Broken Angel

Broken Angel
Episode 223 [SEASON 2]


__ADS_3

...HAY, WELCOME TO MY STORY..!!!...


..."BROKEN ANGEL"...


...~~~...


...•...


#BROKEN ANGEL S2 EPS. 123


...•...



...Lucas mati?...


...🥺🥺🥺...


...|||...


Sebuah senjata panjang berbentuk seperti trisula berwarna emas muncul di tangannya disertai petir yang menggelegar, Dimas tertawa lalu bersiap mengarahkan senjata itu kepada Lucas.


"Berhenti....!!!"


Suara teriakan itu membuat Dimas menghentikan gerakannya di tengah-tengah, ya trisula emas itu belum sempat menyentuh tubuh Lucas karena mandek di tengah jalan. Dimas menoleh geram mencari siapa pemilik suara itu, matanya mengarah pada sosok bidadari yang sayapnya terkatup tengah berjalan mendekatinya. Ya siapa lagi kalau bukan Sahira alias kekasihnya, sontak Dimas mengurungkan niatnya untuk menghabisi Lucas dan menyimpan kembali trisula itu di tubuhnya.


Dimas tersenyum tipis memandang Sahira, sementara Lucas masih tergeletak kesakitan disana memandang heran ke arah Sahira. Ya Lucas terheran-heran melihat wujud Sahira yang seperti bidadari itu, mulutnya menganga tak menyangka Sahira ternyata seorang bidadari cantik.


"Tolong, hentikan ini semua! A-aku mohon...." ucap Sahira menahan sakit di tubuhnya.


Dimas yang mendengar itu bukannya merasa kasihan malah semakin puas karena berhasil membuat Sahira terluka, ia tersenyum kemudian berjalan menghampiri gadis itu dengan cepat.


"Aku akan berhenti, asalkan kamu mau ikut bersamaku dan kembali menjadi pasangan sehidup semati ku! Ingatlah janjimu dahulu Sahira, kamu mengatakan kalau kamu akan terus bersamaku walaupun kamu tidak lagi tinggal di bumi! Tapi, kenapa kamu malah berkhianat dariku dan menjalin hubungan terlarang dengan manusia lemah itu?" ucap Dimas menunjuk ke arah Lucas.


"Aku tahu dan aku juga ingat kata-kata ku itu, maka dari itu sekarang aku datang kesini untuk meminta kamu menghentikan semuanya! Tolong kembalikan semua manusia disini seperti semula, jangan sakiti mereka lagi! Aku janji akan kembali bersama kamu, kita bisa hidup berdua lagi..." ucap Sahira.


"Kamu yakin dengan perkataan mu itu?" tanya Dimas dengan tatapan penuh curiga.


"Iya, aku akan selalu disisi kamu Dimas! Sekarang tolong bebasin mereka, kita tidak boleh menyakiti manusia di bumi Dimas!" ucap Sahira memohon pada Dimas sembari memegang lengan pria itu.

__ADS_1


Dimas menghela nafasnya mulai luluh pada ucapan Sahira, namun masih ada rasa curiga di dalam hatinya dan belum percaya 100 persen dengan apa yang dikatakan gadis di hadapannya itu. Dimas pun menggenggam dua tangan Sahira lalu menatapnya, pria itu menarik pinggul wanitanya hingga mereka kini tak berjarak sama sekali.


"Kalau kamu bersungguh-sungguh, aku perlu pengorbanan dari kamu Sahira!" ucap Dimas berdesis tepat di depan mulut gadisnya.


"Maksud kamu?" tanya Sahira tak mengerti.


"Ya, pengorbanan!" jawab Dimas kemudian meletakkan telapak tangannya di dada Sahira.


Sahira tak mengerti apa yang dilakukan pria itu, ia menatapnya heran dan kemudian secara tiba-tiba dadanya terasa sakit disertai sengatan hebat yang ia rasakan. Tentu saja Sahira bingung apa yang terjadi sebenarnya, ia kini mendadak semakin lemas.


"A-apa yang kamu lakuin?" tanya Sahira.


"Aku akan menyerap semua kekuatan yang kamu punya, jadi kamu bukan lagi bidadari melainkan hanya manusia biasa yang tak berguna! Oh ya, jangan khawatir karena aku tetap mempertahankan kecantikan wajah kamu!" jelas Dimas mengelus wajah Sahira dengan lembut.


Gadis itu langsung terkejut menatap tajam ke arah Dimas, tangannya hendak bergerak menghentikan tindakan laki-laki itu. Namun, ia gagal melakukannya karena Dimas sudah terlanjur menyerap seluruh kekuatan miliknya.


"Aaaaa..." rintih Sahira kesakitan.


Lucas yang melihat itu langsung tergerak hatinya untuk menolong sang kekasih, ia berusaha bangkit walau tubuhnya terasa sangat sakit. Pria itu berhasil berdiri lalu hendak menghampiri Sahira disana.


"Sahira! Berhenti!" teriak Lucas sembari berlari ke arah kekasihnya yang sedang dalam bahaya.


