Broken Angel

Broken Angel
Episode 175 [SEASON 2]


__ADS_3

...HAY, WELCOME TO MY STORY..!!!...


..."BROKEN ANGEL"...


...~~~...


...•...


#BROKEN ANGEL S2 EPS. 75


...•...


...|||...


...happy reading....🎉🎉🎉...


...✨✨✨...


Di malam yang sama, Dimas juga kembali ke rumah Sahira berharap agar gadis itu mau menerima dirinya kembali dan juga melanjutkan hubungan mereka yang memang sudah cukup lama terjalin.


Namun, disaat Dimas sampai di dekat rumah Sahira... ia terkejut saat melihat Sahira tengah bersama seorang pria di depan pagar rumahnya.


Bahkan Sahira terlihat sangat gembira berada di samping lelaki itu, Dimas pun merasa geram ditambah lagi pria itu juga mengecup pipi Sahira di depan matanya.


"Siapa dia?" gumam Dimas mengepalkan tangannya yang masih berada di setir mobilnya.


Tak lama kemudian, Sahira naik ke jok motor pria itu lalu mereka berdua pun pergi dari sana.


Dimas yang penasaran pun mengikuti kemana kekasihnya dengan pria itu pergi, akan tetapi ponselnya berdering sebelum ia sempat menginjak pedal gas.


"Wilona? Baru gue tinggal sebentar aja udah kangen nih cewek, sampe nelpon segala!" gumam Dimas senyum-senyum sendiri saat melihat Wilona yang menelponnya.


Dimas pun tanpa basa-basi langsung mengangkat telepon dari Wilona itu, ia jadi melupakan tujuan awalanya yang ingin mengikuti Sahira serta pria tadi.


📞"Halo sayang, ada apa nih telpon aku? Pasti kangen ya, aduh sayang kamu baru ditinggal sebentar sama aku udah kangen aja..." ujar Dimas kepedean.


📞"Eee bukan gitu Dimas, ini mamaku kondisinya makin parah dan dokter nyaranin untuk melakukan operasi malam ini juga supaya mama bisa selamat! Tapi dokter kasih tau rincian biayanya dan itu mahal banget, aku gak punya uang sebanyak itu buat bayar!" ucap Wilona terlihat tegang dan cemas.


📞"Ohh, kamu tenang aja urusan uang biar aku yang urus ya cantik! Sekarang aku balik ke rumah sakit, tapi ingat ya kamu bayarnya nanti pake tubuh kamu lagi!" ucap Dimas.

__ADS_1


📞"Iya Dimas iya, aku ingat kok semuanya! Tolong kamu cepat balik kesini ya, karena operasi cuma bisa dilakukan kalau biayanya sudah dilunasi!" ucap Wilona.


📞"Iya aku langsung otw sekarang, gausah panik gitu sayang aku ngebut kok! Bye cantik, mmuuaachh...." ucap Dimas.


Telepon pun langsung dimatikan oleh Dimas, ia memutar balik mobilnya menuju rumah sakit tempat ibu Wilona dirawat.


"Kali ini kamu bisa bebas Sahira, tapi besok aku gak akan biarin kamu enak-enakan jalan sama cowok lain padahal kamu udah punya aku!" gumam Dimas masih geram membayangkan kejadian yang ia lihat tadi.


Namun, kemarahan Dimas reda karena sebentar lagi ia bisa kembali merasakan kenikmatan tubuh Wilona.


...•••...


Sementara itu, Aldi & Kania sampai di tempat mereka akan menikmati malam berdua.


Kania langsung syok saat mengetahui tempat Aldi membawanya, ya tempat ini adalah tempat yang sama dengan yang akan didatangi oleh teman-temannya.


"Al, lu kok bawa gue kesini sih?" tanya Kania tampak panik.


"Loh kenapa? Semua orang banyak yang datang kesini kok, karena festival cinta ini cuma diadakan satu minggu Kania! Makanya gue ajak lu kesini supaya kita bisa sama sama lihat festivalnya...." jelas Aldi.


