Broken Angel

Broken Angel
Episode 235 [SEASON 2]


__ADS_3

...HAY, WELCOME TO MY STORY..!!!...


..."BROKEN ANGEL"...


...~~~...


...•...


#BROKEN ANGEL S2 EPS. 135


...•...


Lucas dan gengnya tengah konvoi di jalan kota seraya membawa bendera kebanggaan mereka, apalagi kalau bukan bendera wild blood yang tampak menakutkan dengan warna hitam disertai putih keabu-abuan pada tengahnya. Mereka melakukan ini semata-mata untuk menghibur Lucas sekaligus memperkenalkan wild blood pada masyarakat, hampir seluruh pengguna jalan lainnya langsung meminggirkan kendaraan mereka untuk memberi jalan pada geng wild blood.


Memang nama Lucas dan teman-temannya cukup terkenal luas di kota ini, bukan hanya karena keganasan mereka di jalan ataupun kericuhan serta keributan yang selalu buat. Tetapi juga karena geng wild blood saat ini lebih senang membantu orang yang membutuhkan salah satunya para pengemis di jalan, ya mereka jadi lebih suka menolong sejak Lucas jadian dengan Sahira beberapa waktu lalu.


Namun, kali ini Lucas lebih bersikap acuh pada banyak orang yang tengah duduk sembari mengacungkan mangkuk ke arahnya dan teman-temannya yang melintasi jalan. Hal itu mungkin terjadi karena Lucas sedang patah hati akibat ditinggal kekasihnya pergi entah kemana, sudah berhari-hari Lucas mencari Sahira tapi belum berhasil menemukannya hingga saat ini.


Mereka menghentikan lajunya begitu sampai di sebuah angkringan yang biasa mereka datangi untuk sekedar berkumpul dan mengobrol, walau tempat ini sudah bukan lagi daerah kekuasaan mereka karena telah keluar dari jalur kotanya. Terlihat ada rombongan geng motor yang sudah berada disana lebih dulu dibanding mereka, namun Lucas dan gengnya tak perduli dan tetap berhenti disana.


Rombongan geng motor disana langsung bangkit begitu melihat kedatang Lucas dan gengnya, mereka memandang tak suka pada kedatangan geng lain di tempat kumpul mereka. Namun, Lucas tak mau ambil pusing dan terus berjalan ke dekat kursi yang masih kosong diikuti teman-temannya dari belakang.


"Woi!" teriak salah seorang dari geng tersebut menatap tajam ke arah Lucas yang sudah terduduk di kursi kosong bersama gengnya.


Lucas pun menoleh merespon teriakan yang memang ditujukan untuknya, ia menanggapi itu dengan santai karena memang ia sedang malas ribut atau berkelahi dengan orang seperti mereka. Para anggota geng tersebut maju ke dekat Lucas menghampiri anak-anak wild blood dengan gaya mereka seperti hendak menghajar Lucas dkk, sepertinya mereka tidak tahu berhadapan dengan penguasa jalanan di ibukota.


Begitu sampai di tempat kumpulnya mereka langsung mengerumuni geng wild blood dengan tatapan menyala serta tangan-tangan yang sudah gatal dan siap untuk memukul Lucas dkk, Geri yang kesal hendak bangkit tapi dicegah oleh Lucas dengan alasan ia tak mau ada keributan disana.

__ADS_1


"Tahan!" cegah Lucas sembari mengulurkan tangannya ke hadapan Geri.


Geri pun duduk kembali masih dengan perasaan kesal, ia tak terima ada geng motor yang berani macam-macam dengan wild blood. Namun, ia tentu tak berani melawan Lucas yang menyuruhnya tetap diam dan tidak berbuat semena-mena.


"Heh, kalian ini anak geng motor mana ha? Ngapain kalian pada kesini, emangnya kalian gak tau kalau ini wilayah kita anak-anak sentra!" ujar salah seorang dari anggota geng tersebut yang namanya Gaga.


"Ah Ga, ketara banget dari style mereka! Pasti mereka ini anak ibukota yang mau macam-macam kesini, biasalah sok jago giliran disamperin mentalnya ciut!" ujar Dodi sembari tertawa.


