pancasona

pancasona
Part 36 Penculikan


__ADS_3

Setiap hari,aku selalu berlatih didampingi arya.


Dari saat pagi hari,aku lari seperti biasa.lalu malam harinya arya mengajariku beberapa tekhnik bela diri.


Dia selalu mengajariku dgn tekun,walau kadang diiringi dengan emosi dari nya.tapi aku tidak patah semangat.aku tau dia keras padaku agar aku menjadi pribadi yg lebih kuat.


Buuugggg!!!


Aku terkena pukulan di perutku karena sedikit lengah barusan.


"Awwwwww.."erangku sambil ku elus bagian perutku yg terkena pukulan dari arya.


"Maka nya -- fokus!!" serunya.


Aku hanya diam sambil terus menatapnya tajam.entah sudah berapa kali dia memarahiku seharian ini.


"Sakit tau.."hardik ku.


"Dasar manja!!" katanya ketus.


Aku langsung bangun dan berjalan masuk ke dalam.aku benar benar kesal sekali padanya kini.


Seolah olah aku terus salah di matanya.padahal aku sudah berusaha sebaik mungkin selama ini.tapi dia tdk pernah memujiku barang sekali saja.


"Nay... Nayla...."panggilan nya tdk kuhiraukan sama sekali.


Bodo amat deh.


Sebel..


Kesel...


Sedih..


Capek..


Semua menjadi satu.


Kudengar langkah kaki arya mengikutiku lalu dia menarik tanganku dan membuatku menatap nya.


"Kenapa?marah?"tanya nya.


"Auk..."jawabku ketus.


"Jelek banget sih kalo kamu bete gini.."guraunya sambil senyum senyum jahil.


"Bodo amat!!" aku masih jutek.


Lalu kutarik tanganku dan kembali berjalan ke kamarku.


"Nay....!!"


Aku berhenti namun tdk menoleh sama sekali.


"Maaf..." ucap arya lirih.


Aku tersenyum tipis mendengarnya.seorang arya yg dingin,cuek ,nyebelin dan galak bisa mengucapkan maaf padaku?


Ini sungguh luar biasa,perlu diadakan slametan nih.


"Heem.." hanya itu yg kuucapkan lalu aku pergi masuk ke kamar.


Setelah keringatku hilang,aku segera masuk ke kamar mandi dan berendam air hangat.


Rasanya tenang sekali,berendam kali ini.seluruh tubuh dan pikiranku menjadi relax.


Dan saking nyaman nya aku tertidur.


Tok tok tok..


'Astaga..aku ketiduran..sudah berapa lama aku berendam ya?'


"Nayyyy!!!" arya berteriak memanggil namaku sambil menggedor gedor pintu kamar mandi.


"Iyaaa.. Bentar..." sahutku.


Segera aku keluar dari bathup dan memakai piyama mandi berwarna pink milikku.


Ya ampun..kok dingin banget ya..


Mungkin aku terlalu lama tidur.dan aneh banget,aku selalu bisa tertidur jika sedang berendam seperti tadi.


Badanku bergetar hebat,ku buka pintu kamar mandi dan mendapati arya sudah berdiri didepan pintu kamar mandi sambil memasukan tangan nya ke dalam saku celana tidur nya.


Dia mengerutkan kening dan terus menatapku.


"Lama banget! Kamu lagi ngapain sih??!!" dia mulai ngomel ngomel.


"Berendem.. Eh malah ketiduran."sahutku sambil senyum senyum.


Kepalaku terasa sakit sekali.aku pusing.badanku menjadi panas.


Ah,-- sepertinya krn aku terlalu lama berendam.aku pasti masuk angin nih.


Kini aku benar benar kedinginan.


"Nay.. Kamu gak papa?"tanya arya mulai cemas melihatku.

__ADS_1


"Gak papa kok" sambil kupegangi kepalaku yg serasa ingin jatuh saja.


Namun,tiba tiba badanku makin lemas.arya langsung menangkapku sebelum aku terjatuh.lalu dia membopongku ke ranjang milikku.


Dia langsung menyelimutiku.


Lalu menempelkan punggung tangannya dikeningku.


"Kamu demam.."ucapnya.


Dia lantas berdiri seperti akan pergi keluar.aku yakin dia akan mengambil obat utk ku.


Kutahan tangan nya,"arya... Jangan pergi.."pintaku.


"Aku mau ambil handuk buat kompres kepala kamu ,nay. Sama obat juga.."katanya.


"Nanti aja.. Aaa..akuuu.. Dii..dingiiiinn..."ucapku dgn kalimat terbata bata.bibirku makin bergetar menahan dingin.entah sudah berapa lama aku berendam tadi.hingga aku demam seperti ini.


Arya terdiam beberapa saat dan terlihat berfikir.


Dia lantas naik ke ranjangku,masuk ke selimut lalu memelukku.


Deg!!


Hatiku berdebar tak karuan dipeluk arya begini.rasanya ini seperti de javu.saat aku bersama wira dulu.dia pernah melakukan hal yg sama seperti ini.


"Gimana?masih dingin?"tanya arya.


Aku hanya mengangguk pelan.


Dia lalu memelukku lebih erat sambil membetulkan selimut yg menutupi tubuh ku.


Kurasakan jantung arya berdegup sangat cepat dari jarak sedekat ini.


