pancasona

pancasona
Part 54 Hidup Baru


__ADS_3

Aku terbangun dengan infus di pergelangan tanganku.


Baunya sangat khas.


Ini rumah sakit.


Kuedarkan pandanganku ke sekeliling. Kenapa tidak ada orang?


Klek.


Seseorang baru saja keluar dari kamar mandi.


Arya.


"Lho kamu udah bangun?" dia lalu mendekat padaku.


"Iya. Baru aja. Kok aku disini?"


"Iya ,nay. kamu kekurangan banyak darah gara2 kejadian kemarin. " jelasnya.


" oh gitu..kok aku gak inget ya.. Aku kenapa?" ucapku sambil memegangi kepalaku karena masih terasa berat.


"Kamu pingsan selama 3 hari ,nay"


"Hah? Beneran?? Ya ampun..lama banget.."


"Udah.. Yg penting kamu udah gak papa kan?" ucap nya lembut.


Tak lama rani masuk diikuti dewa ,ayu ,adi ,wisnu ,elang ,gio dan mas reza.


"Naaayyyyy!!!" teriak rani heboh seperti biasa.


Aku hanya menanggapi dengan senyum tipis. Tubuhku rasanya masih lemas sekali.


"Wah... Karyawan ku yg paling rese malah disini.. Jangan kelamaan sakit ,nay. Sepi kantor gak ada kamu.. Gak ada yg berani bawel ke aku ,selain kamu tau." kata mas reza sambil mengacak acak rambutku.


"Hehe.. Tuh ada rani bos. Dia juga rese kan?"


" rani? Mana berani dia sama aku. Baru liat dari jauh aja udah ngacir."


Rani senyum senyum malu. Sebenarnya dia ini naksir sama mas reza. Makanya rani ini gak pernah berani macem macem. Jaim banget kalau ada mas reza. Tapi..Cuma naksir aja sih . namanya juga perempuan ,kalau liat cowok ganteng ya gini kan. Hehe. Hatinya tetep buat dewa seorang kok.


"Kamu gimana ,nay?"tanya wisnu.


"Gak papa kok ,nu. Gini doang mah.. Kecil. Istirahat bentar juga udah baikan kok.."


"Bagus deh kalau gitu.. Oh iya ,yu.. Mana? Kasihin ke nayla donk.." suruh wisnu sambil melihat ayu yg berdiri disampingnya.


Ayu tersenyum," hehe.. Nay .. Eum.. Dateng yah.. " ayu menyodorkan sebuah kertas berwarna pastel dengan pita pink padaku.


Undangan?


Kubuka perlahan undangan itu.mataku terbelalak saat melihat nama yg tertera disana.


"Kalian????" tanyaku sambil melihat wisnu dan ayu bergantian.


Cepat sekali gerakan mereka ,sampai tidak terdeteksi olehku.


Tapi baguslah.


"Iya ,nay.. Aku sama wisnu mau nikah bulan depan. Kamu harus dateng lho! Awas kalau enggak" ancam ayu sambil bergelayut manja di lengan wisnu.


"Alhamdulillaaaaah..." mataku berkaca kaca lalu kepeluk ayu dan wisnu bergantian sebagai tanda aku sangat bahagia mendengar kabar ini.


"Kamu jangan kelamaan ya nay. Cepet nyusul.." gurau wisnu sambil melirik ke arya.


" apaan sih!" sahutku sambil tersenyum dan kupukul lengan wisnu yg sedang cekikikan.


" oh iya ,nay. Dapet salam dari hans sama jen. Mereka belum bisa ke sini. Masih ada hal yg harus diurus.." ujar dewa.


"Mereka kemana lagi ,wa?"


" eum.. Katanya sih mereka ke sulawesi.  Ke tanah toraja. Hehe.."


"Wah.. Ada project baru?" tanya gio.


Dewa hanya mengangkat bahunya saja.


"Elo gak ada kerjaan?" tanya wisnu ke gio.


"Lagi sepi. Yah-- gue mau liburan aja deh kayaknya. Kalian mau ikutan gak?" tanya gio


"Wah..perlu tuh.. Kita butuh refresing nih.." celetuk rani semangat.


Aku hanya manggut manggut menanggapi nya.


"Emang mau kemana ,gi??" tanya dewa.


"Mana ya? Ahh iya!! Ke lombok aja yuk!! Pasti seru.." kata gio antusias.


