
...HAY, WELCOME TO MY STORY..!!!...
..."BROKEN ANGEL"...
...~~~...
...•...
#BROKEN ANGEL S2 EPS. 128
...•...
Aldi baru sampai di sekolah, ia melihat Kania juga baru datang dan turun dari mobilnya. Senyum sumringah terpampang di wajahnya, ia berniat menghampiri gadis itu dan mengajaknya masuk ke sekolah bersama-sama. Ya Aldi memang belum tahu rasa cintanya ini sebenarnya ditujukan untuk siapa, setiap kali melihat Kania hatinya terasa senang dan seperti ada yang berbeda begitupun ketika ia bertatapan langsung dengan Kia sebelumnya.
Aldi turun dari motornya melepas helm lalu merapihkan rambutnya yang berantakan, ia berjalan ke dekat Kania dengan senyum manis di wajahnya. Namun, tiba-tiba sebuah tangan menahannya membuat Aldi tertarik lalu berhenti disana. Sepasang netra coklat menatapnya dengan senyum tersimpul di wajah cantik gadis itu, ya dialah Kia wanita yang sampai saat ini masih menyimpan rasa pada Aldi.
"Kia?" ujar Aldi.
Aldi pun terpaksa mengurungkan niatnya menemui Kania, ia kini bersama Kia yang tadi menariknya.
"Hehehe, kamu mau kemana sih? Kenapa gak masuk lewat sana aja?" tanya Kia sembari menunjuk ke arah jalan belakang sekolah dekat tempat parkir.
"Eee gue lebih suka lewat depan, soalnya rame jadi gak perlu khawatir ketemu setan! Kalo lewat sana kan sepi banget, nanti yang ada kejadian kemarin terulang lagi!" jawab Aldi.
"Ohh iya sih, tapi kan gak sepi kalo jalannya berdua sama gue! Lu mau kan jalan ke dalam bareng gue?" ucap Kia menatap wajah Aldi penuh harap, pria itu hanya tersenyum lalu mendekat ke arahnya.
"Sure, why not?" ucap Aldi singkat tapi berbekas di hati Kia.
Kia hanya tersenyum lebar lalu menautkan jari-jarinya pada jari Aldi, pria itu membalas senyuman Kia sambil membelai rambut wanita tersebut membuat suasana hati Kia makin berbunga-bunga mendapat perlakuan manis Aldi.
Setelahnya, mereka pun jalan berdua melalui lorong belakang sekolah yang sepi dan lumayan angker serta gelap karena banyak pepohonan disana. Namun, itu tak berarti bagi seorang Kia yang tengah dimabuk asmara karena Aldi mau berjalan bersamanya walau hanya sekedar masuk ke sekolah.
"Aldi, nanti pulang sekolah kamu ada kegiatan gak?" tanya Kia menatap wajah pria di sampingnya dengan kepala sedikit mendongak karena Aldi memang lebih tinggi dibanding ia.
"Umm, gak ada deh kayaknya! Emang kenapa?" ucap Aldi balik bertanya pada Kia.
"Kalo aku ajakin kamu ke bioskop buat nonton Spiderman, mau gak?" ucap Kia sambil tersenyum mengedipkan matanya menatap Aldi.
Aldi terdiam sejenak menghentikan langkahnya, ia menelan saliva kasar sembari mengelus bawah hidungnya memikirkan jawaban yang tepat untuk ajakan Kia barusan. Ia tidak ingin sebenarnya menerima ajakan Kia karena takut gadis itu nanti malah menyangka kalau ia mulai membuka hati, tapi untuk menolaknya sungguh sulit karena wajah Kia benar-benar mengharapkan Aldi menerima ajakannya.
__ADS_1
"Ya kalau kamu gak mau atau gak bisa sih gapapa, aku juga gak maksa kok, Al!" ucap Kia tersenyum.
Ucapan Kia itu memang sedikit melegakan bagi Aldi, namun tetap saja ia saat ini sulit untuk mengatakan tidak pada gadis di sampingnya karena banyak sekali kebaikan yang sudah dilakukan Kia untuknya.
"Aku mau kok, kata siapa aku gak mau? Lagian kebetulan juga aku belum nonton film itu, jadi kita nonton nanti ya pulang sekolah?" ucap Aldi tersenyum tipis menatap mata Kia.
"Serius? Makasih ya!" ucap Kia sangat gembira mendengar jawaban Aldi. Rasanya saat ini ia ingin sekali memeluk lelaki di sampingnya, namun ia masih ragu karena takut Aldi menolaknya.
"Gak perlu makasih, kan kita bayar sendiri-sendiri tiketnya!" ucap Aldi menahan tawa sembari lanjut berjalan menghadap ke depan.
