Broken Angel

Broken Angel
Part 120


__ADS_3

"Maaf Bu,saya mengikuti anda karena saya takut terjadi apa-apa dengan anda".Ucap Melinda,merasa tersinggung dengan perkataan Axel.


"Gue, bukan anak kecil lagi yang bisa loe khawatirin lagian loe disini bekerja sebagai bawahan gue bukan atasan gue".Gertak Axel.


Mendapatkan hinaan yang bertubi-tubi,sukses membuat mental Melinda down.Pikirannya kembali teringat pada Allena yang hidup bersama dengan seorang Axel Maureen,ibu yang buruk untuk anaknya.


Yah,ibu yang buruk seperti apa yang pernah di ucapkan oleh Allena saat dia dengan tega membandingkan anaknya dengan anak tetangga yang jelas jalan cerita dan kehidupannya jauh berbeda dengan kehidupan allena yang penuh tekanan dan tuntutan tanpa di dampingi oleh orang tuanya dan juga tanpa kasih sayang.


"Allena, bagaimana kehidupan mu berada di dekat iblis betina yang tak pantas di sebut seorang ibu?".Gumam melinda.


Axel,masih diam di tempatnya.Tak berniat sekali dia beranjak barang sejengkal pun,menatap Melinda seperti meremehkan.Kekesalannya semakin bertambah saja,membuat harinya terasa siap untuk seorang Axel Maureen.


Dia yang bersusah payah membangun nama nya agar si kenal dan di banggakan oleh semua orang,kini hancur lebur karena kelakuan anaknya.


"Allena Aidira ". Teriaknya, kalap.Tersadar kembali dengan tujuan nya yang ingin menemukan anaknya.


Axel hendak melangkah untuk bersiap-siap menemui anaknya sesuai dengan jalan yang ada di unggahan video dari medsos itu,tapi langkah nya harus terhenti karena di hadang oleh tubuh melinda.


"Singkirkan tangan kotor mu dari jalan ku".Gertak Axel.

__ADS_1


"Tak akan".Sahut melinda,sembari merentangkan kedua tangannya,menghalangi langkah kaki Axel.


"Kau berani,melawan ku?".Gertak Axel."Kau hanya pegawai rendahan yang ku angkat menjadi asisten ku, sekarang kau berani melawan ku setelah jabatan mu ku naikkan".Sindir Axel.


Melinda,tersenyum sinis."Aku memang pegawai rendahan mu yang kau naikan jabatannya.Aku pun berterima kasih untuk itu,tapi setidaknya aku bukan ibu yang buruk untuk anak ku".Ucap Melinda,tak kalah memberikan sindiran yang menohok.


Deg


Kata-kata Melinda,sama persis apa yang di katakan Allena untuknya.Ibu yang buruk,pernah di sematkan oleh Allena untuk dirinya saat pertengkaran itu terjadi.


Axel,maju dua langkah mendekat kearah Melinda yang tetap berusaha menghalangi jalannya untuk menemui anaknya.


Plak


Sebuah tamparan dia hadiahi untuk asisten yang berani berbuat lancang padanya setelah kebaikan nya terhadap pangkat Melinda.


"Jaga kata-kata mu dari mulut sampah mu.Aku bukan ibu yang buruk seperti yang kau tuduhkan pada ku".Gertak Axel.


Melinda yang mendapatkan sebuah tamparan di pipi kanannya,memegang pipinya yang terasa panas dan perih.Tamparqn itu cukup keras.

__ADS_1


"Kau boleh tau kehidupan ku tapi kau tidak tau apa yang aku rasakan.So,jangan bertindak di luar batasan mu".Peringat Axel pada Melinda.


"Aku memang lancang,aku pun tidak tau perasaan mu.Tapi kau adalah seorang ibu sama seperti ku.Apakah kau tau perasaan anak mu ketika kau membandingkan nya dengan anak tetangga?".Melinda yang mendapatkan sebuah tamparan,tak menyulutkan nya untuk melawan majikannya.


"Apa kau tau alasan di balik anak mu menjadi nakal?,apa kau tau apa yang dia butuhkan dari anda?,dan apakah kau tau kehidupannya?".Tidak Axel,kau hanya sibuk dengan bisnisnya dengan mengorbankan anak semata wayang mu".


Plak


Sebuah tamparan kembali mendarat di pipi Melinda.Kali ini cukup keras hingga tubuhnya terjengkang ke bawah.


"Tau apa loe tentang hidup anak gue?,loe gak tau apa-apa".


"Sama hal nya dengan mu".Celetuk melinda,tetap memberikan kata-kata menohok untuk Axel.


Axel yang tak kuat mendengar ucapan Melinda.Melangkah pergi, melanjutkan misinya yang tertunda akibat ulah asisten tak tau dirinya.


"Kau,memang ibu yang buruk untuk anak mu.Axel Maureen."Teriak Melinda,saat Axel dengan angkuhnya melangkah pergi.


Axel,mana peduli dengan teriakan Melinda.Asistennya yang mungkin esok lusa akan dia pecat atas sikap lancangnya.

__ADS_1


__ADS_2