Mereka semua menertawakan Lucas dan gengnya cukup puas, namun Lucas masih tetap santai serta meminta temannya juga begitu. Walau terlihat dari raut wajah Geri kalau ia sudah sangat emosi dengan mengepalkan tangannya, begitupun dengan Wisnu & Daffa yang seperti sudah siap memukul wajah Dodi.


"Heh, kenapa diem aja? Cepet jawab kalian mau apa datang kesini?!! Asal kalian tahu ya, kalau kalian mau nongkrong disini ya kalian harus lepas tuh jaket kalian yang jelek dan gak guna itu!" ujar Gaga.


"Iya tuh, disini kawasan anak-anak sentra dan kalian anak ibukota mendingan pergi deh dari sini atau kita bakal paksa buka jaket kalian terus kita bakar di depan mata kalian...!!" saut Dodi penuh kesombongan.


Geri sudah tidak bisa menahan diri lagi mendengar ejekan dari Gaga & Dodi, ia bangkit lalu menarik kerah jaket si Dodi yang mulutnya kayak cewek itu.


"Lu jaga omongan lu ya, jangan berani ngeremehin kita!!" teriak Geri penuh emosi.


"Lepasin!" perintah Lucas menatap mata Geri.


"Tapi, Kas-"


"Gua bilang lepasin!!!" teriak Lucas.


Akhirnya Geri melepaskan cengkeramannya dari kerah jaket Dodi sesuai perintah Lucas, seketika Dodi langsung mundur menjauh dari Geri karena takut.


"Kalian semua mau apa sih? Ini kan tempat umum, kita cuma mau minum-minum sambil ngobrol aja! Gak ada larangan tertulis kan kalau anak ibukota gak boleh ngumpul disini??" ujar Alan.

__ADS_1


"Hahaha, dasar anak ibukota! Kalian itu gak pantas ada di tempat ini, karena disini khusus orang-orang yang punya mental bukan kayak kalian!" ujar Gaga.


"Jangan asal ngomong lu!!!" teriak Geri begitu emosi, namun segera ditahan oleh Wildan dengan mengusap dada Geri.


"Sabar, Ger!" ucap Wildan.


"Hahaha, kenapa lu ha? Sini kalo berani maju! Jangan beraninya cuma gertak gitu doang, emang dasar anak ibukota cengeng!!" ledek Dodi bersembunyi dibalik Gaga sambil tertawa.


"Heh, lu sini maju kalo berani!" ujar Geri hendak menghampiri Dodi, tapi terus ditahan Wildan.


Akhirnya Lucas terpaksa turun tangan walau ia sangat malas meladeni mereka, ya bagi seorang Lucas tentu geng ecek-ecek seperti mereka sangat mudah untuk ditaklukkan walau hanya seorang diri.


"Kenapa lu gak suka sama anak ibukota? Apa salahnya kalo anak ibukota main-main kesini? Toh ini juga tempat umum, bukan tempat milik kalian! Jadi kalian gak berhak usir atau larang kita nongkrong disini, mending kalian balik sana ke tempat kalian sebelum gue emosi!" ucap Lucas.


Gaga memasang wajah meremehkan, ia maju mendekati Lucas lalu menarik kerah jaketnya seraya melotot ke arah pria itu.


"Gua larang lu disini, itu karena kalian cuma sampah negara yang gak pantas ada disini! Cepat kalian pergi atau gua bakal habisin lu!!!" teriak Gaga tepat di depan wajah Lucas.


Tampak Lucas menyunggingkan senyum tipis dengan tatapan mata penuh arti, tanpa basa-basi tangannya langsung meraih tangan Gaga lalu memutarnya ke belakang hingga pria itu berteriak kesakitan.


"Aaaa..." rintih Gaga.


Teman-temannya pun bergerak maju, namun Lucas mengangkat telapak tangannya ke hadapan mereka.


"Stop! Kalian maju sedikit aja, gue bakal patahin tangan orang ini!" ancam Lucas.


Sontak mereka terdiam dan saling melirik satu sama lain karena kebingungan, sementara Lucas mengencangkan pelintiran tangannya hingga Gaga meraung-raung kesakitan.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2