Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 27


__ADS_3

Adriano kembali


pulang ke rumah, namun Abella tidak ada dirumah. Kemudian dia melihat dapur


juga sangat berantakan dan tidak ada makanan apapun yang tersedia di meja makan


maupun di kulkas, sehingga dia kesal. Lalu dia menelfon istrinya.


“Lagi dimana?”


Tanya Adriano.


“Aku sedang


diluar bersama temanku, ada apa?” Tanya Abella.


“Kamu bilang ada


apa? Aku sekarang sedang dirumah dan tidak ada makanan appaun llau dapur juga


sangat berantakan.” Kata Adriano.


“Pesan makanan


saja, nanti aku akan membersihkan dapurnya setelah aku tiba dirumah.” Kata


Abella.


“Pulang sekarang


juga.” Kata Adriano.


“Tidak bisa, aku


sedang berbelanja dengan teman-temanku untuk keperluan saat berlibur besok.”


Kata Abella.


“Berlibur?


Berlibur kemana memangnya? Lalu dengan siapa?” Tanya Adriano.


“Nanti saja aku


jelaskan saat dirumah, aku sedang sibuk.” Kata Abella lalu dia menutup


telfonnya.


Abella tetap


melanjutkan belanjanya dengan kedua temannya.


“Disuruh pulang


sama kakekmu ya?” Tanya Melisa.


“Tidak, kakek ku


menyuruhku untuk berkunjung ke rumah di akhir pekan tapi aku bilang kalau aku


akan berlibur ke Bali.” Kata Abella.


“Lalu apa kata kakekmu?”


Tanya Melisa.


“Tidak apa-apa.

__ADS_1


Dia memberiku ijin kak.” Kata Abella.


“Syukurlah kalau


begitu.” Kata Melisa.


**


Abella tiba


dirumah jam 9 malam, namun pintu rumah terkunci sehingga Abella tidak bisa


masuk.


“Loh kok


terkunci, pasti ulah mas Adriano karena kesal denganku, dingin lagi diluar.”


Kata Abella. Lalu dia menelfon suaminya.


“Hallo, ada


apa?” Gerutu Adriano.


“Kenapa pintu


rumah terkunci dari dalam? Aku di depan rumah sekarang, dingin sekali diluar


minta tolong bukain pintunya.” Kata Abella.


“Tidur saja


diluar.” Kata Adriano lalu dia menutup telfonnya.


“Lah kok dia


menutup telfonnya, tega sekali dia menyuruhku tidur diluar dalam keadaan dingin


Lalu dia duduk


di sofa teras sambil menggigil kedinginan.


“Aduh bisa masuk


angin kalau aku disini semalam.” Kata Abella.


Kemudian ada


penjual nasi goreng yang lewat di depan rumahnya, karena dia kelaparan dia pun


membeli nasi goreng.


“Bang nasi


gorengnya satu ya pakek telur.” Kata Abella.


“Baik neng, nasi


gorengnya pedas tidak?” Tanya penjual nasi goreng.


“Iya bang, super


pedas.” Kata Abella.


“Siap neng,


tinggal sendiri ya neng?” Tanya penjual nasi goreng.

__ADS_1


“Tinggal sama


suami saya bang.” Kata Abella.


“Oh eneng sudah


menikah ternyata, sekarang banyak sekali pasangan yang menikah muda.” Kata


penjual nasi goreng.


“Iya, saya


dijodohkan sama kakek dan nenek saya padahal saya masih sekolah.” Kata Abella terbawa


emosi jadi curhat.


“Oh biasanya


pilihan orang tua itu pasti baik kok dan membawa kebahagiaan juga.” Kata penjual


nasi goreng.


“Bahagia apanya


buktinya suami saya malah mengunci saya diluar dan tidak mau membukakan pintu


untuk saya, diluar dingin lagi.” Gerutu Abella.


“Wah tandanya


suami eneng minta jatah tuh atau mungkin eneng berbuat salah pada suami eneng.”


Kata penjual nasi goreng.


“Jatah apaan


bang? Saya nggak ngerti.” Kata Abella polos.


“Ehem.” Kata


Adriano tiba-tiba.


“Ini pasti suami


eneng ya? Wah cakep banget.” Kata penjual nasi goreng.


“Cakep dari


mana, sudah tua dia bang. Terima kasih ya nasi gorengnya, kembaliannya buat


abang saja.” Kata Abella lalu dia segera berlari masuk kedalam rumah.


“Kasian loh bang


istrinya masih cantik, mulus seperti itu kok disuruh tidur diluar. Permisi


bang, silahkan dilanjut malam jumatnya sampai subuh hehehe.” Goda penjual nasi


goreng.


Adriano pun


senyum-senyum mendengar perkataan penjual nasi goreng, lalu dia segera masuk


kedalam rumah.


 

__ADS_1


Info :


Jangan lupa like nya ya biar author makin semangat buat update, terima kasih.


__ADS_2