
Marga, rasanya dia tak kuat terus membuntuti Allena yang semakin dia ikuti,semakin perasaan nya tak menentu.Bukan dia berubah menjadi cinta kepada Allena,bukan.Bukan itu alasannya melainkan dia tak tega rasanya ketika seorang gadis perempuan mengharapkan cinta dari orang yang tak mencintai nya.
"Kau salah menempatkan cinta pada hati yang bukan milik mu".Gumam marga,sembari berjalan melawan arah jalan allena.
Yah,marga memutuskan untuk kembali ke mobilnya.Tak lagi membuntuti Allena.Toh,itu bukan tugasnya, melainkan tugas Rey yang entah dimana sekarang dia berada.
Cukup jauh posisi nya dengan mobil nya yang terparkir karena dia juga sudah membuntuti Allena dengan berjalan kaki sejauh 500 meter hanya demi melihat seorang wanita yang mengharapkan cinta dari seorang pria yang tak mencintai nya.
Bugh
Marga,membanting pintu mobilnya dengan amat keras seakan dia dapat merasakan luka hati yang di rasakan allena,tak dapat dia rasakan betapa hancurnya seorang Allena Aidira bila mengetahui cinta nya tak berbalas.
"Maaf,Al bukannya aku tak mencintai mu tapi aku sudah memiliki seorang kekasih yang sebentar lagi akan aku nikahi".Ucap marga.
Yah,marga memang sudah memiliki seorang kekasih yang rencananya dia akan melamar sang kekasih di dua bulan ke depan.Sikap manis dan peduli nya memang sering di salah artikan oleh sebagian orang awam, termasuk Allena Aidira.
__ADS_1
Dia salah mengartikan rasa peduli nya.Pelukan hangat yang dia berikan pada Allena adalah sebagai bentuk dan upaya nya agar Allena menaruh rasa kepercayaan padanya dan bukan rasa cinta.
"Kasihan kamu Allena,hidup mu pasti haus akan cinta dan kasih sayang".Ucap marga lagi,dia benar-benar tak tega melihat allena.
Tak tega tapi meninggalkan, itulah marga.Sama halnya dengan rey,yang meninggalkan Allena dengan rasa sakitnya.
Janji Rey terhadap allena belum terealisasi,tapi Allena yang polos malah dengan mudahnya menaruh hatinya pada hati yang sudah di miliki.
Marga, mencengkram kemudi dengan kuat.Dia memejamkan matanya, mengingat-ingat sosok Allena yang selama tiga hari ini telah menghiasi hari-hari nya dengan dalih sebuah misi kemanusiaan demi mendongkrak cerita demi cerita yang di miliki oleh seorang Allena Aidira.
Dia tentu tak bisa menahan rasa kesalnya karena hidup Allena perlahan hancur karena orang-orang terdekatnya.Tak berkaca sekali dia tentang dirinya sendiri yang menjadi alasan Allena hancur.
Tanpa sadar,marga juga menjadi salah satu penyebab kehancuran Allena karena sikap peduli nya marga yang telah membuat Allena salah paham.
Marga juga termasuk ke dalam daftar sejarah panjang kehancuran seorang Allena Aidira di kemudian hari tanpa dia duga.
__ADS_1
Marga, melajukan mobilnya membelah jalanan ibu kota yang terkenal dengan tingkat kemacetan terparah.Beruntung dia mengemudi di malam hari, sehingga terbebas dari kemacetan.
Semakin kesini,semakin dia menambahkan kecepatan laju berkendaranya.Seakan menumpahkan rasa kecewanya.Tak seharusnya Allena menaruh rasa pada dirinya.
"Allena, jangan kau terus menyakiti hati mu sendiri dengan harapan yang tak akan sesuai dengan ekspektasi mu".Gumam marga.
Dia tak habis pikir dengan jalan pemikiran dari gadis kecilnya rey.Yang lebih kecewanya lagi adalah pada rey,pada sahabatnya yang selalu memutuskan sebuah masalah tanpa di sertai dengan pertimbangan.
Dia boleh pintar terhadap urusan bisnis.Tapi,dia selalu melupakan janjinya.Janji yang dia buat sendiri untuk di ingkari.
Marga akhirnya sudah sampai di apartemennya,tak banyak waktu dia untuk memarkirkan mobil nya di tempat parkir.Tak membutuhkan waktu lama pula bagi marga untuk sampai ke dalam apartemen nya.
Merebahkan diri diatas kasur king size nya,sudah cukup harinya dia habiskan dengan terus memikirkan Allena.Gadis kecil penuh luka,gadis yang merupakan broken Angel dari seorang Reynaldi Kenzo Pratama.
Gadis kecil yang penuh luka.Korban dari keegoisan orang tuanya dan korban dari orang-orang dewasa.Dialah Allena Aidira.Gadis manis penuh dengan luka.
__ADS_1