Broken Angel

Broken Angel
Episode 178 [SEASON 2]


__ADS_3

...HAY, WELCOME TO MY STORY..!!!...


..."BROKEN ANGEL"...


...~~~...


...•...


#BROKEN ANGEL S2 EPS. 78


...•...


...|||...


...happy reading....🎉🎉🎉...


...✨✨✨...


Pagi ini Dimas & Wilona masih sama sama tertidur pulas, mereka sangat letih akibat permainan memuaskan yang mereka lakukan malam tadi.


Apalagi Wilona yang harus dipaksa terus bermain oleh Dimas walau dirinya sudah tak kuat lagi, sampai akhirnya Wilona pun pingsan semalam karena kelelahan.


Dimas terbangun membuka matanya, ia melihat ke samping dan gadis itu masih tertidur pulas dengan kondisi tubuh yang terbuka tanpa ditutupi sehelai benangpun.


Dimas tersenyum puas karena bisa menaklukkan wanita itu lagi, ia mengelus wajah Wilona serta menariknya ke dekat tubuhnya.


"Kamu cantik sekali sayang, tapi aku sama sekali tidak menaruh cinta padamu! Karena cintaku hanya untuk Sahira seorang, aku hanya menyukai lekuk tubuhmu sayang...." ucap Dimas membelai lembut wajah sampai bibir gadis itu dan kemudian mengecupnya.


Karena merasa kembali bergairah, ia pun melumatt bibir gadis itu dengan rakus kemudian tangannya juga dipakai untuk meremass dua gunung kembar Wilona.


Wilona mulai sadar dan membuka matanya saat merasakan sentuhan sensitif di bagian tubuhnya, ia terkejut karena Dimas sudah bermain lagi di atas tubuhnya dengan ganas.


"Mmpphhh, mmpphhh..." lenguh Wilona sambil memukul-mukul dada bidang Dimas berharap pria itu menghentikan aksinya.


Namun, Dimas malah semakin melancarkan aksinya dengan mencumbui leher jenjang Wilona dan memutar-mutar choco chips milik Wilona dengan sangat lihai.


Tangan satunya juga berusaha menelusup masuk ke dalam goa milik Wilona, membuat gadis itu melenguh panjang dan kesulitan mengendalikan dirinya sendiri.

__ADS_1


Ya permainan mereka pun berlanjut terus sampai kedua miliknya menyatu sempurna dan akhirnya keduanya sama sama mencapai puncaknya.


Dimas merasa sangat puas lalu ambruk di samping tubuh Wilona, sementara gadis itu menangis menahan sakit di area goa nya.


"Kita mandi bareng yuk!" ucap Dimas berbisik di telinga Wilona dengan nada menggoda.


Wilona hanya diam masih mengatur nafasnya, ia menoleh ke arah Dimas dengan mata berkaca-kaca.


"Aku harus ke rumah sakit, tolong jangan begini lagi sekarang! Emang kamu belum puas juga udah main dari semalam dan barusan main lagi?" ucap Wilona.


"Kan aku cuma ajak mandi bareng sayang, gak ngajak kamu main lagi! Tenang aja aku udah puas kok, lagian kalo kita mandi bareng kan lebih cepat daripada harus sendiri-sendiri!" ucap Dimas.


Akhirnya Wilona menurut dan mereka pun pergi ke kamar mandi bersama, Dimas menggendong tubuh Wilona karena gadis itu masih merasakan nyeri di area miliknya.


Sesampainya di kamar mandi, mereka pun langsung berdiri di bawah air shower bersama menikmati kucuran air yang turun membasahi tubuh mereka berdua.


Suasana yang mendukung membuat gairah Dimas muncul kembali, ia mendorong tubuh Wilona ke tembok kemudian melumatt bibir gadis itu dengan ganas sambil menahan kedua tangannya agar tak berontak.


...•••...


