
...HAY, WELCOME TO MY STORY..!!!...
..."BROKEN ANGEL"...
...~~~...
...•...
#BROKEN ANGEL S2 EPS. 125
...•...
Lucas yang sangat histeris dan menangis hebat langsung didekati oleh Alan serta Jack, mereka tidak mengerti memang apa yang terjadi pada sahabatnya karena sebelumnya mereka mematung dan tak bisa menyaksikan apapun. Namun, yang mereka tahu sedari tadi Lucas berteriak memanggil nama Sahira dan benar saja memang gadis itu tidak ada disana.
Alan sang sahabat sejati Lucas langsung merangkul pundak sahabatnya itu serta coba menenangkan Lucas untuk tidak terus menangis, ia juga menanyakan apa penyebabnya sampai Lucas seperti itu dan terus berteriak di tengah jalan. Namun, karena Lucas masih histeris Alan akhirnya berhenti menanyakan itu sampai Lucas bisa tenang.
Memang saat ini kepala sekolah memutuskan untuk memulangkan seluruh murid dan menunda proses ujian akhir semester mereka sampai waktu yang belum ditentukan karena kejadian mengerikan ini cukup banyak memakan korban dan menguras mental para peserta didik, tentu para guru serta pengurus sekolah harus memastikan dulu bahwa sekolah mereka aman dan tidak akan terjadi hal seperti ini lagi pada murid-murid mereka.
"Kas, kita ke pinggir dulu yuk! Gue khawatir nanti ada mobil yang lewat terus lu ketabrak, kalau di pinggir lebih aman dan lu juga bisa lebih leluasa teriak-teriak nya disana kalau perlu sambil nangis-nangis juga gapapa kok gak akan ada yang keganggu!" ucap Alan sambil nyengir berharap Lucas dapat terhibur.
Namun nyatanya tidak demikian, Lucas masih saja merasa sedih dan ia hanya berdiri tanpa berkata apa-apa pada Alan. Ia berjalan meninggalkan teman-temannya itu disana menuju pinggir jalan, ia pun duduk di atas trotoar dan melanjutkan isakan tangisnya disana memikirkan Sahira sang kekasih.
Alan & Jack saling menatap kemudian mengejar sahabatnya ke pinggir, mereka duduk di samping kanan dan kiri Lucas sehingga sahabatnya itu berada di tengah-tengah mereka berdua. Alan & Jack terus tersenyum menunjukkan gigi mereka sembari memandang wajah Lucas yang dibasahi air mata, tapi itu tidak sekalipun membuat Lucas tenang bahkan bicarapun pun tidak mau.
"Bro, gimana ya caranya buat bikin Lucas sadar lagi seperti biasanya? Gue gak tega rasanya lihat dia sedih begitu apalagi sampe teriak-teriak kayak tadi, lu ada ide gak gitu buat hibur dia?" ucap Alan dengan suara pelan pada sohibnya alias Jack bertanya tentang cara untuk menghibur Lucas yang tengah bersedih.
"Nah baru aja gue juga mau tanya begitu sama lu, eh kebetulan banget lu malah nanya duluan ke gue! Jadi kesimpulannya gue gak ada ide bro buat bikin Lucas balik lagi kayak dulu, lu sendiri gimana?" jawab Jack juga berbisik kepada Alan melalui belakang tubuh Lucas sembari menggunakan tangannya untuk menutupi gerakan mulutnya.
"Ah elah, sama aja bohong kalo gitu mah!" ujar Alan kesal lalu kembali duduk tegak.
Tiba-tiba Lucas bangkit dari duduknya lalu pergi meninggalkan mereka entah kemana, Alan & Jack saling pandang terheran-heran mengapa Lucas pergi dari sana.
__ADS_1
"Eh Kas, mau kemana lu??" teriak Alan memanggil sohibnya tapi tak digubris sama sekali.
"Udah, kita ikutin aja biar pasti!" ucap Jack menepuk pundak Alan.
Saran Jack diangguki oleh Alan, mereka pun ikut bangkit dan pergi dari sana menyusul sahabatnya yaitu Lucas yang pergi entah kemana. Mereka tentu khawatir pada kondisi Lucas saat ini, ia takut kalau nantinya Lucas malah kenapa-napa kalau sendirian.
...•••...
Sementara itu, Valen menemui adiknya yang sedang berada di depan UKS menunggu sahabatnya yang tengah dirawat di dalam sana. Valen tampak cemas lalu duduk di dekat adiknya dan langsung memeriksa setiap inci anggota tubuh Kania untuk memastikan kalau adiknya tersebut baik-baik saja dan tidak ada bagian tubuhnya sedikitpun yang lecet.
"Lu gapapa kan? Gak ada yang lecet sama sekali kan, sayang?" tanya Valen panik sembari merabaa-rabaa tubuh Kania sampai gadis itu merasa risih dan malu karena dilihat banyak orang disana.