"Lombok? Boleh juga tuh.." seru wisnu.


"Eh calon penganten.. Pamali pergi pergi jauh kali..iya kan yu?" ucapku sambil melihat wisnu dan ayu.


"Iya sih.. Jangan ya ,nu. Kita kesana nya habis nikah aja." pinta ayu manja.


"Mmm... Ya udah deh. Buat kamu apa sih yg enggak.."kata wisnu sambil senyum senyum.


Aku lega,akhirnya wisnu bisa mempunyai seseorang yg mencintainya dengan tulus.


Dan sejauh yg kulihat ,mereka berdua sangat cocok. Ayu juga sepertinya sangat menyayangi wisnu. Wisnu pun demikian.


"Bos!! Kapan nyusul.. Ah payah ,dilangkahin adek duluan nih.." ledekku ke mas reza.


"Eh.. Ngaca donk.. Kamu sendiri juga jomblo.. " mas reza tidak mau kalah meledekku juga.


" pinter ngeles nya nih.."


"Huuuu... Gak bisa jawabkan.." katanya sambil mencubit kedua pipiku.


" gimana? Jadi kan kita liburan?'' rani seperti nya benar- benar tidak sabar .


"Aku mah tergantung persetujuan dari si bos. Ya kan bos" ujarku sambil menyenggol mas reza yg berdiri disampingku.


"Oh.. Beres.. Asal laporan akhir bulan udah beres aja ." kata mas reza santai.


"Oh iya.. Pak elang.. Aku masih gak percaya lho ,kalau bapak ternyata malah belain kita. " seru rani.


"Hooh. Kirain pak elang anggota nya black demon. Hehe" kata ayu sambil cengengesan.


Elang tersenyum tipis ," aku sengaja terus bikin nayla sibuk dikantor. Karena aku juga sambil ngawasin ,siapa aja sih anggota black demon yg ada dikantor. Banyak juga ya. " kata elang.


"Hah? Bener , lang? Trus sekarang gimana mereka?" mas reza sepertinya terkejut sekali .


"Ya udah aku beresin lah. Semua nya. Tanpa sepengetahuan kalian." jawab elang santai.


Mereka ada disini selama hampir satu jam . Aku bahagia , memiliki mereka semua . Mereka itu seperti keluarga kedua bagiku .


Satu persatu mereka pulang . dan hanya tinggal arya saja yg masih ada disini .


"Aku udah boleh pulang belom?" tanyaku dengan sedikit manja ke arya .


"Pulang ? Emang kamu udah gak papa ? Kamu aja masih pucet gitu kok . jangan dulu .. Besok aja ya. Semalem lagi disini."pinta arya .


Akhirnya aku pasrah . karena tidak akan mungkin aku bisa melawan kehendak arya .


Malam ini kami kembali tidur di rumah sakit . arya terus menemaniku ,dia tidur disofa dengan lelapnya. Pasti dia kelelahan sekali .


\=\=\=\=\=\=\=


"Nay..."


Kukerjap kerjap kan mataku ,dan saat kubuka mata ternyata ada rani dan dewa yg sedang duduk dikursi samping ranjang ku .


"Lho kalian udah disini ?" tanyaku heran .


"Iya.. Kita suruh jemput kamu ."


"Lho arya?" tanyaku sambil tengak tengok mencari keberadaan nya .


"Dia pergi ,nay. Nyusul hans sama jen ke sulawesi. Ada kerjaan yg penting disana ." kata dewa dengan menatap memelas padaku .


"Apa? Kok gak bilang ke aku dulu?" tanyaku dengan sedikit menaikan nada bicaraku .


Aku sungguh kesal sekali . bagaimana bisa dia pergi tanpa berpamitan padaku ?

__ADS_1


" dia buru buru mungkin ,nay ." bela rani .


"Buru - buru?? Gak habis pikir deh! Apa susah nya sih pamit ke aku?? Jahat banget dia ,pergi gitu aja!! Berapa lama dia disana ,wa??"


"Eum.. Agak lama ,nay . masalah disana agak rumit . hans sama jen , butuh bantuan arya . mungkin bisa sampai setahun ." jelas dewa .


Nyeri sekali rasanya hatiku sekarang . setega itukah arya ?


Akhirnya aku pulang bersama rani dan dewa .


Sampai dirumah ,aku langsung masuk ke kamar dan ku kunci dari dalam .