Kia sebenarnya tak masalah dengan perkataan Aldi, karena ialah yang mengajak pria tersebut nonton film. Namun, entah mengapa tiba-tiba ia merasa jengah dengan ucapan Aldi apalagi pria itu seperti hendak tertawa dan meninggalkannya begitu saja disana sambil melepas genggamannya.
...•••...
Dugg...
Kania tak sengaja menabrak tubuh seseorang saat ia hendak keluar dari kamar mandi, akibatnya handphone serta lip tint miliknya terjatuh ke lantai cukup keras begitupun dengannya yang tersungkur karena bertubrukan dengan seorang lelaki.
"Awhh.." rintih Kania memegangi pinggangnya yang terbentur ujung lantai.
Sontak pria tersebut langsung panik lalu berjongkok di hadapan gadis itu, ya ia merasa bersalah karena sudah membuat Kania terjatuh disana dan barang-barang miliknya juga ikut berserakan.
"Kamu, gapapa?" tanya pria itu menatap wajah Kania yang tampak menahan sakit di pinggangnya.
"Saka?" ujarnya kaget.
"Loh, Kania? Sorry banget ya, gue tadi gak lihat ada lu keluar dari kamar mandi! Sini sini biar gue bantu berdiri ya!" ucap Saka cemas lalu mengulurkan tangan ke arah Kania hendak membantunya.
"Eh gausah, gue bangun sendiri aja!" ucap Kania menolak lalu berusaha bangkit sendiri dengan menjadikan telapak tangannya sebagai tumpuan.
Saka pun mengiyakan saja, ia mengambil ponsel serta lip tint milik Kania yang tergeletak di lantai.
"Awhh!" pekik Kania kesakitan karena pinggangnya mungkin mengalami cedera akibat benturan keras tadi saat bertabrakan dengan Saka.
Sontak Saka yang cemas langsung mendekati Kania dan memegang tubuh wanita itu, ia membantu Kania berdiri dan kali ini Kania setuju.
"Aduh gue jadi gak enak kan, gara-gara gue lu sampe kayak gini! Yaudah sekarang kita ke UKS ya?" ucap Saka berusaha membantu Kania berdiri dengan merangkulnya, akan tetapi gadis itu tetap merasa sakit sehingga Saka memutuskan untuk menggendong tubuh Kania.
Happ..
__ADS_1
Dengan cepat Saka menggendong Kania ala bridal style, membuat gadis itu terkejut bukan main lalu menatap wajah Saka dengan mata terbuka.
"Lu kok gendong gue?" tanya Kania dengan wajah memerah.
"Daripada lu kesakitan terus, mending gue gendong aja sampe UKS! Udah tenang aja gak bakal jatuh kok!" ucap Saka.
Saka pun melangkahkan kakinya ke depan menuju UKS sembari menggendong Kania, banyak pasang mata yang menyaksikan momen itu dan mereka mulai menerka-nerka kalau Kania kini jadian dengan Saka setelah putus dari Aldi.
"Eh eh, lihat tuh si Kania digendong Saka!"
"Wah iya, bakal heboh sih ini!"
"Mau-mau aja ya si Kania, padahal udah ada Aldi!"
"Udah putus kali, wajar cewek cakep mah gitu!"
Ya berbagai cibiran dapat didengar oleh telinga Kania, namun ia berusaha sabar dan tak mau terpengaruh dengan perkataan mereka.
Tak disangka-sangka oleh Saka sebelumnya, ia malah berpapasan dengan Grey serta Zefora saat tengah menggendong Kania di lorong sekolah.
"Grey?" ucap Saka terkejut.
Wanita itu hanya diam menatap Saka sekilas, kemudian ia menarik tangan Zefora mengajaknya pergi dari sana dengan raut wajah kesal.
Saka pun merasa bersalah dan terus memandangi kepergian wanitanya, ingin sekali ia mengejar Grey untuk menjelaskan semuanya. Namun, tak mungkin ia meninggalkan Kania begitu saja disana karena ia juga harus tanggung jawab pada wanita itu.
"Saka, udah lu mending kejar si Grey deh! Gue gak mau ya dituduh jadi perusak hubungan orang!" ucap Kania.
"Gak, Grey biar gue urus nanti! Sekarang gue harus bawa lu ke UKS sebagai bentuk tanggung jawab gue karena udah bikin lu kayak gini, yuk!" ucap Saka tegas lalu lanjut berjalan menuju UKS.
Ya Saka memang sakit hati melihat kekasihnya kecewa padanya tadi, apalagi ia takut kalau hubungannya dengan Grey akan kandas hanya karena masalah sepele. Namun, baginya bertanggung jawab adalah hal yang lebih penting.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
...|||...
...HAPPY NEW YEAR GUYS🥳...
__ADS_1
...WELCOME 2022...
...🎉🎉🎉...