Tetapi, langkahnya terhenti saat seorang pria yang tengah duduk di depan pintu masuk sekolah berdiri mencegahnya.


"Selamat pagi, Kania!" ucapnya sambil tersenyum menatap wajah Kania.


"Ya pagi, kenapa sih Al?" tanya Kania tak mengerti mengapa lelaki bernama Aldi itu mencegahnya untuk masuk.


"Kita masuknya bareng aja biar kayak pasangan romantis yang lainnya, lu mau kan?" ujar Aldi nyengir.


Sontak Kania membulatkan matanya terkejut, ia tak mengerti mengapa Aldi jadi seperti ini kepadanya padahal dulu mereka sering sekali ejek-ejekan.


"Eee ya terserah lu aja deh..." ujar Kania kemudian berjalan melewati Aldi begitu saja.


Aldi pun kegirangan mendapat persetujuan dari Kania, ia mengejar gadis itu dan jalan di sebelahnya sambil terus tersenyum merapihkan rambutnya.


"Makin hari lu itu makin cantik aja deh, lihat aja tuh banyak cowok pada ngeliatin lu terus sampe gak bisa kedip!" ujar Aldi.


"Ish itu bukan karena gue cantik, tapi karena gue jalan berdua sama lu!" ucap Kania jutek.

__ADS_1


Tiba-tiba saja langkah mereka terhenti saat melihat sekumpulan orang tengah berkerumun di tempat Mading berada, tentu mereka penasaran dan langsung menghampiri kerumunan orang itu.


Saking penasarannya Kania sampai tak sadar kalau tangannya digandeng oleh Aldi saat berjalan menuju tempat Mading.


"Eh eh eh, ada apaan sih rame amat?" ujar Aldi bertanya pada para murid disana.


Sontak murid-murid itu menoleh dan kemudian kaget saat melihat Aldi tengah menggandeng tangan Kania tanpa sadar.


"Wah wah jadi bener ya foto-foto yang ada disini, kalian berdua udah jadian?" ujar salah seorang murid disana.


"Hah? Foto apaan sih? Siapa yang jadian?" tanya Kania tak mengerti.


"Ya kalian berdua lah, itu buktinya kalian juga jalan gandengan...." ujar murid itu lagi.


Kania yang baru menyadari tangannya digandeng Aldi pun langsung melepaskannya dan memukul lengan pria itu.


"Ish lu ngapain sih gandeng gandeng gue! Kan jadi pada salah paham tuh!" ujar Kania.


"Ya maaf gue gak nyadar juga Kania," ucap Aldi.


"Udah gausah ngeles lagi, semuanya udah pada tau kok kalo kalian jadian! Kan ada buktinya di foto ini, kalian berdua lagi makan berdua di festival cinta semalam..." ucap murid itu.


Sontak Kania & Aldi mendekati Mading tersebut untuk melihat lebih jelas foto apa yang dimaksud oleh mereka.


Kania langsung menganga saat melihat foto dirinya tengah suap-suapan dengan Aldi semalam, ya ia pun menggelengkan kepalanya kemudian mencopot foto itu dari Mading.


"Eh eh, jangan Kania! Nanti lu bisa dituntut sama anak-anak Mading loh! Itu kan karya mereka jadi jangan dirusak!" ujar salah seorang siswa memperingati Kania.


"Ish bodoamat, suruh siapa mereka macem-macem sama gue pake segala majang foto gue disini!" ujar Kania tak memperdulikan peringatan itu kemudian langsung mencabut fotonya dari Mading tersebut dan merobek-robeknya jadi potongan kecil.


Aldi hanya terdiam melihat itu, ia merasa tidak enak pada Kania karena perbuatannya semalam telah membuat gadis itu malu di hadapan banyak murid.


"Kania kelihatannya malu banget ketahuan kalo lagi makan berdua sama gue, berarti dia emang gak beneran tulus mau nemenin gue semalam!" gumam Aldi merasa bersedih.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

__ADS_1


__ADS_2