Tidak hanya dekat,aku bahkan menempel pada dadanya.


"Aku ambilin teh anget?"tawarnya.


"Gak usah.. Gini aja.bentar lagi. Ini udah sedikit lebih hangat. Bentar lagi ya,please.." pintaku mengiba.


Dia menarik nafasnya dalam dalam lalu terdiam.


Selama beberapa lama tidak ada obrolan apapun lagi dari mulut kami.kami terdiam dengan pikiran kami masing masing.


                       ••••••


Aku terbangun karena suara alarm dari ponselku pertanda ini sudah pagi,dan aku harus mulai lari pagi seperti biasa.


Namun aku agak terkejut saat kurasakan tangan seseorang memeluk pinggangku.dan kudengar deru nafas hangat yg melewati belakang telingaku.


Siapa ya?


Saat aku menoleh,ternyata dia arya!!


Jadi dia tertidur disini semalaman.dan kami tidur diranjang yg sama?


Astaga..


Aku segera menarik tubuhku menjauh dari nya.


Arya mulai bereaksi sambil mengerjap ngerjapkan matanya.


"Udah bangun?" tanyanya tanpa dosa.


"Kamu kok tidur disini??" tanyaku menyelidik.


"Kan kamu yg nyuruh. Aku aja di kekepin  terus ampe gak bisa gerak.."gerutu nya.


"Hah?masa sih??"tanyaku seolah tdk percaya ucapan nya.


"Serah kalo gak percaya."dia kembali jutek lalu pergi keluar dari kamarku.


Sebenarnya aku ingat sekali kejadian semalam.hanya saja aku pura pura lupa ingatan.hehehe.


Biarin. Sekali kali ngerjain arya.


Suka banget kalo liat dia bete.


Lucu.


Ceklek.


Pintu kembali terbuka dan arya nongol lagi,"pagi ini gak usah lari dulu."katanya lalu pergi begitu saja dari kamarku.


"Wah... Asik.libur lari nih."kataku berbicara sendiri.


Aku kembali masuk ke dalam selimut karena hari masih pagi.


Bahkan terbilang pagi buta.


Tapi,aku teringat sesuatu.


Ada pekerjaan kantor yg ada pada rani.dan seharusnya kuambil semalam.tapi karena aku demam,aku sampai lupa.


Dari pada aku tidur lagi,lebih baik aku ambil saja sekarang.


Akhirnya aku berjalan ke kamar rani yg letak nya disebelah kamarku persis.

__ADS_1


Tok tok tok.


"Raniiiii..rannnnn!!" panggilku sambil mengetuk pintu kamarnya.


Tidak ada sahutan.


Aneh.


Biasanya dia sudah bangun karena dia ini rajin banget ibadah nya.


Dari dalam kamarnya aku mendengar ponsel nya berbunyi.


Paling dewa.


Baguslah,jadi rani bangun.


Radarnya kan cepet bgt sama hape.walaupun dia lagi tidur sekalipun,kalo hape nya bunyi pasti langsung bangun.apalagi itu panggilan telephone.


Namun,sampai 5 kali berdering,rani sepertinya masih terdiam.apa dia masih tidur ya?


Tapi perasaanku tidak enak.


Aku kembali mengetuk pintu kamarnya.ponsel rani pun terus berdering nyaring.


Kali ini aku lebih keras mengetuk,lebih tepatnya menggedor gedor pintu nya.


"Rannnn!! Raniiiii!!!" panggilku setengah berteriak.


Sampai sampai arya keluar dari kamar nya.


"Kenapa sih? Aku mau tidur tau. Semaleman jagain kamu ampe gak bisa tidur." dia malah curhat.


"Ini rani.. Dia kenapa ya?kaya gak biasanya deh.."aku agak panik sekarang.


Arya yg melihatku panik,lalu mendekat dan ikut mengetuk pintu.


Setelah dirasa lama tdk ada sahutan.arya mendobrak kamar rani.


Braaaakkk!


Saat pintu terbuka.


Kamar rani terlihat berantakan sekali.dan rani...


Dia tidak ada dikamarnya.


"Rani kemna ya??"tanyaku ke arya.


Arya langsung masuk ke kamar mandi di kamar rani lalu tak lama keluar.


"Aku cek keluar."kata arya.


Aku mengamati kamar rani.


Apa yg telah terjadi?


Perasaanku makin tdk karuan.


Aku takut terjadi sesuatu pada rani.


Hingga saat aku melihat ke jendela kamar rani.


Ada tulisan yg ditulis menggunakan lipstik milik rani yg berwarna merah.


Temanmu ku sandra..jika mau dia selamat...


Temui aku.. Malam ini.


Sendirian.


Entah tulisan ini ditujukan utk siapa,dan dari siapa.


Tapi aku merasa ini utk ku.


Arya masuk ke kamar,"nay.. Diluar gak ada....."


Arya lalu mendekati ku karena aku terus terdiam.


Kini dia berdiri disampingku sambil ikut membaca pesan itu.


"Sialaaaannn!!" dia geram sekali.


Ponsel rani kembali berdering,arya meraihnya dan menerima panggilan itu.


Sepertinya itu dari dewa.


Arya memberitau ke dewa kalau rani menghilang.


Dan pasti ini ulah mereka.


Black demon!!


Tidak akan kubiarkan mereka menyakiti rani.


Aku akan bawa pulang dia.


\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2