Broken Angel

Broken Angel
Part 112


__ADS_3

"Masih belum terlambat Bu".Begitu kata Melinda, asistennya yang menjadi tangan kanan nya.


Dialah satu-satunya orang yang mengetahui kehidupan pribadinya.Menjadi satu-satunya orang tempat dia berkeluh kesah dan yang paling tau sesibuk apa seorang Axel Maureen hingga melupakan anaknya,darah dagingnya sendiri.


Kesibukannya dalam membangun bisnis ternyata membuat seorang Axel begitu tak memperhatikan kehidupan anak nya.Dia bahkan dengan tega membandingkan kehidupan anaknya dengan kehidupan anak tetangga nya, tanpa memikirkan perasaan allena.


Yah,lagi keegoisan nya mengantarkan Allena menjadi pribadi yang nakal dan tak terkendali.Lupa jika dirinya sendiri lah yang menyebabkan anak nya menjadi seperti itu.


Allena,buah hatinya,buah cintanya dengan Allan McQuarrie.Dulu Allena adalah anak yang di inginkan dan di harapkan kehadirannya untuk melengkapi keluarga kecilnya.Selama sembilan bulan dia jaga dan rawat Allena yang masih berada dalam kandungan,berada dalam pengawasan nya.Tapi, sekarang Allena bak tissu bekas yang sudah tak terpakai.Di buang begitu saja bagai sampah,Allena di matanya sudah tak lagi berharga dalam kehidupannya.


Dia pikir dengan punya anak rumah tangga nya akan baik-baik saja, nyatanya badai besar telah menerjang rumah tangga yang baru di binanya.


Cukup lama Melinda memeluk Axel.Axel pun sepertinya enggan untuk melepaskan pelukannya,ada rasa penyesalan bercampur rasa sedih dalam diri Axel terhadap kelangsungan hidup putrinya yang dia bahkan tidak mengetahuinya.

__ADS_1


"Bu".Panggil Melinda,melepas pelukan."Ada hal yang ingin aku tunjukkan pada ibu". Katanya,sembari mengeluarkan iPhone nya yang ada di dalam genggamannya.


"Ibu harus tau, keadaan dan kehidupan putri ibu sendiri". Nasehat Melinda sebelum dia menunjukkan video tentang Allena.


Yah,Allena yang cantik bak bidadari dengan wajah blasteran dan rambut coklat tengah mengamen di jalanan tentu tak sedikit banyak orang yang tau.Sebab paras cantiknya telah menyita perhatian.


Allena yang berusaha mencari sepersen dua persen uang untuk sesuap nasi nya kini menjadi trending topik di jagat Maya karena ada yang menggugah ke aplikasi bergambar tangga lagu.


"Apa yang ingin kau tunjukkan pada ku?".Tanya Axel,tak sabaran.


"Ibu Axel Maureen".


Yah,niat hati ingin menunjukkan video tentang Allena pada Axel harus terhenti karena suara panggilan dari seorang pria yang tak lain dan tak bukan adalah investor yang di tunggu-tunggu oleh mereka.

__ADS_1


"CK, menganggu saja".Gumam Melinda,begitu pria itu tengah berjalan mendekat kearah mereka.


Melinda harus bersabar diri,dari rasa kecewanya karena bos nya memang terkenal sibuk dan tak punya waktu untuk sekedar berbasa-basi.Lima menit saja adalah waktu yang berharga untuk dia habiskan hanya untuk bergosip ria.


"Seandainya tadi ibu Axel gak memeluk ku agak lama,pasti fakta itu sudah aku sampaikan".Gumam Melinda lagi.


Pria yang menjadi investor bagi perusahaan Axel Maureen tentu,tidak tau permasalahan yang tengah di hadapi oleh kliennya,tidak pula mendengar ucapan Melinda yang kecewa atas kedatangannya karena fokusnya pada Axel bukan pada Melinda.


"Bisa kita memulai meeting kita?".Tanya pria itu pada Axel.


Axel, mengangguk kepala."Bisa". Jawabnya dengan meninggalkan Melinda yang terlihat kecewa.


"Ibu macam apa yang hanya mementingkan urusan bisnis ketimbang anaknya sendiri?".Keluh Melinda,tapi dia tetap mengikuti langkah kaki Axel.

__ADS_1


Lagi-lagi rasa sesal dan sedih Axel terhadap anaknya telah tergantikan oleh kesibukannya mengurus bisnisnya.Mencurahkan isi hati dan pikirannya hanya untuk pekerjaan nya, lupa.Lupa akan anaknya yang sekarang menjadi trending topik karena dia mengamen di jalanan demi sesuap nasi.


Allena Aidira,putri semata wayangnya harus berjuang melawan kerasnya dunia dengan seorang diri tanpa seorang pun yang peduli terhadap keberlangsungan hidupnya.Mencoba bertahan dalam gelombang ombak yang karam di lautan bersama dengan luka hati dan kesehatan mentalnya yang terganggu akibat keegoisan orang tuanya sendiri.


__ADS_2