
Sial!!!
Aku kesiangan nih gegara rani gak bangunin.dan kini dia sedang pergi ada urusan sendiri.entah kemana,katanya sih urusan kantor.
Proposal yg kemarin baru sempat ku baca pagi ini.
Shiiit!!
Aku membaca sambil berjalan masuk ke kantor.sampai didepan lift.kebetulan lift masih mengangkut orang ke atas.dan aku menunggu didepan pintu sendirian.
'Mampus!!aku telat..padahal pagi ini ada meeting sama yg lain,masalah proyek ini!!' gerutuku.
Setelah sampai di lantai yg kutuju,aku sedikit berlari ke ruangan meeting.
Tok tok tok
Ceklek!!
Kubuka pintu itu dan segera masuk kedalam.
"Maaf saya terlambat"ucapku dgn menunduk tak enak.
"Masuk nay,,lagian belum dimulai kok ini"sahut wisnu.
Wisnu?astaga!
Dia kan manager yg akan memimpin proyek ini nantinya.
Pagi ini kulihat dia kembali dingin.dia terus menatap tajam padaku yg berjalan ke kursi yg masih kosong.
Diruangan ini ada sekitar 10 orang termasuk wisnu.
Kami memulai rapat.
Rapat berjalan sekitar sejam.
"Baiklah,saya tunggu kinerja kalian.."ucap wisnu diakhir rapat pagi ini.
"Baik pak.."jawab kami serempak.
Kami lalu membereskan barang barang kami dan hendak kembali keruangan masing masing.
Saat aku hendak berdiri...
"Nayla!!!"panggil wisnu datar.
"Mmm..iya pak.ada apa?"
"Kamu ikut saya!! Kita ada meeting lagi diluar!!"katanya dingin.
Aku melongo.
Hah?aku?knp harus aku?
"Kenapa?kok kamu bengong gitu?kamu gak mau??"tanya wisnu agak meninggi.
Duh,galak bgt sih ni orang.perasaan semalem udah jinak.
"Eh,bukan gitu pak..eum..yakin sama saya pak??"tanyaku ragu.
"Kenapa??memang saya hrs nya sama siapa??saya bilang sama kamu ya kamu!!ngerti!!??" kalimatnya makin naik.
Tiap aku bertanya ,jawabannya naik satu oktaf.
Mending diem.
"Iya pak.."sahutku pelan dgn menundukan kepalaku.
Duh,pagi pagi udah diomelin mulu.pusing bgt kepalaku,mana belum sarapan.
Akhirnya aku mengikuti wisnu.
Kami berjalan berdampingan menuju lift.
Kami berpapasan dgn rani yg baru berangkat.dia melihatku dan bergantian ke wisnu dgn ekspresi bingung.
Dia bertanya dgn bhs isyarat yg hanya kami berdua yg tau.
Aku hanya mengangkat bahuku.
Saat aku masuk ke lift,rani masih menatap kami.mungkin dia heran melihat wajah wisnu yg serius pagi ini.aku pun sama.
Ini anak hbs makan apa ya?
Sampai lobi kantor,wisnu berhenti dan mengisyaratkan satpam utk mengambil mobilnya yg terparkir di parkiran yg agak jauh dari halaman depan.
Tak lama sebuah mobil Mercedes Benz mewah muncul didepan.
Wisnu berjalan ke pintu belakang dan membukanya.dia melihat ke arahku yg masih terpaku ditempatku tadi.
"Ayo nay... Jangan kelamaan mikir.. Aku tau kamu belum sarapan.."ucapnya.
Hah??
Aku gak salah denger??
Aku lalu berjalan masuk ke mobil.wisnu juga melakukan hal yg sama.
"Pak,ke restorant biasa.."kata wisnu ke supir nya.
"Baik mas.."
Mobil melaju dgn kecepatan sedang.jalanan terlihat agak lenggang kali ini.
"Lain kali,jangan bangun kesiangan..jadi masih sempet sarapan.."kata wisnu datar sambil menatap jendela sampingnya.
Aku menoleh,"iya pak.."
"Kalo diluar kantor ,manggilnya biasa aja kali nay,wisnu.. "Pintanya.
Kali ini dia lebih lembut.
Apa ini efek office syndrome.
Dikantor dia galak kaya macan,tapi diluar beda.
"Oh iya pak..."dia melirikku tajam.
"Eh,,,nu..hehe" aku cengengesan.
__ADS_1
Dia lalu geleng geleng kepala melihatku.
