Broken Angel

Broken Angel
Part 114


__ADS_3

Unggahan tentang Allena yang mengamen di tengah-tengah kota dengan suara merdu nan berparas cantik telah berhasil menggemparkan dunia jagad Maya.Bagaimanalah tidak jika wajah cantik nya telah menyita perhatian orang-orang di luaran sana.


Yah, posting itu telah menyebar ke seluruh pelosok negeri.Perkembangan dan kecanggihan teknologi ternyata bisa mempengaruhi orang lain di luaran sana tentang peristiwa yang sedang hangat-hangatnya terjadi.


Posting yang baru di unggah beberapa menit itu telah di tanggapi oleh banyak netizen.Banyak diantara mereka yang memuji paras cantik Allena dan juga suara merdu nya tak lupa penghayatan dalam bernyanyi nya menjadi nilai tambahan untuk diri allena.


Begitu postingan itu tersebar ke seluruh pelosok negeri, keberadaan Allena kini di ketahui dan lagi tak sedikit diantara mereka yang berusaha mencari tau tentang si pengamen cantik dengan suara merdu.


Tak terkecuali rey.Dia yang tanpa sengaja melihat postingan di aplikasi bergambar tangga lagu itu secara kebetulan dia melihat postingan yang tengah mengunggah Allena yang sedang asyik bernyanyi hingga tak sadar diantara kerumunan orang-orang itu tengah menggunggah video nya ke media sosial mereka masing-masing.


"Disana kamu rupanya,Allena".Gumam rey.


Tanpa pikir panjang,Rey yang sudah berada diambang putus asa dan frustasi akibat mencari allena langsung meluncur begitu saja saat dia mengenali jalanan, tempat Allena mengamen.


Dengan langkah lebar,rey berjalan dengan penuh tergesa-gesa demi menemukan gadis kecilnya agar begitu dia sampai.Allena masih berada di tempatnya.


Saking buru-buru nya di kejar waktu,rey tak sengaja menabrak tubuh seorang pria paruh baya.

__ADS_1


"Ups,sorry".ucap rey, tanpa menoleh kearah pria paruh baya itu.


"Kalau jalan pake mata".


"Jalan pake kaki,ayah".Sahut rey,menyambar ucapan pria paruh baya yang ternyata itu adalah ayahnya rey.Rany Pratama.


Randy, membenarkan tata letak kacamatanya."Maksud ku, jalan nya lihat-lihat jangan main nyelonong aja kayak ayam".Ralat Randy,di sertai dengan sindiran.


"Sorry,yah aku buru-buru".Ucap Rey,hendak melangkah melanjutkan lagi langkah kakinya yang terhenti.


"Ini bukan urusan ayah".Sahut Rey,tak terima ayah nya menghalangi jalan nya.


"Kau anak ku,jelas semua yang berhubungan dengan mu sudah menjadi urusan ku" .Gertak Randy, memberikan pelototan tajam nya untuk anak satu-satunya itu.


"Hah ".Rey, tersebut sinis."Aku usah gede,bisa menentukan jalan hidup ku sendiri tanpa kau atur lagi ".Sahut Rey.


"Walaupun kamu sudah dewasa,kamu tetap anak kecil bagi ku".Ucap Randy, menekan-nekan dada rey dengan telunjuknya.

__ADS_1


Rey,menepis telunjuk Randy."Singkirkan telunjuk mu dari ku".Gertak rey."Stop menganggap ku sebagai anak kecil mu,aku bukan boneka yang bisa kau kendalikan sesuka hati mu Aku juga punya perasaan dan keinginan ".Gertak Rey,sembari berlalu pergi.


"Tunggu rey ".Teriak randy begitu lantangnya.


Rey,dia mana peduli dengan teriakan ayahnya.Toh,yang menjadi pusat perhatiannya kali ini adalah allena bukan ayah nya yang sedari kecil selalu mengekang nya dengan sederet aturan dan didikan kerasnya.


Rey kecil,tentu tidak bisa melawan kekuatan ayahnya yang berlipat-lipat punya tenaga dan kekuasaan dalam mengendalikan semua aspek kehidupannya termasuk tentang masalah pribadinya.


"Dulu,aku boleh kalah dari mu.Tapi,kali ini jangan pernah berharap untuk bisa mengendalikan ku lagi".Ucap rey,sembari berlari.


Tak jauh dari kantor rey.Marga juga melihat unggahan video Allena yang ternyata video itu tak hanya tersebar melalui aplikasi bergambar tangga lagu saja, melainkan di semua aplikasi.


"Gadis ini"Ucap marga."Gadis tangguh,hebat dan luar biasa".Jelas marga memuji Allena sebab dia tau tentang seluk-beluk kehidupan Allena beserta dengan sederet permasalahan hidup nya.


Dia amati unggahan video Allena yang di upload di seluruh media sosial.Ada rasa kagum dan bangga nya terhadap allena yang telah bertransformasi menjadi gadis yang kuat dan tangguh dengan tanpa malu dia mengamen di tengah kota dan di saksikan oleh puluhan pasang mata.


"Rey".Gumam marga."Dia pasti tau tentang allena".Ucap marga,sembari berlari bermaksud untuk menemukan rey di kantor nya."Semoga dia melihat postingan ini".Harap marga.

__ADS_1


__ADS_2