Hatiku kacau sekali.


Bahkan aku menangis .


Mulai hari ini , arya tidak lagi bersama ku. Dia memutuskan pergi ,tanpa berpamitan dulu .


Aku sungguh kecewa padanya . tapi ,aku bisa apa ?


Dan ,aku pasti akan sangat merindukan nya.


\=\=\=\=\=\=


Dua bulan berlalu , seminggu yg lalu . wisnu dan ayu telah menggelar resepsi pernikahan mereka disebuah hotel mewah .


Dan rencana liburan kami tempo hari terpaksa kami tunda . karena wisnu merengek ingin ikut ,sementara pernikahan mereka sudah didepan mata . jadi sekalian saja ,mereka honeymoon .


Sementara arya ? Dia tidak pernah menghubungiku lagi selama dua bulan ini .


Kami sudah ada di bandara dan akan segera naik ke pesawat yg akan membawa kami ke lombok .


Semua ikut , ada rani ,dewa ,wisnu ,ayu ,gio ,adi ,mas reza pun ikut . sedangkan elang ? Dia di kantor mengurus perusahaan . karena black demon , tidak ada lagi. Jadi dia sekarang lebih berkonsentrasi ke pekerjaan nya di kantor .


Kami berencana akan seminggu disini .


Sampai disana ,kami langsung travelling di lombok.


Kami ke pantai tanjung aan ,kuta (lombok), desa sade ,gili trawangan ,bukit malimbu , taman narmada , gili kedis dan pantai semeti.


Semua wahana kami naiki. Mulai dari snorkling ,paralayang dan masih banyak lagi yg lain nya.


Tak terasa sudah 3 hari kami disini.


Dan hari ini adalah hari keempat kami disini ,sekarang kami sedang ada di pantai semeti.


Semeti nama pantai di sebelah tenggara pulau Lombok ini. Memang cukup sulit untuk ditemukan. Tersembunyi di balik jejeran perbukitan .


Pertama kali menyambangi Pantai Semeti, kami disambut hamparan pasir putih bersih yang berkilau cantik ketika tersorot matahari. Suasana hening membuat ku dapat menikmati suara debur ombak yang membuai dan birunya laut.


Di beberapa sisi Pulau Semeti, terdapat bukit karang yang ditumbuhi tumbuhan yang hijau. Tak kalah unik di sepanjang tepiannya, kami menemukan susunan batu berwarna kehitaman menyerupai tebing, sehingga terkesan membentengi pantai.


Dan yg paling menarik ,disini kami bisa mendaki tebing batu tersebut hingga mencapai puncak.


Aku paling suka naik tebing .


Para pria sudah memanjat lebih dulu ,dan memasang tali untuk kami ,agar kami lebih mudah naik ke puncak .


"Ayoooo.. Naik!!" teriak dewa.


Aku ,rani dan ayu pun segera naik ke atas menyusul yg lain.


Aku yg sudah berpeluh peluh keringat ,tidak gentar dan terus naik ke atas .


Sampai di puncak , ada sebuah tangan terulur bermaksud membantuku naik .


Kuterima tangan itu dan segera naik.


Ah,paling dewa atau wisnu .pikirku.


Saat aku sudah sampai puncak.


Aku berteriak senang sambil mengangkat tanganku ke atas dan menatap ke arah pantai. puas rasanya menaiki tebing itu .


" nay.. " sapa seseorang yg ada dibelakangku.


Tunggu! Suara ini tidak asing.


Saat aku menoleh..


Degg!!


Muncul bulir bulir hangat dari kelopak mataku dan jatuh begitu saja melewati pipiku .


Arya tersenyum hangat padaku .


"Kamu keringetan . jorok ih.. Nih tissue.." ucapnya sambil memberikan tissue padaku .


Kulempar tissue itu ke wajahnya. Aku kesal sekali padanya .


" apaan sih!! Baru ketemu reaksi kamu gitu aja?? Kamu ngapain kesini!!! " bentakku .


"Aku kangen kamu ,nayla. " katanya lembut .


Hal ini justru membuatku makin menangis .


Dia langsung memelukku erat .


"Maafin aku ,nay . aku pergi gitu aja kemarin . aku gak tega ninggalin kamu . tapi ,aku harus pergi.."


"Terus ngapain kamu kesini?? Kamu mau nyiksa aku lagi!? Gitu?? Kamu jahat !! Jahat banget tau gak!!" ku dorong arya agar menjauh dari ku .