Keadaan hening.
"Oh iya nu,kok kamu sekarang ikut dikantor juga?kirain kamu bakal di kedai kamu trus..gak tertarik di kantor kaya kakakmu"tanyaku memecah keheningan.
Dia menarik nafas panjang.
"Iya nay,,sebenernya aku males dikantor.gak bebas.. Cuma.. Ada alasan lain yg aku gak bisa bilang.jadi aku hrs balik ke kantor kaya kakaku.."katanya.
"Oohhh..yayayaya.. Eh,kamu tau dari mana aku belum sarapan??"tanyaku sambil senyum.
Jujur,aku takut kalo liat dia lagi serius kaya tadi.
serem...
"Kedengeran kali nay.."ucapnya.
"Apanya??"aku bingung.
"Waktu kamu lewat ,perutmu bunyi.."ucapnya dgn **** bibirnya menahan tawa.
"Hah??masa sih???boong"pekikku sambil memegang perut.
Dia menutup mulutnya melihat ku yg panik.aku tau dia ingin tertawa.
Sialan!
"Iyalah..masa aku boong.. Kamu pikir aku bisa baca pikiran kamu??"katanya.
Deg!!
Wira..aku jadi teringat dia.
"Ya kali aja bisa.."jawabku.
"Mana ada orang yg bisa baca pikiran?ada juga di film...didunia nyata mana ada sih??"gumam wisnu.
"Ada.."sahutku.
"Siapa??"
"Wira.."jawabku datar.
Seketika wisnu terdiam.
"Eh,, dewa sama rani udah pacaran brp lama?"tanyanya.
Mungkin dia sengaja mengalihkan pembicaraan.
"Belum lama.. Setengah tahun juga belum ada"jawabku santai.
"Ohhh... Eh..udah sampe nay.."
Wisnu dan aku turun lalu berjalan masuk ke restorant itu.
Suasana nya masih sepi.mungkin krn bukan jam makan siang jadi belum terlihat ramai.
Wisnu berjalan sampai ke lantai 2.
Disini pemandangannya bagus.hamparan sawah berwarna hijau yg luas.ada taman bunga juga dibawah restoran ini yg dapat kulihat dari tempat kami duduk.
"Pesen apa nay.."tanya wisnu sambil sibuk memandangi buku menu ditangannya.
"Nasi goreng aja..sama orange jus"pintaku.
"Kalo gitu samain aja mba.."kata wisnu diakhiri dgn menutup buku itu lalu menyerahkan ke mba nya .
"Kamu belum sarapan juga?"tanyaku.
"Eum... Udah si.. Cuma roti bakar tadi pagi.."ucapnya.
"Oohhh...eh,katanya kita mau meeting.gak nunggu klien dateng aja nu??"tanyaku sambil celingukan.
Dia tersenyum.
"Aku boong.."
Aku melotot mendengarnya.
"Lho boong??jadi???"
"Jadi kita gak meeting..aku cuma mau ngajak kamu sarapan,kamu belum sarapan juga kan??"potongnya.
Wah,sialan nih anak.mau ngajak sarapan aja pake bikin panik duluan.
"Kamu nih,,bikin panik aja.. Ngapain juga tadi pake marah marah gitu"gerutuku.
Dia mendekat lalu mencubit hidungku pelan.
"Kamu kalo ngambek lucu"katanya sambil senyum senyum.
Deg!!
Hatiku kembali berdesir.rasa yg tdk pernah kurasakan lagi setelah kepergian wira.dan rasa yg belum pernah kurasakan selain dgn wira.
Kini rasa itu,kurasakan lagi.
Mungkin krn wisnu mirip dgn wira.
Ah ya,,pasti hanya krn itu.
Tak lama makanan kami datang.segera saja aku menyantapnya.
Selesai sarapan,kami lalu kembali kekantor.
Wisnu kembali keruangan nya.aku lanjut jalan lagi keruanganku yg tdk jauh dari ruangannya.
"Nayy!!"panggil wisnu.
Aku berbalik dan melihatnya heran.
Kunaikan sebelah alisku kepadanya.
"Makasih ya,udah nemenin sarapan tadi..dan,maaf..kalo aku ngingetin kamu soal wira"ucapnya.
Aku tersenyum,lalu mengangguk.
Aku lalu berbalik dan berjalan ke ruanganku.
__ADS_1
Kuhempaskan tubuhku dikursi milikku.sambil menerawang kelangit langit,aku senyum senyum sendiri.
