Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 102


__ADS_3

Keesokan paginya, Abella memasak


untuk suaminya. Dia bangun pagi dan pergi ke supermarket untuk membeli


bahan-bahan. Setibanya dirumah, dia segera memasak untuk suaminya.


“Pasti mas Adriano menyukai


masakanku, saatnya membangunkan mas Adriano.” Kata Abella. Kemudian dia menuju


ke kamar untuk membangunkan suaminya.


“Mas, bangun yuk. Sudah siang,


ayo kita sarapan.” Bisik Abella sambil mencium kening suaminya.


“Aku masih mengantuk sayang.” Kata


Adriano sambil memeluk istrinya.


“Lepaskan aku sayang, ayo sarapan


bersama, aku sudah memasak untukmu.” Kata Abella.


“Kamu masak apa memangnya?” Tanya


Adriano.


“Aku hari ini memasak ayam goreng


dan sayur sop. Ayo dong bangun dan coba makanan buatanku.” Kata Abella.


“Enak tidak masakanmu?” Tanya


Adriano.


“Coba saja sendiri, ayo cepat


bangun.” Kata Abella sambil menarik selimut Adriano.


“Layani aku dulu pagi ini.” Kata


Adriano.


“Tapi semalam kan sudah sayang,


memangnya masih kurang ya?” Tanya Abella.


“Tentu saja kurang, ayolah layani


aku lagi pagi ini.” Kata Adriano.


Akhirnya Abella segera mencium


suaminya dengan mesra.


“Ah mantap sekali sayang,

__ADS_1


lanjutkan sayang.” Kata Adriano.


“Benarkah?” Tanya Abella.


“Tentu saja, ayo cepat puaskan aku


sampai aku benar-benar sangat puas.” Kata Adriano.


Mula-mula Abella membuka baju


suaminya kemudian dia mencium bibir dan leher suaminya dengan mesranya.


“Ah aku suka sekali sayang.” Kata


Adriano.


“Mau lihat pertunjukanku tidak?”


Tanya Abella.


“Apa yang akan kamu tunjukkan


padaku?” Tanya Adriano.


“Lihat saja setelah ini.” Kata


Abella.


Kemudian dia berdiri diatas


rambutnya, setelah itu dia mulai menari tarian seksi untuk menggoda suaminya.


“Wah aku benar-benar terkejut


melihatmu menari seperti itu, apakah ini benar-benar nyata? Apakah kamu


benar-benar istriku? Aku sudah tidak sabar ingin segera memangsamu sayang.” Kata


Adriano. Abella masih terus menarikan tarian seksi tersebut bahkan kali ini dia


tanpa memakai pakaian apapun sehingga Adriano semakin nafsu dengan istrinya,


hingga tiba-tiba Adriano sudah berada di atas tubuh istrinya. Adriano mencium


lekuk tubuh istrinya.


“Aaaa mas apa yang akan kamu


lakukan padaku?” Tanya Abella.


“Kamu pasti akan menyukainya


sayang.” Kata Adriano. Kemudian Adriano mencium mesra istrinya, tentu saja Abella semakin tidak sabar agar Adriano


segera melakukannya.


“Ah ah ah mas aku sudah tidak

__ADS_1


sabar lagi, cepat lakukan sekarang juga mas.” Kata Abella.


“Apakah kamu sudah siap?” Tanya


Adriano.


“Ah cepat mas jangan banyak


bicara.” Kata Abella.


“Baiklah aku akan segera


melakukannya sekarang ya sayang.” Kata Adriano


semakin semangat.


Setelah selesai, mereka pun


segera mandi berdua didalam bathup.


“Terima kasih sayang, terima


kasih istriku.” Kata Adriano sambil mencium istrinya.


“Ayo cepat mas, nanti makanannya


keburu dingin.” Kata Abella.


“Iya sayang.” Kata Adriano.


“Oh iya setelah ini aku mau pergi


ke salon mas, aku ingin memotong rambutku sedikit agar terlihat lebih rapi.” Kata


Abella.


“Potong rambut yang mana? Yang atas atau


bawah?” Goda Adriano.


“Hahahaha dasar nakal. Tentu saja


yang atas sayang. Kamu mau menamaniku ke salon tidak hari ini?” Tanya Abella.


“Lama tidak?” Tanya Adriano.


“Aku pelanggan vip jadi tidak


perlu menunggu antrian yang sangat lama. Temani aku ya hari ini.” Kata Abella.


“Kamu sekarang mulai merawat


tubuhmu dan penampilanmu ya?” Tanya Adriano.


“Tentu saja ini semua untukmu


mas.” Kata Abella.

__ADS_1


__ADS_2