Tapi arya malah makin mengeratkan pelukan nya padaku .


"Aku sayang kamu. Nay . aku cinta kamu . aku kangen kamu dan aku.. Butuh kamu.."


Kali ini aku pasrah dipeluk oleh nya. Jujur ,aku nyaman sekali sekarang . aku juga merindukan arya . sekalipun aku kesal padanya ,tapi rasa rinduku lebih besar .


Tak lama dia melepaskan pelukan nya dariku ,lalu membantu menghapus air mataku .


" nayla... Liat sebelah kanan kamu.."pinta arya .


Aku menatapnya heran. Lalu kutoleh ke samping kanan ku .


Degggg!!


Ada tulisan yg besar sekali ,seperti spanduk .


' nayla,,  will you merry me?'


Aku tercekat melihat nya.


Kutatap arya lagi ,dia senyum dan terus menatapku lekat lekat .


Tak lama dia mengeluarkan kotak beludru merah berukuran kecil .


Aku dilamar?batinku.


"  nayla.. Aku sayang kamu . kali ini ,aku serius . apa kamu mau jadi istriku?" tanyanya dengan penuh harap .


"Hah?" aku melongo dibuatnya .


" nayla ,will you merry me?" tanya nya sekali lagi.


Sorak sorai dari teman teman,membuat suasana riuh .


"Yeeeessss... I willllllll" teriak sebagian dari mereka .


" tolaaaaaaaak" teriak gio ngasal.


Dasar gila memang orang itu .


" nay , "


"Eh.. Iya.. Iya, aku mau..." jawabku.


" horeeeeee" teriak mereka .


Arya segera memasukan cincin itu ke kotak merah itu lagi .


"Lho? Kok dimasukin lagi??" tanyaku heran.


"Besok ya. Kalau aku ngelamar kamu secara resmi ke orang tua kamu.." kata arya.


"Hah??? Ih PHP.. " ku pukuli dia yg sedang tertawa cekikikan karena puas mengerjaiku . dia kembali memelukku erat sambil mencium puncuk kepalaku .

__ADS_1


"Aku sayang kamu ,nay ."


" aku juga sayang kamu ,arya.. Jangan pernah tinggalin aku lagi.."pintaku .


" never . "


Dan setelah pulang dari lombok ,arya resmi melamar ku ke orang tuaku .


6 bulan lagi kami akan menikah .


Aku tidak menyangka ,jika kami benar benar akan menikah .


Arya ,seseorang yg sangat tidak kusangka ,ternyata dialah yg akan menjadi pendampingku nanti .


Jika dua orang ditakdirkan bersama, maka dari sudut bumi manapun mereka pasti akan bertemu.


\=\=\=\=\=


Epilog


"Pagi sayang..." ucap arya sambil membelai kepalaku lembut .


Ku buka mataku perlahan ,dan mendapati nya sedang tersenyum sambil melihat ku yg masih bermalas malasan diatas ranjang .


" bangun sayang .. Kamu kalah sama matahari tuh ." ucapnya .


"Hmm... Kamu udah bangun ? Dari jam berapa ? "


"Eum.. Biasa lah . aku selalu bangun di jam yg sama . kita sarapan dulu yuk ." ajaknya .


" aku mandi dulu ya.."


\=\=\=\=\=\=\=\=


Sekarang sudah 2 bulan sejak kami menikah . kami tinggal disebuah rumah sederhana yg terletak di pinggiran pantai .


Arya dan aku memang menyukai suasana alam .baik itu laut maupun pegunungan .


Aku juga resign dari kantor mas reza ,dan memutuskan tinggal dirumah saja ,menjadi ibu rumah tangga rumahan .


Arya membuka sebuah cafe kecil yg tak jauh dari rumah kami .


Kami sengaja memutuskan menyingkir dari hiruk pikuk kehidupan di kota , dan lebih suka dengan kehidupan kami sekarang disini .


Rani dan dewa pun akan segera melangsungkan pernikahan mereka dalam waktu dekat .


Ayu sekarang sedang mengandung 3 bulan .


gio entah ada di mana sekarang ,tapi dia sering menghubungi kami dan terkadang dia juga suka muncul tiba tiba dirumah ku .


Mas reza dan elang masih saja sibuk dengan perusahaan .


