Aku Masih SMA

Aku Masih SMA
Chapter 219 Kebesaran Hati Gwen


__ADS_3

Meskipun di masa lalu, Jacqluinne adalah kekasihnya, tetapi Barra tidak mengeluarkan pernyataan apapun. Rasa sayang pada perempuan itu sudah habis, Ketika Jacqluinne bekerja sama dengan Andy, untuk mencelakakan hubungannya dengan Gwen kala itu. Keputusan kali ini, semua berada di tangan Gwen, namun sama dengan dirinya, kali ini Gwen juga hanya terdiam,


“Kak Barra… Gwen.., aku paham dengan kesalahan kami di masa lalu. Aku hanya menceritakan apa yang membuatku gundah hari ini, karena bagaimanapun Jacqluinne merupakan mommy dari Mike. Tapi untuk memintamu memberikan pertolongan pada perempuan itu, aku cukup tahu diri..” Andy berucap lirih, dan menundukkan wajahnya,


Gwen memegang tangan suaminya, dan pasangan suami istri itu saling bertatapan. Beberapa saat kemudian..,


“Andy… terima kasih jika kamu memahami sikapku terhadap hal naas yang terjadi pada istrimu. Tetapi, aku bukanlah seorang ibu yang tega untuk membiarkan seorang bocah kecil, kehilangan perempuan yang dipanggilnya sebagai mommy... Tinggalkan Mike di rumah ini, aku akan mengawasi dan merawatnya sementara! Susul istrimu ke Los Angeles..” Barra cukup kaget mendengar pernyataan istrinya.


Laki-laki itu sampai menggenggam erat tangan istrinya, dan tidak diduga Gwen tersenyum manis memberi tanggapan atas perlakuan suaminya itu.


“Dan papa Barra.. jangan hanya tinggal diam saja. Lihat Mike, jangan lihat Andy dan Jacqluinne pa.. Gunakan koneksi papa Barra di Los Angeles, bantu Andy untuk menemukan dan menjemput istrinya Terlepas setelah ini, Andy akan menjalankan kehidupan perkawinannya dengan perempuan itu, atau mereka saling rela untuk melepaskan. Bantu mereka pa..!” lanjut Gwen sambil melihat ke arah suaminya.


Perlahan Barra tersenyum, dan laki-laki itu menundukkan wajah ke arah perut istrinya, Setelah mengusap beberapa kali perut buncit Gwen, Barra mencium perut istrinya.


“Semoga putra-putraku yang sudah terlahir, dan juga yang masih ada di dalam kandungan, menuruni sifat dari mommy nya. Memiliki rasa empathy yang tinggi, pemurah, dan baik hati..” ucap Barra.


Beberapa saat kemudian, Barra mengangkat wajahnya ke atas, dan melihat ke arah Andy..


“Andy.. aku akan menggunakan koneksiku untuk memberi bantuan kepadamu. Tetapi, aku tidak bisa mengikutimu ke Los Angeles, untuk alasan yang tidak akan aku jelaskan. Persiapkan dirimu untuk berangkat ke negara itu, dan seperti tadi yang dibilang Gwen, Tinggalkan Mike disini.., aku akan menghubungi kepolisian Los Angeles untuk memberikan perlindungan pada Jacqluinne, dan juga teman-temanku akan membantumu..” akhirnya Barra juga setuju untuk memberikan bantuan pada adik sepupunya.

__ADS_1


Mengetahui hal itu, tidak terasa air mata keluar dari pelupuk mata Andy. Laki-laki muda itu tidak diduga, mendekati kakak sepupunya kemudian duduk di kaki Barra dan Gwen.


„Hey... apa yang kamu lakukan Andy.. Gila kamu, ayuk kembali duduk ke atas kursi..” Gwen berteriak, memprotes perlakuan adik sepupu suaminya itu,


„Kalian berdua layak untuk mendapatkan sungkem dariku Gwen… Terima kasih kak Barra.., Gwen, atas kebesaran hati kalian berdua, melupakan hal pedih dan menyakitkan yang pernah kami lakukan di masa lalu. Aku akan segera bersiap,  dan titip Mike untuk sementara bersama dengan kalian berdua.” Andy mengucapkan terima kasih.


“Pergi dan bersiaplah Andy.. jangan habiskan waktumu di tempat ini. Untuk sementara, biarkan Mike tetap disini. Nanti aku akan mengirim Smith ke tempat tinggalmu, untuk membawa pakaian anak itu.” Ucap Barra.


Andy tidak membuang waktu, setelah mencium punggung tangan kakak sepupunya, dan juga berjabat tangan dengan Gwen, laki-laki muda itu segera bangun dari posisi bersimpun di atas lantai. Andy segera keluar dari ruang tengah, untuk mencari Mike dan berpamitan dengan putranya.


