
Keesokan paginya, Abella memasak
untuk suaminya. Dia bangun pagi dan pergi ke supermarket untuk membeli
bahan-bahan. Setibanya dirumah, dia segera memasak untuk suaminya.
“Pasti mas Adriano menyukai
masakanku, saatnya membangunkan mas Adriano.” Kata Abella. Kemudian dia menuju
ke kamar untuk membangunkan suaminya.
“Mas, bangun yuk. Sudah siang,
ayo kita sarapan.” Bisik Abella sambil mencium kening suaminya.
“Aku masih mengantuk sayang.” Kata
Adriano sambil memeluk istrinya.
“Lepaskan aku sayang, ayo sarapan
bersama, aku sudah memasak untukmu.” Kata Abella.
“Kamu masak apa memangnya?” Tanya
Adriano.
“Aku hari ini memasak ayam goreng
dan sayur sop. Ayo dong bangun dan coba makanan buatanku.” Kata Abella.
“Enak tidak masakanmu?” Tanya
Adriano.
“Coba saja sendiri, ayo cepat
bangun.” Kata Abella sambil menarik selimut Adriano.
“Layani aku dulu pagi ini.” Kata
Adriano.
“Tapi semalam kan sudah sayang,
memangnya masih kurang ya?” Tanya Abella.
“Tentu saja kurang, ayolah layani
aku lagi pagi ini.” Kata Adriano.
Akhirnya Abella segera mencium
suaminya dengan mesra.
“Ah mantap sekali sayang,
__ADS_1
lanjutkan sayang.” Kata Adriano.
“Benarkah?” Tanya Abella.
“Tentu saja, ayo cepat puaskan aku
sampai aku benar-benar sangat puas.” Kata Adriano.
Mula-mula Abella membuka baju
suaminya kemudian dia mencium bibir dan leher suaminya dengan mesranya.
“Ah aku suka sekali sayang.” Kata
Adriano.
“Mau lihat pertunjukanku tidak?”
Tanya Abella.
“Apa yang akan kamu tunjukkan
padaku?” Tanya Adriano.
“Lihat saja setelah ini.” Kata
Abella.
Kemudian dia berdiri diatas
rambutnya, setelah itu dia mulai menari tarian seksi untuk menggoda suaminya.
“Wah aku benar-benar terkejut
melihatmu menari seperti itu, apakah ini benar-benar nyata? Apakah kamu
benar-benar istriku? Aku sudah tidak sabar ingin segera memangsamu sayang.” Kata
Adriano. Abella masih terus menarikan tarian seksi tersebut bahkan kali ini dia
tanpa memakai pakaian apapun sehingga Adriano semakin nafsu dengan istrinya,
hingga tiba-tiba Adriano sudah berada di atas tubuh istrinya. Adriano mencium
lekuk tubuh istrinya.
“Aaaa mas apa yang akan kamu
lakukan padaku?” Tanya Abella.
“Kamu pasti akan menyukainya
sayang.” Kata Adriano. Kemudian Adriano mencium mesra istrinya, tentu saja Abella semakin tidak sabar agar Adriano
segera melakukannya.
“Ah ah ah mas aku sudah tidak
__ADS_1
sabar lagi, cepat lakukan sekarang juga mas.” Kata Abella.
“Apakah kamu sudah siap?” Tanya
Adriano.
“Ah cepat mas jangan banyak
bicara.” Kata Abella.
“Baiklah aku akan segera
melakukannya sekarang ya sayang.” Kata Adriano
semakin semangat.
Setelah selesai, mereka pun
segera mandi berdua didalam bathup.
“Terima kasih sayang, terima
kasih istriku.” Kata Adriano sambil mencium istrinya.
“Ayo cepat mas, nanti makanannya
keburu dingin.” Kata Abella.
“Iya sayang.” Kata Adriano.
“Oh iya setelah ini aku mau pergi
ke salon mas, aku ingin memotong rambutku sedikit agar terlihat lebih rapi.” Kata
Abella.
“Potong rambut yang mana? Yang atas atau
bawah?” Goda Adriano.
“Hahahaha dasar nakal. Tentu saja
yang atas sayang. Kamu mau menamaniku ke salon tidak hari ini?” Tanya Abella.
“Lama tidak?” Tanya Adriano.
“Aku pelanggan vip jadi tidak
perlu menunggu antrian yang sangat lama. Temani aku ya hari ini.” Kata Abella.
“Kamu sekarang mulai merawat
tubuhmu dan penampilanmu ya?” Tanya Adriano.
“Tentu saja ini semua untukmu
mas.” Kata Abella.
__ADS_1