Broken Angel

Broken Angel
Part 165


__ADS_3

Aida dan marga demi menolong dan menjaga amanah dari gadis dengan luka hati dan luka psikis,demi rasa welas asih dan perikemanusiaan,demi menyelamatkan masa depan sang gadis korban Broken home ini tanpa pikir panjang langsung menyusun rencana mereka.Bertemu dengan Axel Maureen dan Allan McQuarrie selaku orang tua allena.


Mengabaikan acara lamaran mereka yang akan di gelar pada esok lusa, bahkan menundanya sampai batas waktu tak di tentukan, kedua sejoli ini telah bersepakat untuk menolong masa depan dari gadis korban Broken home dengan segala intrik drama di bawah rasa kecewa di kedua keluarga mereka.


Yah, keputusan aida dan marga memang membuat kecewa kedua keluarga.Tapi, mereka sadar betul anak-anak mereka memiliki welas asih dan hati yang lapang.Tanpa ragu,menolong orang lain.


Berbekal serangkaian rencana,cerita Allena dari A sampai Z,dari masa lalunya,masa kini dan juga masa depan serta sebuah pesan.Aida dan marga,siap menyambut esok lusa bertemu dengan Axel Maureen,selaku ibu kandung allena.Tanpa melibatkan Rey, tanpa Allena ikut serta di dalam rencananya.


.....


Kesiapan sudah matang,kala pahat menyingsing.Sinar mentari masih malu-malu untuk menampakkan dirinya,menyinari bumi dari kegelapan,sinar bintang gemintang dan bulan telah terganti dengan sang Surya.Semalam mereka tidak bisa tidur dengan nyenyak,ada banyak serangkaian rencana dan strategi yang harus mereka bahas.belum lagi mengenai acara lamaran mereka dengan segala drama dan perdebatan kecil.

__ADS_1


Hari ini,aida dan marga tengah menyambut pagi dengan sebuah harapan dan pesan dari si gadis penuh luka,dari si gadis yang tak merasakan kasih sayang dan menerima sebuah pengabaian dari orang tuanya.


"Da,ini pasti tidak akan mudah mengingat Axel adalah seorang wanita yang berpengaruh.Sulit,untuk kita bertemu".Marga, mengingat kekasihnya tentang Axel.


Aida,yang sedari tadi duduk manis sembari memeriksa layar MacBook nya sesekali memperhatikan gedung pencakar langit.Menganguk,setuju dengan pendapat marga.


"Aku tau,tapi kamu gak usah khawatir.Aku tau caranya".Sahut aida, tanpa menoleh.


Yah,dari cerita Allena tentang mamanya.Axel Maureen,dia teringat akan pasien yang 5 tahun telah menggunakan jasanya karena sang pasien mengalami lebam di wajah dan memar di sekujur tubuhnya.Belakangan dia ketahui pasiennya adalah korban dari kekerasan dalam rumah tangga.


"Kamu yakin?".Marga, terlihat ragu,mengingat Axel adalah wanita tersibuk.

__ADS_1


Aida, bukannya menjawab pertanyaan marga.Dia dengan santainya turun dari mobil mewah marga.Melengak-lengok,masuk ke dalam bangunan yang seluruh bangunan nya terbuat dari kaca.


"Aida".Teriak marga,memanggil sang kekasih.


"Setiap langkah harus di barengi dengan keyakinan, singkirkan rasa ragu mu sebab itu yang akan menyebab kamu kalah sebelum berperang".Teriak aida, tanpa berhenti.


Deg


Kata-kata aida, seakan menampar keras pipi nya, menjatuhkan mentalnya seakan dia adalah lelaki pengecut.Koar-koar ingin menolong masa depan orang lain,tapi ragu dengan setiap langkah yang dia ambil.Takut,jelas masih ada dalam diri marga.Justru bersama aida,dia mampu melangkah di setiap rintangan dan cobaan hidup.


Aida,wanita pemberani,tangguh dan hebat dalam membela kebenaran itulah yang membuat marga tetap mempertahankan aida, kekasihnya yang sudah lama terpisah dengan nya karena mengemban tugas atas dasar kemanusiaan.

__ADS_1


Tak ingin,aida berjuang sendirian.Marga, akhirnya keluar dari zona nyaman.Menemani sang kekasih untuk menegakkan keadilan dan kedamaian, berharap dari usaha mereka.Masa depan seseorang akan terselamatkan.


Allena Aidira, hidupnya nya telah di patahkan oleh perceraian orang tuanya.Dia hanya menginginkan waktu luang dari orang tuanya dan kebahagiaan yang sejati nya dia dapatkan dari istana mewah bernama keluarga.


__ADS_2