"Heh!!! Kumat ya" rani mengagetkanku.
"Ck.. Ganggu aja."kataku lalu kunyalakan komputer milikku.
"Eh,tadi kemana sama wisnu?"tanya rani kepo.
"Sarapan.."jawabku santai.
"Hah??serius??sarapan doang??"
"Iya rani... Mau kamu apa lagi????" kataku kesal.
"Hehehehe.. "Rani cengengesan lalu kembali ke tempat duduknya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Selama beberapa jam dikantor,aku makin sibuk saja.ternyata berbeda sekali ya,status mahasiswa dan pekerja.disini aku tdk bisa santai.tdk bisa bolos dan nitip absen doang.benar benar melelahkan.
Pukul 17.00
Jam kantor selesai.
Aku bersiap siap pulang,rasanya aku ingin mandi lalu tidur saja,pikirku.
"Yuk nay.."ajak rani.
Kami keluar ruangan bersama.
Diluar sudah ada wisnu yg berdiri sambil memasukan kedua tangannya di dalam saku celananya sambil menunduk.
"Eh,pak wisnu..lagi ngapain?"tanya rani.
"Eum..mau ngajak nayla pulang bareng.."katanya.
Aku dan rani saling pandang.
"Oohh iya..aku lupa nay,aku ada janji sama vina tadi.mana ya tu anak.."kata rani sambil celingukan.
"Hah??masa??"aku tdk percaya begitu saja.keliatan bgt kalo dia bohong.
"Ck.iya nay..ya udah,aku duluan ya.kayanya dia udh dibawah..pak wisnu,saya duluan ya..nitip nayla.."katanya sambil mengedipkan sebelah matanya padaku.
Dia lalu ngacir gitu aja.
Wisnu tersenyum simpul.
hmm..dia manis juga kalo senyum,batinku.
"Nay,,!!"panggil wisnu sambil melambaikan tangannya padaku.
"Eh iya..yuk pulang"kataku lalu ngeloyor pergi menutupi rasa maluku karena ketauan memandangi wisnu.
Sampai diparkiran,wisnu membuka kan pintu samping kemudi utkku.
"Lho,sopir kamu mana?"tanyaku celingukan.
"Udah pulang.."sahutnya.
Aku manggut manggut lalu masuk kemobilnya.
Kami lalu melesat keluar dari halaman kantor.
"Nay,mampir ke kedai dulu ya..ada yg perlu aku urus.bentar aja.."kata wisnu masih sambil fokus mengemudi.
"Oh,,iya gak papa.."sahutku.
\=\=\=\=\=\=\=
Sampai dikedai ramen wisnu,aku pun disuruh masuk dan menunggu dia sebentar didalam.
"Maaf ,mba.."ucap seorang waitres sambil meletakkan green tea hangat dihadapanku.
"Lho,saya gak pesen kok mba"pekik ku.
"Iya,saya disuruh pak wisnu.."katanya.
"Ohhhh...makasih mba.."ucapku.
Sambil menunggu wisnu,aku menikmati secangkir green tea.
Hm,,enak juga.rasanya aku jadi rileks kembali.
Sreeettt
Kursi disampingku ditarik seseorang.dan ada seorang pria tersenyum padaku lalu duduk begitu saja disana.
Kuangkat sebelah alisku melihatnya.
"Stela???"panggilnya.
Aku celingukan.namun dia memandangiku.
Ku tunjuk diriku sendiri."stela??maaf bukan..saya bukan stella"ucapku.
"Ah,masa??gak mungkin..kamu stella.. Kamu lupa sama aku ya??"tiba tiba dia mendekat dan memelukku.
Kudorong dia.namun aku tdk bisa menyamai kekuatannya.
Dia makin kuat memelukku.
Sreeet..
Bugggg!!
Tiba tiba dia tersungkur menabrak meja disamping kami.
Dan ternyata wisnu yg memukulnya dan menyebabkan dia terjatuh.
"Yg sopan ya!!!"bentak wisnu.
"Ma..maaaf... Saya salah orang.."katanya lalu pergi begitu saja.
Wisnu lalu menatapku dari ujung rambut sampai ujung kaki.
"Kamu gak papa kan nay??"tanya wisnu cemas.
"Enggakkk.."jawabku sedikit terkejut dgn reaksinya barusan.
__ADS_1
"Ya udah,yuk..aku anter pulang.."dia lalu menggandeng tanganku menuju mobilnya.