Karena black demon sudah tidak ada lagi, elang makin fokus dengan perusahaan bersama mas reza. Tugas nya ,sudah diambil alih oleh arya . kini arya yg selalu menjagaku .


Arya pun sudah melebur ilmu pancasona yg dia pelajari . kini ,dia seperti orang orang pada umumnya . dan sejauh yg kulihat ,dia bahagia . ada gurat kelegaan saat dia bisa menjadi manusia normal . aku pun juga lega .


" makan dulu ya.." kata arya lembut padaku .


Sejak kami menikah , dia berubah lebih perhatian , lebih lembut tidak seperti dulu . yg dingin , jutek , dan menyebalkan.


Ku cecap susu yg sudah disiapkan oleh arya . namun ,baru sekali teguk aku merasakan mual yg amat sangat .


Aku langsung berlari ke wastafel dan muntah muntah disana .


"Sayang.. Kamu kenapa? Sakit?" tanya arya sambil mendekat padaku .


"Gak tau . eneq banget rasanya perutku . huuueeekk...." aku terus saja muntah- muntah .


Tok tok tok.


" aku buka pintu dulu ya . tunggu sebentar ." arya pamit kedepan .


Tak lama terdengar suara langkah kaki beberapa orang , dan saat aku menoleh ada jen dan hans juga .


" kenapa ,nay? Sakit ?" tanya hans .


Aku hanya terdiam sambil terus memegangi perutku dan kadang bergantian ke kepala .


" kita ke dokter aja yuk ,sayang ."


Ajak arya dengan wajah yg penuh ke khawatiran .


Tak lama jen malah tertawa ,


"Jen!!! Kok malah ketawa? Nayla sakit ini loh!" gerutu arya sebal .


" arya.. Arya.. Nayla itu gak sakit ..." ujar jen dengan senyum sumringah .


" terus?"


" nayla.. Hamil."


"Hah??" pekik arya kaget lalu menatapku dengan tatapan yg sulit ku jelaskan .


Dia lalu mencium perutku saat itu juga.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kini kehamilanku sudah memasuki trimester ketiga . dan hanya hitungan hari saja , aku akan melahirkan .


Sejak hamil ,kegiatanku pun mulai dibatasi oleh arya . dia juga selalu menemaniku jika cek up ke dokter maupun pergi kemanapun juga .


Aku sedang duduk di kursi malas yg ada di halaman belakang rumah  ,sambil membaca buku .


"Nay... Sayang..." panggil arya yg berjalan dari dalam rumah .


"Iya sayang... Aku dibelakang.." kataku dengan sedikit berteriak .


Tak lama arya muncul sambil membawa bungkusan besar , itu kado .


"Lho apa itu?" tanyaku penasaran .


Arya lalu duduk disampingku sambil mengamati bungkusan itu .


" dari gio. Kita buka ya?"


Saat bungkusan itu terbuka ,isinya adalah sepaket mainan bertema kan army . ada pistol mainan ,granat ,pisau lipat mainan  dan masih banyak lagi .


'Buat jagoan gue.. Pasti laki tuh . tapi laki ataupun cewek.. Bakal gue ajarin nembak ,biar dia bisa jadi sniper kayak gue. .. Emak bapaknya kagak boleh protes .'


Dasar gila!


Aku dan arya hanya tersenyum tipis sambil geleng - geleng kepala .


" aduh.. "


"Kenapa?"


"Sakit..." ujarku sambil memegangi perutku .


Memang sejak pagi perutku rasanya tidak nyaman sekali .


"Ya ampun ,sayang.." pekik arya sambil melihat ke kaki ku .


Air ketuban ku sudah pecah . buru buru arya membopongku masuk ke mobil .kami menuju rumah sakit .


Dan aku pun melahirkan hari ini.


Setelah 2 jam ,akhirnya lahirlah anak pertama kami .


Laki laki .


Arya mencium keningku lembut dengan mata berkaca kaca .


Abimanyu maheswara..


Itulah nama anak pertama kami .


Semoga kelak ,dia akan menjadi anak kebanggaan kami .


Semua datang untuk melihat abimanyu.


Kehidupanku makin tenang dan sempurna semenjak kedatangan arya , dan kini makin sempurna dengan adanya abimanyu .


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Kita memang tidak bisa memilih jatuh cinta dengan siapa , tapi kita bisa memilih siapa yg patut diperjuangkan


.


__ADS_2