"Aduh Aldi, tapi temen-temen gue juga pada mau kesini! Gue gak bisa dateng kesini juga dong apalagi sama lu, soalnya tadi gue kasih alasan ke mereka kalau gue mau pergi ke luar kota sama bokap gue! Kalo mereka lihat gue disini, bisa abis gue dicengin sama mereka!" ujar Kania sangat panik.


"Hahaha, tenang aja si kita gak bakal ketemu sama temen-temen lu itu! Karena gue udah siapin tempat khusus buat kita saksikan festival ini sekalian dinner romantis cuma berdua aja...." ucap Aldi tersenyum mendekatkan wajahnya ke tubuh Kania.


"Ish jangan deket-deket ya lu! Pokoknya gue gak mau kita ngedate disini Al, ayolah cari tempat lainnya aja!" ujar Kania.


"Heh Kania, lu harus nurut sama kata-kata gua! Kalo gak mau yaudah nasib lu di sekolah bakalan terancam dan banyak murid yang benci sama lu...." ucap Aldi.


Kania pun tampak geram dan ingin meluapkan emosinya tapi tidak bisa, pada akhirnya pun ia mengalah dan mau mengikuti kemauan Aldi.


"Oke oke, gue mau turun! Tapi cukup malam ini aja lu ancam-mengancam gue ya, besok-besok gue udah gak mau lagi punya urusan sama lu!" ujar Kania bete.


"Nah gitu dong, yaudah yuk turun!" ucap Aldi kemudian membuka pintu mobilnya.


Mereka berdua pun turun dari mobil, Kania langsung berjalan menghampiri Aldi sedangkan pria itu melepas kacamata hitamnya.


"Kita masuk!" ucap Aldi singkat.


Kania mengangguk lalu berjalan duluan meninggalkan Aldi, sontak Aldi langsung menarik tangan Kania dan membawanya ke dekapan tubuhnya.

__ADS_1


"Jangan jalan duluan! Kita kan kesini berdua ya masuknya juga barengan lah!" ujar Aldi menatap mata Kania dari jarak dekat.


"Ish yaudah gausah pake modus peluk-peluk gue segala!" ujar Kania memberi pukulan ke arah dada Aldi.


Aldi hanya tersenyum kemudian menggandeng tangan Kania, mereka pun masuk ke festival itu berdua dan langsung menuju tempat spesial yang telah disiapkan oleh Aldi.




Disisi lain, Lucas & Sahira juga telah sampai di tempat yang sama dengan Kania & Aldi tadi ya tentu saja karena mereka juga mau berpacaran di festival cinta itu.


Terlihat Sahira sangat senang melihat dekorasi bagian depan tempat itu, baginya tempat itu sangat indah dan menarik sekali.


"Sayang, kita langsung masuk aja yuk! Takut gak kebagian tiket buat nonton festivalnya!" ucap Lucas menatap pacarnya.


"Iya," jawab Sahira singkat karena ia masih sibuk mengagumi keindahan tempat itu.


Mereka pun bergandengan tangan menuju loket pembelian tiket, terlihat antrian cukup panjang disana yang membuat Lucas hampir sesak nafas.


Tak lama kemudian, datanglah Diandra dan kawan-kawannya kesana... mereka bertemu dengan Sahira & Lucas yang sedang mengantri.


"Sahira...." sapa Diandra memanggil temannya lalu menghampiri Sahira disana.


"Eh Diandra, kalian kesini juga?" ujar Sahira.


"Iya dong hehe, cie yang semakin mesra sama pacar barunya..." ujar Diandra meledek Sahira & Lucas membuat sepasang kekasih itu malu-malu.


"Oh ya lu gausah ngantri beli tiket Sahira, kebetulan kita masih punya 2 sisa tiket kosong yang didapat dari papanya Diandra!" ujar Tasya.


"Iya tuh bener, ini dia tiketnya...." ucap Diandra mengeluarkan dua tiket festival itu dari dalam tasnya.


"Wah pas banget nih, jadi gue sama Sahira gak perlu ngantri panjang-panjang..." ujar Lucas senang begitupun dengan Sahira.


"Makasih ya Dra," ucap Sahira.


"Sama-sama, yuk kita masuk bareng!" ucap Diandra.


Mereka berenam pun masuk ke dalam bersama-sama, Sahira semakin kagum saat melihat dekorasi bagian dalam tempat itu.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2