Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 18


__ADS_3

Setelah sarapan


bersama, kakek dan nenek pamit untuk kembali pulang.


“Saya bantu bawa


barangnya nek.” Kata Adriano.


“Terima kasih


banyak ya nak. Sekali lagi tolong jaga cucu nenek ya, meskipun kamu sangat


kesal dengannya tapi nenek mohon jangan sampai atau sesekali kamu berteriak


padanya apalagi memukulnya. Dia memiliki trauma yang sangat dalam karena dulu


dia pernah dikunci diruangan gelap oleh ayahnya lalu dia sering dipukul oleh


ayahnya makanya dia sangat trauma jika berada di ruangan yang gelap, bahkan


jika ada yang berteriak atau marah padanya dia akan sangat ketakutan lalu


menggigil kedinginan meskipun dia tidak kedinginan atau kesakitan. Itulah


kenapa kakek dan nenek selalu memanjakannya dan kami tidak pernah berteriak


padanya atau kasar padanya, nenek harap kamu bisa mengerti dia ya nak.” Kata


nenek.


“Baik nek,


memangnya kenapa ayahnya dia mengurungnya dan memukulnya?” Tanya Adriano.


“Karena Abella


pernah memergoki ayahnya sedang bersama wanita lain lalu karena marah Abella


menumpahkan minuman ke wajah wanita itu. Makanya ayahnya marah dan


menghukumnya.” Kata nenek.


“Lalu ibunya


kemana saat ini nek? Apakah dia tidak pernah sekalipun mencari dan menanyakan


tentang anaknya? Karena dulu saat kami menikah dia juga tidak hadir.” Kata


Adriano.


“Ibunya menikah


lagi dan tinggal diluar negeri. Nenek juga sangat kecewa dengan anak nenek

__ADS_1


sendiri, kenapa dia tega meninggalkan anaknya sendiri, nenek gagal mengasuh


anak nenek. Nenek dan kakek hanya punya satu orang anak saja dan juga satu


orang cucu saja, meskipun ibunya Abella saat ini memiliki seorang anak dari


suami barunya tapi nenek tidak pernah menganggap dia sebagai cucu karena ibunya


Abella juga tidak pernah pulang. Itulah kenapa kakek dan nenek sangat


menyayangi dan memanjakan Abella, dia meminta apapun pasti kakeknya akan


menurutinya makanya saat itu kakek memberikan persyaratan agar menerima


perjodohan itu.” Kata nenek.


“Ternyata Abella


memiliki masa kelam yang sangat pahit dan juga trauma yang sangat memilukan.


Pantas saja dia kemarin sangat ketakutan saat lampu kamar aku matikan.” Kata


Adriano dalam hati.


“Iya nek, nenek


jangan khawatir saya pasti akan menjaga Abella dengan baik.” Kata Adriano.


“Ayo kita pulang


“Aku masih rindu


dengan kakek dan nenek.” Kata Abella sambil memeluk kakek dan neneknya.


“Cucu kakek


sudah sangat besar tapi kenapa masih tetap saja manja.” Kata kakek.


“Maklum aku kan


cucu tunggal kakek dan nenek. Lain kali kalau mau kerumah harusnya bilang dulu


padaku.” Kata Abella.


“Kenapa? Kamu


mau siap-siap untuk membersihkan rumah dan memasak untuk nenek? Nenek sudah tau


semuanya kok. Mulai saat ini perlakukan suamimu dengan baik, turuti semua


kata-katanya dan layani dia dengan baik juga.” Kata nenek.


“Kalau kamu

__ADS_1


tidak diberi uang sama suamimu baru tau rasa ya, kakek tidak akan memberimu


uang saku lagi karena suamimu yang bertanggung jawab untukmu.” Kata kakek.


“Hmmm iya iya,


Abella mengerti kok. Kakek sama nenek hati-hati dijalan ya, kabari aku saat


sudah sampai rumah.” Kata Abella.


“Iya, jaga diri


kalian dengan baik ya.” Kata nenek.


Lalu kakek dan


nenek Abella kembali pulang.


“Hei, mau kemana


kamu?” Tanya Adriano.


“Mau masuk


kedalam, aku mau keluar juga setelah ini.” Kata Abella.


“Mau pergi


kemana?” Tanya Adriano.


“Mau pergi


menjenguk Dava. Kamu mau melarangku?” Tanya Abella.


“Kamu boleh


pergi setelah rumah bersih.” Kata Adriano.


“Apa? Enak saja,


tidak bisa begitu dong.” Kata Abella.


“Ingat kata


kakek dan nenek tadi harus nurut sama suami. Cepat bersihkan rumahnya terus


cuci piring juga sekalian.” Kata Adriano.


 


 


 

__ADS_1


Info :


Jangan lupa like nya ya readers, terima kasih semoga sehat selalu.


__ADS_2