Broken Angel

Broken Angel
Episode 182 [SEASON 2]


__ADS_3

...HAY, WELCOME TO MY STORY..!!!...


..."BROKEN ANGEL"...


...~~~...


...•...


#BROKEN ANGEL S2 EPS. 82


...•...


...|||...


...happy reading....🎉🎉🎉...


...✨✨✨...


Grey melihat kekasihnya yakni Saka sedang berjalan di lorong sekolah, ia yang tengah duduk bersama teman-temannya pun langsung saja pergi menghampiri Saka.


"Guys, gue pergi dulu ya kesana! Bye!" ucap Grey kemudian berjalan pergi meninggalkan dua sahabatnya disana.


Kia serta Zefora hanya bisa saling tatapan saat melihat Grey pergi meninggalkan mereka, nasib seorang jomblo memang begitu ya.


Grey berhasil menyusul Saka dan menggandeng tangannya dari samping, Saka yang kaget kemudian menatap wajah Grey.


"Hadeh jangan ngagetin dong!" ujar Saka tampak kesal bahkan dari raut wajahnya terpampang kalau ia benar-benar kesal.


"Ih iya maaf beb, kamu kok kayak gitu sih? Masa cuma gara-gara aku kagetin aja sampe segitunya, kamu lagi marah ya sama aku?" ujar Grey terheran-heran.


"Enggak kok, suasana hati aku lagi kacau aja! Maaf ya aku malah jadiin kamu pelampiasan amarah, jangan ngambek ya cantik!" ucap Saka mengelus wajah Grey.


"Enggak kok beb, justru aku yang minta maaf karena ngagetin kamu tadi!" ucap Grey terus menggandeng lengan Saka sambil tersenyum.


"Gapapa," ucap Saka singkat membalas senyuman dari Grey dan mengusap-usap kepala pacarnya itu.


"Oh ya kamu emang ada masalah apa sih? Cerita dong sama aku beb, siapa tau aku bisa bantu tenangin hati kamu!" ucap Grey.


"Iya boleh, aku ceritanya nanti aja ya pas istirahat soalnya ini udah mau bel! Kebetulan aku belum sarapan jadi mau ke kantin dulu beli roti, kamu mau temenin gak?" ucap Saka.


"Ya jelas mau dong beb, yuk aku temenin kamu sarapan sambil hibur kamu!" ucap Grey tersenyum sambil menempelkan wajahnya di pundak sang kekasih.

__ADS_1


Mereka pun berjalan menuju kantin bergandengan tangan dengan mesra, tampak para murid disana merasa iri dengan kemesraan Saka & Grey itu.


"Lihat deh beb, banyak yang lihatin kita!" ucap Grey menatap mata Saka.


"Biarin aja, mungkin mereka iri gak punya pasangan kayak kita..." ucap Saka tersenyum.


Mereka pun lanjut berjalan menuju kantin sekolah tanpa memperdulikan tatapan-tatapan dari para murid yang ada disana.


Sesampainya di kantin, Saka langsung membeli sebuah roti isi pisang untuknya dengan ukuran sedang.


"Kamu mau juga gak?" tanya Saka menawarkan roti kepada pacarnya yang masih menggandeng lengannya itu.


"Boleh beb, aku yang rasa keju susu aja!" jawab Grey tersenyum lalu mengambil sebungkus roti isi keju susu disana.


Saka tersenyum mengusap kepala kekasihnya, barulah ia membayar roti-roti yang dibelinya dan kemudian menuju ke meja kantin.


"Kita disini aja ya!" ucap Saka menarik kursi untuknya dan juga untuk sang kekasih.


Grey manggut-manggut kemudian duduk di samping Saka, mereka pun makan disana sambil saling bertatapan.


"Beb, kamu ganteng banget deh kalo lagi makan begitu! Aku jadi makin terpesona sama kamu sayang...." ucap Grey menatap Saka dengan menopang dagunya di atas meja.


"Jangan begitu lah beb, aku khilaf loh nanti! Ini kan sekolahan kamu jangan ngeliatin aku gitu!" ujar Saka merasa ada yang janggal pada bagian tubuhnya saat ditatap seperti itu oleh kekasihnya yakni Grey.


