
Sinar matahari yg menerobos masuk melewati celah celah korden.kurasakan wajahku pedih.mataku bengkak.kepalaku juga pusing sekali.
Aku bergegas keluar kamar menuju kamar wira.
Aku pasti semalam mimpi.dan sekarang pasti wira sedang tidur dikamarnya.
Ceklek.
Kosong.tdk ada siapapun disana.
Aku lalu berlari turun menuju dapur.biasanya wira sedang memasak didapur dan membuatkan ku sarapan.
Namun,hanya ada hans ,jen dan arya.
Mereka melihatku iba.jen memaksakan mengukir senyum padaku.
Dia berjalan ke arahku lalu menggandengku utk duduk bersama mereka.
"Aku buatin coklat hangat ya nay.."kata jen lalu dia segera membuatkan nya sambil sesekali melirikku.
"Jadi... Aku gak mimpi?jadi.wira beneran gak balik lagi?"tanyaku ke mereka.
Jen yg sudah berdiri disampingku lalu segera memelukku dan menangis.
"Sabar nay...mungkin ini yg terbaik utk wira.."ucapnya.
Ingin rasanya aku menangis kembali,tapi mungkin air mataku sudah kering.
"Aku nggak papa kok jen.. Kalian bener,aku harus bisa menerima kenyataan..aku bakal inget permintaan terakhir wira.."ucapku datar.
Hans tersenyum padaku.
Aku lalu sarapan bersama mereka.namun rasanya tdk enak.nasi goreng pagi ini bagai sekam yg masuk kedalam mulutku.sungguh menyakitkan.
"Oh iya,nanti aku balik ke kost aja ya.."kataku.
.mereka saling pandang.
"Tapi nay,kamu gak mau disini aja?wira minta kamu tinggal disini..lagian siapa yg bakal disini kalau bukan kamu?'tanya jen.
"Aku gak bisa terus disini kak..makin lama aku disini,makin aku gak bisa lupain wira.tolong kalian rawat rumah ini.aku harus meneruskan hidupku sesuai permintaan wira"kataku.
"Baiklah nay.. Tapi pintu rumah ini selalu terbuka utk kamu.kapanpun kamu ingin kesini,dateng aja.."sahut hans.
"Pasti hans..tapi tdk utk sekarang.aku butuh waktu.."kataku sambil menahan air mata ku yg sebentar lagi akan keluar.
"Nanti aku anter nay,sampai kost.tugasku kan jagain kamu"ucap arya.
"Makasih arya.. Tapi kamu gak perlu terus terusan jagain aku.wira udah gak ada.dan sena juga udah gak ada kan.jadi kayanya aku gak perlu penjagaan lagi deh."tolakku halus.
Risih juga diintilin terus sama arya.
Selesai sarapan.aku kembali kekamar utk bebenah.kembali aku packing barang barangku dan kupindahkan lagi ke kost ku.
Sebelum aku pergi dari rumah ini,aku sempatkan masuk ke kamar wira.
Ku amati segala sudut kamar ini.banyak sekali kenanganku dgn wira disini.
Agak lama aku dikamar wira,sampai arya mengetuk kamar wira.
Akhirnya aku benar benar pergi meninggalkan rumah ini.
Semua kenangan ku dgn wira disini ku kuburkan dalam dalam.
__ADS_1
Bersama kepergian wira.
Sepanjang perjalanan ke kos.aku banyak diam.
Arya yg ngoceh kesana kemari berbeda dari biasanya bahkan tdk terlalu kutanggapi.
Aku tau,dia berniat ingin menghiburku,namun usahanya tdk berhasil.aku merasa tdk ada yg bisa menghiburku selain wira sekarang.
Sampai di kos.
Aku terdiam.
"Nay,turun gak?"tanya arya heran.
"Ya,, kita cari kos lain aja ya.. Aku gak mau disini lagi."kataku.
Disini juga banyak kenangan ku bersama wira.jadi lebih baik aku mencari tempat lain.
Aku harus move on.
"Ya udah nay.. Yuk kita cari kos lain.."kata arya lalu menghidupkan kembali mesih mobilnya.
Kami terus menyusuri jalanan ,dan mencoba mencari tempat kos utkku.
Akhirnya aku putuskan kos disebuah kos khusus mahasiswi yg tdk jauh dari kampus.
Setelah membayar uang kost dimuka,arya membantuku memasukan barang barangku ke kamar kos ku yg baru.
Ibu kost nya baik banget.
