Aku habis menjemput kakek ku


sayang, kakek ku lagi didalam jadi tolong jangan masuk rumah ya, aku bisa kena


marah kalau membawamu masuk kedalam.” Kata Abella.

__ADS_1


“Baiklah, makan buburnya ya


sayang.” Kata Dava sambil membelai rambut Abella.


“Terima kasih sayang. Mobilmu


baru ya?” Tanya Dava.


“Iya, itu mobil milik kakek ku


tapi aku yang memakainya. Sampai ketemu di sekolah nanti ya, bye.” Kata Abella.


“Iya, aku pulang dulu ya sayang.”


Kata Dava.


“Hati-hati dijalan ya sayang.”


Kata Abella.


Lalu Dava segera pulang.


“Huh untung saja, sebenarnya aku


sangat merindukannya tapi aku tidak bisa membawanya kedalam rumah. Yah sudah


jam 5 pagi berarti memang aku tidak bisa tidur lagi. Aku mau makan bubur ayam


kesukaanku dulu.” Kata Abella.



**


“Abella, tunggu dong.” Kata


Melisa.


“Hei mobilmu baru ya, hmmm rumah


baru mobil baru lagi. Kakekmu sayang banget denganmu ya sampai membelikanmu


rumah, memangnya kamu tidak takut tinggal dirumah sendirian?” Tanya Jesica.


“Tidak lah, lagipula kakek dan


nenekku sering berkunjung ke rumahku kok.” Kata Abella.


“Kita boleh dong main ke rumahmu,


aku ingin tau seperti apa rumahmu.” Kata Melisa.


“Bagaimana kalau nanti sepulang


sekolah kita main ke rumahmu?” Tanya Jesica.


“Jangan, kakek sama nenekku lagi


dirumah. Aku akan traktir kalian saja makan enak, bagaimana?” Tanya Abella.


“Hmmm boleh juga.” Kata Jesica.

__ADS_1


“Sekalian beliin tiket nonton


film dong.” Rayu Melisa.


“Ok aku akan belikan, nanti ya


sepulang sekolah kita langsung.” Kata Abella.


“Yes, untung saja aku bawa baju


ganti haha. Kamu bawa tidak Bell?” Tanya Melisa.


“Bawa dong, ada didalam mobil.


Aku selalu siap membawa baju bebas haha. Ayo kita masuk kedalam kelas.” Kata


Jesica.


“Tapi jangan ajak pacarmu ya,


nanti kamu mesra-mesraan lagi sama dia terus aku dan Melisa di cuekin.” Kata


Jesica.


“Iya iya tenang saja dan jangan


khawatir.” Kata Abella.


Jam pulang sekolah.


“Ayo kita langsung pergi


sekarang.” Kata Melisa.


“Kita ganti baju dimana ini?”


Tanya Abella.


“DI toilet pom bensin saja,


bagaimana?” Tanya Jesica.


“Ok, lets go!” Kata Melisa dan


Arabella.


Tiba-tiba Adriano menelfon


Abella.


“Kalian masuk mobil dulu saja,


kakekku menelfonku. Ini kunci mobilnya, kalian masuk dulu nanti aku menyusul


kalian.” Kata Abella.


“Hmmm baiklah, jangan lama-lama


ya.” Kata Melisa.


“Hmmm cepat pergi sana, cepat cepat pergilah.” Kata

__ADS_1


Arabella.


__ADS_2