
...HAY, WELCOME TO MY STORY..!!!...
..."BROKEN ANGEL"...
...~~~...
...•...
#BROKEN ANGEL S2 EPS. 99
...•...
Sahira menuntun Lucas sampai ke kamarnya lalu membaringkan tubuh kekasihnya itu di atas ranjang yang empuk, Sahira pun menarik selimut untuk menutupi tubuh Lucas tapi pria itu menolak dengan alasan gerah.
"Jangan sayang! Udah aku begini aja, lagian aku juga kan gak sakit sayang! Oh ya kamu nginep aja ya disini temenin aku, kebetulan orang tua ku lagi pergi keluar negeri dan sekarang aku sendirian disini gak ada temen!" ucap Lucas menggenggam tangan Sahira.
"Aku sih mau-mau aja sayang, tapi emangnya gapapa aku ikut tidur disini sedangkan kita bukan suami-istri?" tanya Sahira.
"Ya kamu gak tidur disini juga sayang, di kamar sebelah kan ada yang kosong tuh nah kamu tidur disana cantik! Tapi itu juga kalo kamunya gak keberatan sih sayang, soalnya aku masih pengen lihat wajah kamu yang cantik ini!" ucap Lucas mengusap-usap wajah gadis itu.
Sahira pun tersenyum menikmati sentuhan Lucas di wajahnya, ia membalasnya dengan juga mengelus tangan Lucas yang sedang berada di wajahnya itu.
"Sayang, besok rencananya Kania mau ajak aku sama yang lain buat pergi ke villa papanya di Bogor! Dia juga sepakat ngajak anak-anak wild blood buat ikut gabung, apa kamu juga bisa datang kesana sayang?" ucap Sahira.
"Ohh aku pasti ikut dong cantik kalo kamu ikut, mana mungkin aku biarin kamu sendirian disana nanti yang ada bisa diambil orang!" ucap Lucas tersenyum.
"Yaudah kalo gitu mau aku bantu buat packing baju-baju kamu gak?" ucap Sahira menawarkan bantuan pada Lucas.
"Gausah sayang, aku bisa sendiri kok besok! Kamu sendiri emangnya udah packing?" ucap Lucas menolak.
"Belum sih, tapi kan berangkatnya agak siangan jadi bisa dong aku packing besok pagi setelah pulang dari rumah kamu..." ucap Sahira.
"Ohh yaudah, kamu udah makan malam belum cantik?" tanya Lucas.
"Belum," jawab Sahira menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Wah kamu harus makan dulu, yuk kita sama sama turun ke meja makan buat makan bareng! Aku gak mau kamu sakit karena belum makan, sekalian ajak juga Nur sama si Alan itu buat makan biar mereka gak pacaran mulu!" ujar Lucas bangkit dari tidurnya.
__ADS_1
"Hahaha, padahal kita juga daritadi kan pacaran loh sayang! Yaudah sini biar aku bantu turun dari kasur dan jalan keluarnya, takutnya kamu masih ada yang luka terus malah kenapa-napa lagi nanti kan bahaya!" ucap Sahira langsung sigap membantu pacarnya turun dari kasur.
"Makasih sayang," ucap Lucas tersenyum memandang wajah Sahira.
Mereka sempat saling pandang lalu tersenyum satu sama lain sebelum akhirnya mereka sadar dan berjalan keluar kamar bersama-sama menuju ke meja makan yang ada di bawah.
•
•
Sementara itu, Alan & Nur tengah duduk berduaan di sofa sambil saling merangkul dan bermesraan tentunya seperti pasangan pada umumnya.
Mereka membicarakan tentang rencana touring esok hari bersama Kania dan yang lainnya ke Bogor, tampaknya memang mereka sudah tak sabar untuk berangkat apalagi Alan yang ingin cepat-cepat kesana supaya bisa semakin romantis dengan Nur.
"Sayang, besok disana kita cari tempat buat berduaan ya! Aku gak mau nantinya ada yang ganggu kita pas lagi pacaran, apalagi anak-anak wild blood itu banyak yang suka gangguin orang!" ujar Alan mengelus rambut Nur yang berada di pelukannya.
"Duh kamu kayak gak pernah berduaan sama aku aja, kan kita udah sering sayang! Buktinya sekarang juga nih kita lagi berduaan kan? Emangnya belum puas kamu berduaan sama aku terus, nanti bosen loh beb?" ucap Nur.
