
Abela sangat canggung dengan situasi tersebut. Akhirnya Abela segera mengajak Nando pergi lewat tangga.
“Pak kita lewat tangga saja.” Kata Abela menghampiri Nando agar Nando tidak melihat Adriano.
“Apa? Lewat tangga? Tapi ini lantai paling atas loh, kamu yakin lewat tangga?” Tanya Nando.
“Ayo pak kita lewat tangga saja.” Kata Abela sambil menarik tangan Nando.
Adriano pun akhirnya turun lagi ke lantai bawah, dia menginap di hotel yang sama dengan Abela. Setibanya dikamarnya, dia seperti orang kepanasan yang terbakar cemburu. Dia benar-benar sangat kesal namun tidak tau harus berbuat apa.
“Sial sial sial, apa sih yang mereka lakukan disini? Seperti pasangan yang sedang bulan madu saja, apa yang harus aku lakukan ya? Haruskah aku menelfon Abela atau haruskah aku kembali ke Jakarta sekarang juga? Arghhhh aku sangat kesal melihat mereka berdua.” Kata Adriano.
Akhirnya Adriano menelfon Darel.
“Hallo Darel.” Kata Adriano.
“Papa, ada apa pa menelfonku?” Tanya Darel.
“Papa merindukanmu sayang, sekarang papa ada di hotel yang sama denganmu. Kita ketemu yuk, papa ingin makan bersama Darel dan juga mama kamu.” Kata Adriano.
“Mama pasti tidak akan mau pa.” Kata Darel.
“Mama kamu sedang bersama om Nando ya? Sepertinya mama kamu sangat dekat ya dengan om Nando.” Kata Adriano.
“Tentu saja, karena om Nando sangat baik dan sering membantu Darel, mama dan juga oma. Mama dan oma berhutang budi kepada om Nando, tapi om Nando malah mengajak kami berlibur ke Bali.” Kata Darel.
“Apa? Jadi om Nando yang mengajak kalian berlibur? Kenapa darel tidak bilang sama papa kalau ingin berlibur ke Bali? Papa bisa membiayai kalian liburan mewah di Bali, kenapa harus om Nando sih.” Kata Adriano.
“Aku tidak bilang apa-apa kok sama om Nando pa, justru om Nando tiba-tiba mengajak kami berlibur. Lagipula papa sangat sibuk kan.” Kata Darel.
“Sekarang Darel dimana? Papa akan menemui Darel, kebetulan papa belum makan. Kita makan bersama yuk.” Kata Adriano.
“Aku sudah kenyang pa, aku didalam kamar sekarang.” Kata Darel.
__ADS_1
“Mama sama oma kamu kemana memangnya?” Tanya Adriano.
“Oma tadi pergi ke supermarket sebentar kalau mama sedang berenang di lantai paling atas.” Kata Darel.
“Sial jadi mereka berdua berenang bersama ya.” Kata Adriano dalam hati.
“Kamar Darel nomor berapa? Papa akan menemui Darel.” Kata Adriano.
“Aku harus meminta ijin dulu sama mama.” Kata Darel.
“Memangnya papa ini orang asing kok sampai minta ijin dulu sama mama kamu?” Tanya Adriano.
“Aku harus meminta ijin dulu sama mama setiap akan menemui seseorang meskipun itu papa.” Kata Darel.
“Ok baiklah, nanti kabari papa lagi ya.” Kata Adriano.
**
Abela kelelahan menuruni anak tangga.
“Pakaianku basah pak dan aku hanya mengenakan balutan handuk, kalau aku naik lift aku akan sangat malu pak.” Kata Abela.
“Daripada kamu kelelahan.” Kata Nando.
“Aku tidak apa-apa kok pak.” Kata Abela, tiba-tiba Abela terjatuh karena kakinya tersandung anak tangga. Beruntung Nando segera menangkap Abela, lalu Nando pun menggendong Abela dan membawanya naik lift. Abela sangat malu sehingga dia menutupi wajahnya dengan telapak tangannya.
“Pak turunkan aku, aku sangat malu.” Bisik Abela.
“Tidak, kamu jangan memaksakan diri. Lihat kakimu terluka lalu kamu juga kelelahan.” Kata Nando.
“Tapi aku berat pak, nanti bapak kelelahan.” Kata Abela.
“Sudah lebih baik kamu diam.” Kata Nando.
__ADS_1
Mereka berdua berada didalam lift, kemudian ada dua orang ibu-ibu yang masuk lift mereka, Nando pun tersipu malu karena ibu-ibu tersebut memandang mereka dengan tatapan sinis. Nando pun memberikan salam dengan menundukkan kepalanya.
“Istrinya kenapa mas?” Tanya ibu 1.
“Eh eh istri saya tadi terjatuh di tangga bu.” Kata Nando sambil menahan rasa malu.
“Kok hanya memakai handuk saja istrinya pak? Handuknya basah lagi? Oh kalian pasti sedang bulan madu ya.” Tanya ibu 2.
Abela pun benar-benar sangat malu dan canggung dengan situasi tersebut.
“Tidak kok bu, maaf jika kalian terganggu dengan kami.” Kata Abela.
“Tidak kok.” Kata ibu 1.
“Dasar pasangan muda jaman sekarang.” Bisik ibu 1.
“Pasangan muda jaman sekarang memang tidak punya rasa malu ya, kan bisa melakukannya didalam kamar.” Bisik ibu 2.
“Pasti sebelum kita masuk kedalam lift, mereka habis bercinta didalam lift.” Bisik ibu 1.
Nando dan Abela bisa mendengar bisikan kedua ibu tersebut, kemudian Nando berpura-pura batuk.
Uhuk uhuk uhuk
“Maaf bu, saya sedang sakit batuk.” Kata Nando.
“Oh iya.” Kata ibu 1.
“Kenapa lama sekali sampainya pak, aku tidak tahan lagi dengan mereka.” Bisik Abela.
“Sabar, sebentar lagi kita sampai.” Bisik Nando.
Akhirnya mereka sampai di lantai kamar mereka, mereka pun segera keluar dari lift tersebut.
__ADS_1
Nando tiba didepan kamar Abela, saat Nando akan menurunkan Abela ternyata Adriano melihatnya. Nando dan Abela pun kaget melihat Adriano berada di hotel tersebut.