Kamar kostnya lumayan nyaman,tdk beda jauh dgn kos ku dulu.ada balkon kamar nya juga ini yg membuatku langsung jatuh cinta.
Aku sangat suka memandangi jalanan dari balkon.
"Ya udah nay,udah beres kan?aku balik ya.gak enak sama ibu kos.."ujar arya.
Aku mengantarkan arya sampai bawah.setelah arya pergi,aku lalu kembali lagi naik ke kamar kost ku.
Rani mengirimiku pesan dan ku kabari keberadaan ku kini.
Aku yakin dia pasti cemas,dewa juga sudah memberitau keadaan wira ke rani.
Dan dalam waktu 15 menit rani sudah ada diluar pintu kamarku.
Kubuka pintu kamarku dan rani langsung memelukku.
"Sabar nay. Kamu kenapa gak langsung ngabarin aku sih kalo pindah kos?!"gerutunya..
"Bawel ih.. Baru aja nih aku bebenah.."aku lalu mengajak rani masuk kedalam.
Kubuatkan dia teh hangat.
"Dewa tumben gak ikut?"tanyaku.
"Enggak.aku lagi pengen berduaan sama kamu.aku mau nginep sini nanti malem"katanya lalu menyalakan dvd player milikku.
Kami nonton film sampai larut malam.rani pun benar benar menginap dikos ku.
\=\=\=\=\=\=\=
Paginya kami berangkat ke kampus.kuliahku disini hanya tinggal hitungan bulan saja.
Sebentar lagi aku akan lulus dan aku berencana meninggalkan kota ini.
__ADS_1
Sampai di kls..aku diam sejenak.
Kupandangi kls ini.kembali bayangan kenangan ku dgn wira muncul.
Reva mendekat lalu memelukku.
Semua orang tau,kalau wira telah meninggal.hanya saja yg mereka tau,wira meninggal karena kecelakaan pesawat.saat dia pergi ke bali krn urusan pekerjaan.dan jenazahnya tdk diketemukan.
Reva memelukku erat diikuti teman teman yg lain.
Mereka juga terlihat terpukul sekali dan iba melihatku.
Satu persatu mereka memelukku bergantian.
Beberapa juga kulihat sampai meneteskan air matanya.
"Kita ikut berduka cita ya nay.."ucap boy.
"Kamu yg sabar ya,yg kuat. "Hibur yg lain.
Setelah drama haru biru barusan.kami kembali duduk dikursi masing masing.
Tak lama,masuklah dosen kami.
Dan kembali lah ke kehidupan normal nayla..!!!
\=\=\=\=\=\=\=\=
Sudah 3 bulan sejak wira meninggal.dan hari ini aku akan wisuda.
Keluargaku akan datang semua ke acara wisudaku hari ini.
Ada sedikit kebanggaan dan kelegaan.akhirnya aku berhasil juga lulus dan wisuda memakai toga kebanggan para mahasiswa.
Kami juga berfoto bersama.
Dandanan ku cukup sederhana tapi lumayan lah.
Selain berfoto dgn keluargaku,aku juga berfoto dgn rani,dewa dan semua teman temanku.
Rasanya bahagia sekali,walau tdk lengkap tanpa kamu wira.
Jen ,hans dan arya juga datang utk memberikan selamat.
Aku selalu berharap,jika kematian wira itu hanya kamuflase belaka.namun..
Itu nyata.dia benar benar sudah meninggal.
Selama beberapa bulan tanpa wira,aku pun sudah mulai terbiasa.tdk dapat kupungkiri aku masih merindukan dia.
Namun,aku terus menghabiskan waktu ku utk berbagai kegiatan positif agar aku tdk terus menerus teringat dia.
Alu banyak menghabiskan waktu ku diperpustakaan.bukan perpus kampus ya..
Perpus di kotaku.aku makin suka membaca buku,terutama buku buku sejarah.
Dgn membaca buku sejarah,aku merasa wira terus hidup dalam pikiranku .
\=\=\=\=\=\=\=\=
Aku berencana melamar pekerjaan disebuah perusahaan atas rekomendasi papahnya rani.
Krn rani juga melamar kerja disana.katanya agar kami teruz bareng bareng.kebetulan pemilik perusahaan adalah teman dekat papahnya rani .
__ADS_1
Nggak papalah..asal bisa cepet kerja aja..aku ingin cepat mandiri dan tdk terua menerua merepotkan orang tuaku.
Hmm,akhirnya tiba juga dan mulai masuk ke dunia kerja.