Mereka pun lanjut makan roti itu sampai habis tanpa saling berbicara lagi, namun sesekali Saka menggoda gadisnya dengan mencolek pipi Grey yang menggemaskan itu.




Sementara itu, di kantin yang sama tapi tempat atau meja yang berbeda... Sahira datang bersama Edrea menghampiri Lucas di mejanya.


Sontak hal itu langsung jadi pusat perhatian para siswa-siswi di kantin tersebut, ya tentu saja momen ketika sang mantan merangkul sang pacar adalah momen epik yang tidak bisa dilewatkan oleh mereka.


"Lucas, ini Sahira tadi jatuh di kamar mandi!" ucap Edrea menjelaskan yang terjadi pada Sahira saat di toilet tadi.


"Hah? Ya ampun sayang kamu gapapa? Ada yang luka gak atau sakit gitu?? Kita ke UKS aja ya sayang!" ujar Lucas langsung panik menghampiri Sahira.


"Enggak enggak Lucas, aku gapapa kok gak ada yang luka atau sakit! Tadi tuh aku cuma kaget aja makanya bisa jatuh, tapi untungnya ada Edrea yang datang..." ucap Sahira.


"Makasih ya Leta," ucap Lucas tersenyum menatap wajah Edrea.

__ADS_1


"Sama-sama, yaudah gue kesana dulu ya!" ucap Edrea pamit pada mereka berdua.


"Iya, makasih sekali lagi Edrea!" ucap Sahira.


Edrea hanya tersenyum kemudian pergi meninggalkan pasangan itu disana, sementara Lucas membantu Sahira untuk duduk.


Nur yang khawatir dengan kondisi sahabatnya pun langsung menghampiri Sahira ke mejanya ditemani oleh Alan yang selalu mengikuti kemanapun dirinya pergi.


"Sahira, lu kenapa sih?" tanya Nur panik.


"Gue gapapa Nur," jawab Sahira yang masih tampak ngos-ngosan dan ketakutan.


Nur yakin ada yang disembunyikan oleh sahabatnya itu, namun ia memilih tetap diam untuk sekarang ini karena berpikir mungkin Sahira tidak mau cerita dengan Alan & Lucas.


KRIIINGGG... KRIIINGGG....


Bel masuk telah berbunyi, seluruh murid di kantin pun bubar dan naik ke kelas masing-masing.


"Eh udah bel tuh, kita ke kelas bareng yuk sayang!" ucap Alan mengajak Nur ke kelas bersama-sama.


"Kamu duluan aja deh Lan, aku mau temenin Sahira dulu disini!" ucap Nur.


"Udah gapapa Nur, lu ke kelas aja sama Alan! Biar gue disini sama Lucas, kan dia bisa nemenin gue..." ucap Sahira.


"Nah iya tuh bener sayang, biarin aja Sahira sama si Lucas! Yuk kita naik ke atas beb!" ucap Alan menggandeng tangan Nur.


"Iya iya, yaudah Sahira gue duluan ya ke kelas kalau ada apa-apa tolong kabarin gue Kas!" ucap Nur pamit pada Sahira serta Lucas.


"Pasti Nur!" ucap Lucas.


Nur serta Alan pun pergi sambil bergandengan tangan, mereka meninggalkan dua pasang kekasih itu di kantin.


"Sayang, kamu sebenarnya kenapa sih? Apa yang terjadi di toilet tadi??" tanya Lucas masih penasaran dengan apa yang menimpa Sahira.


"Eee aku mau cerita, tapi kamu harus percaya ya! Jangan ngetawain aku loh!" ucap Sahira.


"Iya aku janji bakal percaya kok, emang ada apa sih sayang?" ujar Lucas makin penasaran.


"Tadi aku ngeliat gadis di lukisan yang kamu tunjukin, dia ada di toilet Lucas!" ucap Sahira.


Sontak wajah Lucas berubah menjadi kaget, ia membulatkan kedua matanya saat mendengar cerita dari kekasihnya.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2