Dimas melepaskan tubuh kekasihnya begitu saja, Sahira yang sudah sangat lemas tak mampu lagi menahan tubuhnya untuk berdiri. Wanita itu pun terjatuh pingsan di aspal tepat di depan kaki Dimas, pria tersebut pun sangat puas dan berbahagia.


"Hahaha, dengan Sahira dan Wilona disisi ku pasti aku akan menjadi penguasa alam semesta yang ditakuti seluruh jenis makhluk di alam semesta ini!" ujar Dimas menyombongkan diri.


Dimas pun membawa tubuh Sahira serta Wilona yang tergelatak pingsan pergi dari sana, mereka bertiga menghilang membiarkan seluruh manusia disana kesakitan. Waktu kini telah berjalan kembali, para manusia yang sempat mematung akhirnya berhasil sadar dan terheran-heran.


Lucas juga berhasil menggerakkan kaki-kakinya kembali, namun ia sangat sedih karena kehilangan Sahira yang dibawa pergi Dimas. Pria itu menangis sesenggukan disana sambil berlutut menutupi wajahnya, ia juga meneriakkan nama Sahira sembari menatap langit.


"Sahiraaaa...."


Suara teriakan Lucas terdengar jelas di telinga Kania dan yang lainnya, mereka kompak menoleh ke asal suara lalu keheranan karena pria itu berteriak.


"Eh, itu Lucas kenapa ya?" tanya Diandra heran.


"Entah, kita selamatin Nur aja dulu! Dia masih pingsan tuh, kita harus bawa dia ke UKS!" jawab Kania.


"Oke,"

__ADS_1


Mereka maju ke dekat tubuh Nur yang tergeletak disana, dengan sigap mereka membopong tubuh Nur lalu membawanya masuk ke dalam sekolah itu.


Situasi kini telah kembali normal, para murid yang kesurupan juga sudah sadar walau masih terasa lemas karena energinya terkuras. Terutama Edrea yang sempat dijadikan kaki kanan Wilona tadi, gadis itu masih belum sadarkan diri terbaring di UKS.


Saking banyaknya siswi yang sakit dan pingsan membuat ruang UKS penuh, akhirnya para guru terpaksa membawa beberapa siswi ke klinik terdekat untuk mendapat perawatan lebih intensif.


...•••...


Dimas meletakkan tubuh Sahira di atas ranjang besar yang sudah disediakannya, ya ia memisahkan Sahira dengan Wilona agar keduanya tidak saling bertemu dan nantinya malah terjadi keributan.


Dimas membawa mereka berdua ke rumah miliknya untuk sementara selagi ia menunggu istana megahnya selesai dibangun, ya Dimas sudah menugaskan beberapa jin anak buahnya untuk membangun istana megah di atas awan dan semua penghuni disana terpaksa setuju karena Dimas saat ini memiliki kekuatan yang tinggi.


"Hahaha, sekarang kamu menjadi milikku Sahira! Kamu tidak akan bisa kemana-mana lagi, karena aku sudah mengatur pengamanan ketat disini! Kamu sungguh cantik, sayangku!" ucap Dimas sembari menyingkirkan rambut yang menghalangi wajahnya.


Cupp...


Dimas mendaratkan kecupan di kening Sahira sekilas, ia bangkit lalu pergi dari sana meninggalkan Sahira yang masih pingsan sendirian. Rupanya Dimas hendak menemui kekasihnya yang lain yakin Wilona, kamarnya memang sebelahan jadi memudahkan bagi Dimas untuk bolak-balik menemui mereka tanpa rasa lelah atau capek.


Ceklek...


Ia memasuki kamar itu secara perlahan, menatap ke dalam ruangan memastikan apakah Wilona masih tertidur atau sudah bangun. Rupanya gadis itu sudah sadar dan sedang terduduk di atas ranjangnya sambil memegangi keningnya, Dimas pun tersenyum kemudian melangkahkan kakinya ke dalam kamar itu untuk menemui istrinya tersebut.


"Hey, sayangku!" ucap Dimas melempar senyum lalu duduk di samping Wilona, tangannya langsung ia daratkan di pucuk kepala sang istri lalu mengusapnya lembut.


"Akhirnya kamu sadar juga, bagaimana kondisi kamu sekarang sayangku?" sambungnya menarik sedikit kepala istrinya, cup! Ia pun mengecup kening Wilona.


"Apa yang kamu lakukan, Dimas? Kenapa kamu serap semua kekuatan yang aku milik??" tanya Wilona amat sangat emosi pada pria di depannya.


"Itu jaga-jaga supaya kamu tidak berkhianat dariku, sudahlah terima saja aku kan hanya mengambil kekuatan mu tidak dengan kecantikan mu!" ucap Dimas tersenyum.


Wilona tampak geram sekali dengan Dimas, tapi apa daya saat ini ia juga tidak bisa melakukan apapun karena seluruh kekuatannya sudah diserap oleh suaminya tersebut. Tampak penyesalan tersirat di matanya karena ia sudah salah memilih orang untuk dijadikan alat, justru malah sekarang dirinya yang diperbudak oleh lelaki itu.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...



...Sahira kembali bersama Dimas...

__ADS_1


...🥀🥀🥀...


__ADS_2