
Beberapa saat lalu, Austin yang merasa sangat khawatir pada kehidupan rumah tangganya saat adik laki-laki Asmita Cempaka datang ke rumah. Seolah sudah mengerti dengan apa yang dilakukan pria itu, sehingga membuatnya tidak bisa berpikir jernih lagi selain membuat sebuah kebohongan.
Bahkan ketika ia mendapatkan telpon dari salah satu bodyguard tentang Diandra sudah membawa koper dan ingin pergi dari rumah. Ia kini memberikan ultimatum pada asisten pribadinya tersebut.
"Jika istriku menelpon, katakan saja jika aku mengalami kecelakaan dan saat ini menuju ke Rumah Sakit," ucap Austin yang kini langsung menyuruh untuk menuju ke Rumah Sakit.
"Baik, Presdir," ucap Daffa yang hanya patuh pada perintah bosnya tersebut.
Hingga ia pun mendengar dering ponsel dari saku celana bosnya dan diserahkan padanya beberapa saat kemudian dengan di loudspeaker.
__ADS_1
Tentu saja untuk mengungkapkan apa yang diperintahkan oleh bosnya tersebut mengenai kebohongan yang dirancang agar sang istri tidak pergi dari rumah setelah mengetahui semua hal mengenai masa lalu.
Beberapa saat kemudian, ia sudah tiba di salah satu rumah sakit yang akan menjadi sebuah sandiwara untuk dilakukan konspirasi agar seorang istri tidak meninggalkan suami.
Austin seketika langsung masuk ke ruang IGD dan berbicara dengan salah satu tim medis di sana. Bahkan ia tanpa merasa malu menceritakan tentang rumah tangganya yang terancam agar tidak ditolak untuk melakukan sebuah sandiwara jika ia mengalami kecelakaan.
Awalnya ia ditolak mentah-mentah karena perbuatan seperti itu sangat dilarang. Akhirnya ia menghubungi orang yang paling berkuasa di rumah sakit tersebut, yaitu pemilik utama.
"Buat semuanya seperti benar-benar mengalami kecelakaan. Aku ingin mengetes apakah istriku benar-benar tega melihatku sekarat," ucap Austin yang kini membiarkan celana panjang digunting oleh salah satu perawat pria agar terlihat meyakinkan karena akan dibungkus dengan perban dan juga dihiasi darah asli.
__ADS_1
Sementara itu, Daffa hanya bisa berbicara sendiri di dalam hati ketika melihat perbuatan dari bosnya yang seperti seorang raja berkuasa di ruangan gawat darurat tersebut.
'Rasanya aku seperti tengah menonton syuting film. Tuan Austin bahkan melakukan segala hal untuk membuat nyonya Diandra tidak pergi setelah mengetahui semuanya.'
'Aku tidak tahu apa yang akan terjadi hari ini, tapi yang jelas, semuanya akan terjawab. Bagaimana perasaan seorang istri yang mengalami amnesia telah ditipu pria yang menjadi suaminya,' gumam Daffa yang saat ini mendengar notifikasi dari ponsel miliknya dan membaca pesan dari bodyguard, kardusnya tersebut mengetahuinya.
"Kami saat ini hampir tiba di rumah sakit dan selamat dalam perjalanan, nyonya Diandra sangat panik serta khawatir pada keadaan tuan Austin yang mengalami kecelakaan," ucap Daffa yang saat ini menatap ke arah khususnya.
"Kau tunggu saja di luar dan langsung suruh istriku masuk ke dalam. Semuanya akan terjawab setelah hari ini," ucap Austin yang saat ini merasa degup jantungnya tidak beraturan Karena kekhawatiran luar biasa di pikirannya.
__ADS_1
'Sayang, semua pertanyaanku akan terjawab hari ini,' gumamnya yang kini tidak sabar menunggu seperti apa respon dari sang istri begitu melihatnya seolah-olah sekarang karena mengalami kecelakaan.
To be continued...