"Ish ya ampun kak, gausah lebay deh! Gue gapapa kok, lihat aja sendiri badan gue masih mulus semua kan kayak sebelumya? Berarti gue gak kenapa-napa kak, tadi untung aja ada Nur yang lindungin gue sama temen-temen gue yang lain! Ya tapi konsekuensinya malah Nur yang jadi terluka, dia sekarang lagi diobatin di UKS..." ucap Kania.
"Syukurlah, yaudah yang penting lu selamat dan gak kenapa-napa! Soal sahabat lu itu biar dokter aja yang urus ya, kita cukup mendoakan yang terbaik buat kesembuhan dia! Sekarang mending lu ikut gue pulang ke rumah, karena gue gak mau situasi disini memburuk lagi nantinya dan lu ikut jadi korban! Apa yang harus gue bilang ke papa mama kalau lu sampe kenapa-napa??" ujar Valen benar-benar mencemaskan kondisi adiknya.
Perhatian yang ditunjukan Valen pada Kania membuat Diandra serta yang lainnya klepek-klepek alias ikut baper, mereka berharap dapat memiliki pacar atau suami seperti Valen yang begitu perhatian dan peduli padanya. Begitupun Tiara yang turut baper melihat kedekatan abang-adik itu disana, walau ia juga tampak iri pada Kania.
"Santai aja, kak! Gue baik-baik aja kok disini, kalo lu mau pulang yaudah pulang aja sana! Gue masih mau disini nemenin Nur, gue mau lihat dia sadar dan pulih!" ucap Kania menolak ajakan Valen.
"Kak, apaan sih? Lepasin ish!" ujar Kania berusaha berontak tetapi tenaganya kalah kuat dibanding abangnya.
Akhirnya Valen menarik paksa tangan Kania membuat gadis itu berdiri dan membawanya pulang ke rumah melewati Diandra serta yang lainnya, namun langkahnya berhenti saat di depan Tiara alias sang kekasih yang disayanginya.
"Hey, kamu mau ikut pulang juga gak?" tanya Valen tersenyum mengajak Tiara ikut bersamanya.
"Eee gausah deh, kamu duluan aja aku masih mau disini sama yang lain!" jawab Tiara.
"Ohh yaudah, tapi ingat jangan sampai kamu kenapa-napa ya atau aku bakal panik banget nanti!" ucap Valen mengingatkan Tiara.
"Iya, tenang aja!" ucap Tiara tersenyum manis.
__ADS_1
Setelah berpamitan pada kekasihnya sembari melambaikan tangan, Valen pun kembali lanjut menarik Kania adiknya itu keluar sekolah dengan paksa walau gadis itu sudah memohon-mohon minta untuk dilepaskan.
...•••...
Disisi lain, Kia mendatangi klinik tempat Aldi dirawat untuk memastikan kondisi pria itu baik-baik saja dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan olehnya. Tampak Aldi langsung tersenyum saat melihat kehadiran Kia disana, pria itu kini mencoba membuka hatinya untuk gadis yang benar-benar mencintainya.
"Hai! Kamu udah baikan?" ucap Kia berdiri di samping tubuh lelaki itu sembari menarik kursi ke dekatnya lalu duduk disana.
"Ya, aku udah baikan kok! Oh ya kamu tahu darimana kalau aku ada disini??" ucap Aldi heran.
"Tadi aku tanya sama Jack, dia bilang kamu dibawa ke klinik terdekat karena UKS udah penuh! Makanya aku langsung nyusul kesini mau lihat kondisi kamu, syukurlah kalau emang kamu udah mendingan! Semoga bisa cepat keluar dari sini ya!" ucap Kia.
"Aamiin, terimakasih udah mau datang dan jenguk aku disini! Kamu selalu ada disaat aku kesusahan, mungkin ini yang dinamakan jodoh..." ucap Aldi tersenyum menatap mata wanita di sampingnya.
Sontak Kia merasa baper dengan ucapan Aldi barusan, apalagi pria itu terus menatapnya dengan penuh ketulusan membuat ia tidak dapat menahan hatinya untuk berbunga-bunga.
"Bisa aja kamu, oh ya aku bawain kamu kue nih buat kamu tadi sengaja aku beliin di toko dekat sini supaya kamu bisa makan dulu! Aku yakin kamu pasti lapar kan?" ucap Kia menunjukkan bungkus kue yang ia bawa dari luar.
"Wah asik banget nih, boleh tolong sekalian siapin gak? Soalnya gak mungkin aku buka kotaknya sendiri, kamu mau kan?" ucap Aldi.
"Iya, tenang aja! Yaudah sekarang kamu bangun dulu nyender disini supaya makannya lebih gampang, nanti biar sekalian aja aku suapin deh!" ucap Kia membuka isi bungkus kue tersebut.
Aldi pun bangkit menyandarkan tubuhnya di sandaran ranjang klinik tersebut, Kia langsung menyuapkan sepotong kue ke dalam mulut pria tersebut sembari tersenyum memandangnya.
Tanpa sadar kini mereka berdua saling bertatapan satu sama lain dengan jarak yang lumayan dekat, jantung wanita itu langsung berdebar-debar karena ditatap seperti itu oleh Aldi seorang pria yang ia sukai tentunya.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1
...Evos Kia...
...😁😁😁...