Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 114


__ADS_3

Adriano pergi


bekerja selama tiga hari, sehingga ibu Adriano menginap dirumah Abella.


“Mas, kamu


cepat pulang ya. Aku takut sendirian dirumah.” Kata Abella.


“Kan ada mama sama mbak Ayu.” Kata


Adriano sambil membelai rambut istrinya.


“Tetap saja aku merasa sendirian


mas.” Kata Abella.


“Jangan khawatir, ada mama yang


membantumu kok dan kalau urusan pekerjaan rumah tangga biar mbak Ayu yang


mengerjakannya. Lagipula mama juga ingin lebih dekat dengan cucunya.” Kata Adriano.


“Hmmm iya, hati-hati dijalan ya.


Kalau sudah mendarat segera telfon aku.” Kata Abella.


“Iya, Darel masih tidur?” Tanya


Adriano.


“Dia lagi sama mama, mama ngajak


Darel ke teras depan mas katanya mau berjemur sebentar.” Kata Abella.


“Aku berangkat sekarang ya


sayang.” Kata Adriano sambil mencium kening istrinya.


“I love u papa Adriano.” Kata Abella


tersenyum manis.


“Haha I love u too mama Abella.” Kata


Adriano.


**


Abella pergi ke salon sebentar

__ADS_1


untuk spa karena punggungnya terasa sakit. Tiba-tiba suaminya menelfonnya.


“Kamu dimana sayang?” Tanya


Adriano.


“Aku lagi di salon mas, lagi spa.


Badanku sakit semua terutama punggungku. Mungkin karena setiap hari aku


begadang. Mumpung Darel sedang tidur dan dirumah ada mama jadi aku keluar


sebentar.” Kata Abella.


“Cepat pulang, kasihan mama


mengurus Darel.” Kata Adriano.


“Baru saja aku keluar mas dan


sekarang masih dipijit. Setelah ini aku langsung balik kok. Mama menelfonmu ya?”


Tanya Abella.


“Iya mama menelfonku.” Kata Adriano.


“Padahal aku tadi sudah pamitan


“Kalau pasca melahirkan jangan


keluar-keluar dulu sayang, mama khawatir.” Kata Adriano.


“Baru sekarang aku keluar mas,


baru juga keluar sebentar sudah kena marah. Aku kesal denganmu mas.” Kata


Abella langsung menutup telfonnya.


Setelah selesai spa, Abella


segera kembali pulang ke rumah. Dia juga tidak lupa membelikan makanan untuk


mamanya. Setibanya dirumah.


“Ma, ini aku bawakan makanan buat


mama.” Kata Abella.


“Enak ya kluyuran, mama jadi yang

__ADS_1


mengurus Darel. Anak itu butuh ibunya, dan seorang ibu harus selalu berada


disamping anaknya.” Kata ibu Adriano.


“Aku bukan kluyuran ma, aku hanya


pijit sebentar di salon setelah itu langsung kembali pulang. Punggungku sakit


dan lelah sekali makanya aku pijit sebentar.” Kata Abella.


“Itu resiko kalau memiliki bayi


baru lahir, rasa lelah, sakit itu hal biasa, harusnya kamu terbiasa dengan


hal-hal seperti itu. Lalu meskipun dirumah ada pembantu, tetap saja tugasmu


adalah mengurus pekerjaan rumah tangga, jangan mengandalkan semuanya ke mbak


Ayu. Kamu harus bisa membagi waktu antara mengurus bayimu dan urusan rumah


tangga. Mentang-mentang mama dirumah, kamu seenaknya pergi kluyuran. Kalau suamimu


tau pasti dia kesal denganmu.” Kata ibu Adriano.


“Lebih baik mama pulang saja jika


mama merasa keberatan. Aku berani kok sendiri dan aku bisa mengurus semuanya


sendiri.” Kata Abella.


“Jadi kamu mengusir mama? Mama kesini


bukan demi kamu tapi demi cucu mama. Kamu sebenarnya mengerti tidak tugas


seorang istri dan seorang ibu?” Tanya ibu Adriano.


“Tentu saja aku mengerti ma, aku


ini ibu baru atau mama muda jadi aku juga perlu belajar untuk beradaptasi


dengan keadaanku saat ini. Tolong mama jangan memperkeruh suasana ya.” Kata


Abella.


Kemudian Abella segera pergi ke


kamar anaknya.


“Lebih baik mama pulang saja, aku

__ADS_1


sangat kesal dengan adanya mama. Lebih baik aku menelfon nenek saja biar nenek


datang kesini.” Kata Abella dalam hati.


__ADS_2