Muara Kasih Ibu Tunggal

Muara Kasih Ibu Tunggal
Undangan ke Solo Lagi


__ADS_3

Selang beberapa waktu kemudian, rupanya ada pesan masuk ke handphone milik Pandu. Nomor ith memang bukan nomor yang Pandu kenali. Oleh karena itu, Pandu juga tidak segera membalasnya. Dia memilih membalasnya sore saja, saat pulang kerja nanti.


Setelah menunda untuk membalas, kala Pandu melihat handphonenya lagi ternyata dari pesan itu di bawahnya disertakan nama pengirimannya. Cukup terkejut, kareba nomor itu adalah nomornya Firhan. Maka, Pandu memilih untuk menelpon saja. Jika hanya berbalas pesan, inti berita kadang tidak sampai. Oleh karena itu, Pandu memilih untuk menghubungi Firhan saja.


Firhan


Berdering ....


"Halo, ini Firhan?" tanya Pandu begitu teleponnya berdering.


"Iya, benar. Maaf, Pandu. Aku sengaja meminta nomor kamu dari Tanto, suaminya Mei," jawab Firhan.


Rupanya memang Firhan mendapatkan nomor Pandu dari Tanto, adik iparnya Pandu. Firhan hanya mengonfirmasi saja asal-usul bagaimana dia mendapatkan nomornya Pandu. Mungkin terkesan tidak sopan, tapi Firhan tidak memiliki niat apa pun. Bahkan di dalan hatinya, Firhan juga sudah berjanji tidak akan mengusik Indi.


"Tidak apa-apa, Han. Bagaimana, ada apa perlu?" tanya Pandu.


"Hm, begini, Pandu. Sebenarnya aku mau memberikan kabar bahwa Wati sudah bersalin. Apakah kamu dan Indi bisa ke Solo? Aku hanya pengen ketemu Indi saja," ucap Firhan.


Di dalam hatinya, sebenarnya ada misi dalam hati Firhan bahwa dia hanya ingin Indi bertemu dengan adiknya saja. Tidak menginginkan hal yang lain.

__ADS_1


"Oh, sudah launching yah baby nya? Selamat yah," balas Pandu.


"Makasih banyak yah. Ternyata menemani bersalin sedramatis itu. Jadi, bisa enggak kamu dan Indi ke Solo?" tanya Firhan lagi.


Pandu tampak berpikir, kemudian beberapa detik kemudian barulah Pandu memberikan jawaban. "Iya, boleh. Sebelumnya minta maaf, kami mungkin akan ke Solo akhir pekan saja. Tidak bisa sekarang. Aku masih bekerja dan Indi masih sekolah," balas Pandu.


"Oh, iya ... benar. Sekarang masih weekday yah. Oke, tidak apa-apa. Tidak harus sekarang kok," balas Firhan.


"Sorry yah. Bisa share lokasi sekalian, jadi gak usah bertanya-tanya," ucap Pandu.


"Oke, nanti aku kirim yah. Kami tinggal di rumah Ibu kok, tetanggaan sama keluarganya Ervi," balas Firhan.


Yang dikatakan Firhan benar adanya. Itu karena ibunya meminta Firhan dan Wati pulang ke rumahnya supaya ada yang membantu Wati merawat bayinya. Mendengar jawaban Firhan, Pandu menganggukkan kepalanya.


Setelahnya panggilan selesai, Pandu akhirnya menyimpan kembali handphonenya. Setelah itu Pandu masuk ke dalam rumahnya. Sudah ada Indi, Irene, dan istrinya yang sudah menunggunya.


"Yayah," sapa dua putri kecilnya.


"Sudah pada mandi yah, putri kecilnya Yayah? Yayah mandi dulu yah. Nanti main yah sama Yayah," balas Pandu.

__ADS_1


Akhirnya, Pandu mandi terlebih dahulu. Kebiasaannya memang selalu mandi terlebih dahulu, setelahnya barulah Pandu akan mendekat kepada putrinya. Setelah mandi, Pandu kemudian mendekat ke Indi dan Irene.


" Baru main apa?" tanya Pandu.


"Main bank-bankan, Yah. Uangnya seperti uang fitrah kemarin ya, Yah," cerita Indi.


"Emang Indi tahu?" tanya Pandu.


"Iya, uang fitrah yang di dalam amplop lucu-lucu itu," balas Indi.


Pandu tersenyum. Ternyata walaupun Lebaran sudah berlalu, Indi masih ingat bahwa dia mendapatkan fitrah saat Lebaran dulu. Usai itu, Pandu sedikit beringsut untuk bisa menatap Ervita.


"Nda, ada undangan ke Solo. Firhan sudah terima baby. Akhir pekan ke Solo bisa? Sekalian belikan kado," kata Pandu.


Ya, Pandu menyampaikan undangan dari Firhan itu kepada istrinya. Berharap bahwa Ervita akan bisa ke Solo dan memberikan kado. Anggap saja sekadar bersilaturahmi.


"Oh, sudah lahiran yah istrinya?" tanya Ervita.


"Iya, tadi barusan aku dihubungi," balas Pandu.

__ADS_1


"Iya, Mas. Dapat undangan ke Solo. Ya sudah, besok kita carikan kado dulu," balas Ervita.


Pandu menganggukkan kepalanya. Setidaknya sudah menyampaikan kepada Ervita. Mereka akan bersiap ke Solo, akhir pekan nanti. Sekadar bersilaturahmi saja.


__ADS_2