"Kalau pacaran sama kamu terus mah gak ada bosen bosen nya sayang, orang kamu cantik banget kayak gini siapa juga yang bisa bosen?" ujar Alan nyengir.
"Duh sakit sayang, kamu kok tega sih cubit pacar kamu yang gantengnya maksimal ini?" ujar Alan berlagak manja.
"Hahaha, ya abisnya kamu nakal sih gombalin aku mulu kerjaannya!" ujar Nur tertawa.
Alan malah mendekap erat tubuh Nur ke dalam pelukannya lalu menautkan dagunya di atas kepala Nur sambil mengusap-usap punggung kekasihnya itu.
Siapa sangka disaat mereka tengah berpelukan, Lucas serta Sahira turun menghampiri mereka dan menyaksikan momen indah antara sepasang kekasih itu.
"Cie cie..." ujar Sahira meledek Nur serta Alan sambil berjalan mendekati mereka.
Sontak Nur reflek melepas pelukannya dan mendorong tubuh Alan menjauh darinya, wajahnya langsung memerah karena kepergok sedang pelukan dengan sang kekasih.
"Duh sayang, kok aku di dorong sih?" ujar Alan.
"Tau parah banget lu Nur, masa pacar sendiri di dorong kayak gitu sih!" saut Sahira.
"Ish ya sorry sayang, abisnya mereka itu ngagetin datengnya tiba-tiba udah kayak jelangkung!" ujar Nur meminta maaf pada Alan lalu mengusap-usap lengan kekasihnya itu.
__ADS_1
"Iya gapapa, kalau sama kamu mah aku mana mungkin bisa marah sayang..." ucap Alan.
"Hadeh bro bro, makin bucin aja lu gue lihat-lihat! Udah yok kita makan malam bareng, pasti kalian pada juga belum makan kan?" ujar Lucas.
"Nah ini dia yang gue tunggu-tunggu, let's go!" ucap Alan langsung bersemangat dan bangkit dari duduknya.
Nur, Sahira & Lucas hanya tertawa kecil melihat tingkah Alan yang bersemangat sekali ketika mendengar kata makan.
...•••...
Disisi lain, Dimas menuntaskan permainannya dan mengeluarkan cairan miliknya ke wajah gadis cantik yang disetubuhinya itu. Dimas pun ambruk tepat di samping tubuh Wilona dan terlihat sangat letih setelah permainan itu.
Sementara Wilona tersenyum memandang wajah Dimas dari samping lalu mengusap-usap kepala lelaki tersebut, jari-jarinya turun ke dada bidang milik Dimas dan mengelusnya.
"Kamu puas kan sayang? Ini bakal kamu dapetin terus kok setelah kamu bergabung dengan aku, bahkan bukan cuma tubuh aku yang kamu bisa rasain..." ucap Wilona.
Sontak Dimas menoleh terkejut setelah mendengar kalimat terakhir yang diucapkan Wilona, memang matanya langsung bulat ketika membahas tentang begituan.
"Maksudnya gimana, sayang?" tanya Dimas.
"Iya, aku bisa berikan seluruh bidadari dengan selendang merah kepadamu Dimas... tentu saja syaratnya kamu harus bergabung denganku dan bersama-sama mengalahkan ratu Keira serta para bidadari nya!" jelas Wilona.
"Kan tadi aku udah bilang cantik, aku mau gabung sama kamu dan seluruh pasukan kamu! Tapi kamu harus angkat aku dulu jadi raja di alam semesta ini..." ucap Dimas.
"Iya itu gampang kok Dimas, besok aku akan angkat kamu setelah kamu serahkan kekuasaan kamu sebagai pangeran langit kepada orang lain! Tentu saja kamu tidak bisa memegang dua kekuasaan sekaligus, Dimas!" ucap Wilona dengan nada lembut.
"Kenapa? Aku gak mau melepas jabatan aku sebagai pangeran langit, kamu harus bisa angkat aku jadi raja tanpa mengorbankan jabatan aku yang sekarang!" ujar Dimas.
"Tapi, Dimas-"
"Sssshhh... gausah banyak omong lagi! Lakuin aja syarat dari aku dan kita akan mengalahkan para bidadari dan ratu Keira!" potong Dimas sambil menempelkan telunjuknya di bibir Wilona.
Akhirnya gadis itu mengiyakan kemauan Dimas yang serakah itu, Dimas pun tampak puas karena sebentar lagi ia akan menjadi penguasa alam semesta dan dapat menghancurkan seluruh kehidupan di alam bidadari.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
__ADS_1