
Tiga bulan kemudian, Adriano menikah dengan Ariana namun Abela dan Darel tidak hadir dalam pesta pernikahan tersebut. Abela pun mengirim Darel dan ibunya ke Singapore untuk sekedar berlibur agar Darel tidak hadir dalam pesta pernikahan ayahnya. Namun Abela tidak ikut pergi karena ada kerjaan yang harus dia kerjakan. Antika dan Darel pergi di hari yang sama dengan hari pernikahan Adriano dan Ariana. Hari itu Abela mengantar ibu dan anaknya ke bandara.
“Mama kenapa tidak ikut sih?” Tanya Darel.
“Mama ada kerjaan sayang, lagipula kan ada oma yang menemani Darel.” Kata Abela.
“Ayo kita masuk, sudah waktunya pergi.” Kata Antika.
“Ma aku titip Darel ya.” Kata Abela sambil memeluk ibunya.
“Jangan khawatir, kamu harus jaga dirimu dengan baik dan lupakan semua masa lalumu dengan dia, dia sudah bersama wanita lain dan jangan pernah berharap bisa kembali lagi dengan dia, sekarang fokuslah dengan hidupmu dan juga anakmu, Darel membutuhkanmu.” Kata Antika.
“Terima kasih ma, mama rencana disana berapa hari?” Tanya Abela.
“Mungkin satu sampai dua minggu, anggap saja liburan ini adalah refreshing dan healing untuk Darel.” Kata Antika.
“Iya ma, masuklah ma. Aku juga harus segera kembali ke kantor.” Kata Abela.
“Darel berangkat dulu ya ma.” Kata Darel sambil melambaikan tangannya ke Abela.
Setelah itu Abela segera kembali ke kantor. Namun saat perjalanan ke kantor, Ariana menelfon Abela tapi Abela tidak menerima panggilan dari Ariana. Ariana pun menelfonnya berkali-kali sampai akhirnya Abela menerima panggilan tersebut.
“Ada apa menelfonku?” Tanya Abela.
“Bisakah kamu datang ke pesta pernikahan kami?” Tanya Ariana.
“Kenapa aku harus datang ke acara pernikahanmu? Aku sibuk.” Kata Abela.
__ADS_1
“Aku mohon, setelah aku dan mas Adriano menikah, kami berdua berencana akan pindah ke luar negeri yaitu ke Jepang dan dia sangat ingin bertemu dengan Darel, bisakah kamu membawa Darel untuk datang kesini? Aku mohon kepadamu.” Kata Ariana.
“Baguslah kalau kalian berdua tinggal di luar negeri, jadi aku dan Darel tidak akan bertemu dengan kalian.” Kata Abela.
“Aku mohon datanglah sekarang, agar acaraku juga berjalan dengan lancar. Dia kepikiran anaknya karena kamu melarang Darel datang ke acara kami.” Kata Ariana.
“Darel tidak ingin datang ke acara kalian karena keinginannya sendiri.” Kata Abela.
“Aku mohon sekali ini saja, aku juga minta maaf kepadamu. Tapi ini semua demi mas Adriano.” Kata Ariana.
Akhirnya Abela menelfon ibunya untuk segera turun dari pesawat, Abela pun segera menjemput Darel dan segera membawanya menemui Adriano.
**
Abela dan Darel tiba di pesta pernikahan Adriano dan Ariana.
“Sebentar saja, papa ingin bertemu denganmu.” Kata Abela.
Kemudian Abela membawa Darel bertemu dengan Adriano, Adriano sangat bahagia melihat anaknya datang.
“Darel anak papa.” Kata Adriano sambil memeluk Darel.
“Papa.” Kata Darel.
Abela mengamati Darel dan Adriano dari kejauhan.
“Darel, setelah ini papa dan tante Ariana akan pergi ke Jepang.” Kata Adriano.
__ADS_1
“Ke Jepang? Untuk apa papa pergi kesana?” Tanya Darel.
“Papa akan bekerja disana nak, apakah Darel tidak ingin ikut bersama papa?” Tanya Adriano.
“Kalau Darel ikut papa, lalu siapa yang akan menjaga mama pa?” Tanya Darel.
“Maafkan papa nak, ini semua kesalahan papa. Seharusnya papa tidak melakukan ini.” Kata Adriano sambil meneteskan air matanya.
“Papa jangan sedih, hari ini adalah hari bahagia untuk papa. Darel dan mama sudah ikhlas kok, kami berdua baik-baik saja.” Kata Darel.
“Maafkan papa nak, maafkan papa. Papa bersalah kepada kalian berdua. Meskipun nanti papa tinggal di luar negeri tapi papa akan sering menghubungi Darel kok.” Kata Adriano.
“I love you papa, nanti kalau adik bayi nya sudah lahir jangan lupa kirimkan fotonya kepadaku ya pa.” Kata Darel, adriano pun semakin menangis mendengar ucapan anaknya.
Kemudian Abela datang.
“Ayo Darel kita kembali pulang.” Kata Abela sambil menggandeng tangan anaknya.
“Papa aku pulang dulu ya, papa jaga diri dengan baik.” Kata Darel.
“Iya sayang, Darel juga jaga diri dengan baik dan jaga mama juga ya.” Kata Adriano.
“Selamat untukmu, aku harus pergi.” Kata Abela kepada Adriano, kemudian Adriano menarik tangan Abela.
“Kamu adalah wanita terbaik yang pernah hadir dalam hidupku, tapi aku hanyalah laki-laki pengecut yang hadir dalam hidup indahmu. Maafkan aku, ini semua kesalahanku.” Kata Adriano.
“Jangan menyalahkan dirimu, akulah yang bodoh dan tak sadar bahwa ada wanita yang jauh lebih menarik daripada aku.” Kata Abela, lalu dia pergi dengan perasaan kecewa dan menahan tangisannya.
__ADS_1