**********


“Connie.. Emma, sebentar lagi, sopir keluarga kakakku yang Bernama Smith akan datang ke rumah ini. Siapkan pakaian, dan beberapa mainan kesayangan Mike, dan berikan pada Smith. Untuk sementara waktu, Mike akan tinggal di rumah Uncle nya. Jadi persiapkan semuanya…” Andy mengumpulkan Connie dan Emma.


“Baik Tuan Andy.. akan segera kami persiapkan..” setelah mendengar kesanggupan dua maid yang membantunya, laki-laki muda itu segera keluar menuju ke halaman rumah,


Sopir yang dipekerjakan laki-laki itu sudah berdiri menunggu, dan ketika melihat majikannya sudah bersiap, sopir membukakan pintu mobil. Tanpa banyak  bicara, Andy segera masuk ke dalam mobil. Perlahan sopir segera menutup pintu, kemudian mengikuti Andy untuk masuk ke dalam mobil juga,


“Kita langsung ke bandara, atau masih ada tempat yang ingin Tuan Andy datangi..” sambil menginjak pedal gas, sopir bertanya pada laki-laki itu.

__ADS_1


“Langsung bandara Gregory… pesawat yang disiapkan kak Barra sudah menunggu. Aku tidak mau terlalu banyak membuang waktu..” sambil mengarahkan pandangan ke luar jendela mobil, laki-laki itu memberikan tanggapan.


“Baik Tuan.. Tuan Barra ternyata memiliki koneksi yang luas ya Tuan.. dan bukan hanya private jet saja. Bahkan pesawat pribadipun, laki-laki itu ternyata juga memilikinya..” Gregory berkomentar kagum pada kakak sepupu majikannya.


“Hempph.. benar. Bukan hanya itu Gregory, kak Barra dan istrinya juga memiliki hati seluas samudera, dan bisa memaafkan. Bahkan aku sendiri juga tidak berpikir untuk memberi maaf, jika hal itu berlaku padaku sendiri,” sambil tetap mengarahkan pandangan keluar, Andy berucap lirih,


Gregory melihat wajah majikannya, dari kaca cembung di atasnya. Terlihat ada rasa sedih dan malu, terbersit di wajah majikannya itu. Tetapi karena baru satu tahun, Gregory bekerja pada Andy, laki-laki itu tidak tahu kejadian masa lalu yang dilakukan oleh majikannya itu.


“Beberapa kali berkesempatan bertemu dengan Tuan Barra dan Miss Gwen.. saya juga memiliki pemikiran yang sama Tuan. Pasangan suami istri itu sangat santun, dan bersikap baik dengan orang-orang dalam circle mereka.” Tanpa sadar, Gregory memberikan pujian pada keluarga majikannya itu.


Andy terdiam, hanya tersenyum sedikit. Pikiran laki-laki itu belum bisa tenang, teringat dengan kondisi mommy dari putranya. Andy sendiri juga bingung dan tidak tahu apa yang sebenarnya dia rasakan pada Jacqluinne. Untuk mendeskripsikan kata cinta, sepertinya hal itu masih terlalu jauh. Tetapi jika hanya berpikir semua untuk Mike, selama ini Jacqluinne sering berpura-pura bersikap sayang pada putranya sendiri.


“Hempphh… Tuhan, aku tidak tahu apa yang aku rasakan saat ini Tuhan… Hanya saja, jika masih diperkenankan aku meminta, selamatkan Jacqluinne. Putraku masih membutuhkannya Tuhan,” dalam hati, Andy berdoa sendiri.


Terbayang kembali bagaimana kehidupannya di masa lalu dengan perempuan itu. Meskipun hari-hari mereka, selalu diselimuti dengan pertengkaran, karena Andy tidak pernah membayangkan menikah dengan perempuan yang memiliki usia tujuh tahun di atasnya. Namun, tidak diduga kebaikan-kebaikan yang dilakukan oleh Jacqluinne di masa lalu, tiba-tiba memenuhi ruang pikirannya.


„Bagaimanapun Jacqluinne.. aku yakin. Dengan kak Barra pernah memilihnya untuk berpacaran dengannya, ada sisi kebaikan dari perempuan itu. Karena dengan karakter yang dimiliki kak Barra, tidak mungkin akan menerima gadis yang memiliki perilaku yang kurang baik. Aku akan mencobanya untuk memberika kesempatan sekali lagi pada Jacqluinne..” dalam hati, Andy berbicara sendiri.


*********

__ADS_1


__ADS_2