Broken Angel

Broken Angel
Episode 208 [SEASON 2]


__ADS_3

...HAY, WELCOME TO MY STORY..!!!...


..."BROKEN ANGEL"...


...~~~...


...•...


#BROKEN ANGEL S2 EPS. 108


...•...


Akhirnya tanpa basa-basi lagi Lucas langsung menghampiri Kia yang terlihat kesulitan dan mempunyai niat membantunya, mata pria itu membulat seketika saat melihat seseorang yang tengah dibopong oleh Kia dan pria tua tersebut.


"Kia!" ucap Lucas memanggil nama gadis itu dengan suara lantang lalu bergerak mendekatinya.


Sontak Kia menoleh terkejut saat namanya dipanggil, ia tambah syok juga karena yang memanggilnya adalah Lucas alias teman Aldi. Saat pria itu sudah mendekat ke arahnya, tampak Lucas memasang wajah kaget karena melihat temannya terkapar.


"Hah? Aldi?" ujar Lucas terkejut.


"Lucas, kok lu bisa ada disini?" tanya Kia kaget.


"Iya, gue tadi lagi cari Aldi karena dia gak dateng-dateng ke basecamp wild blood! Terus apa yang terjadi sama Aldi, kenapa dia bisa sampe pingsan kayak gini? Jelasin ke gue Kia, siapa yang udah bikin Aldi sampe begini??" ujar Lucas panik.


"Nanti aja ya gue jelasinnya, sekarang kita harus bawa Aldi ke rumah sakit buat diobatin! Gue takut Aldi kenapa-napa dan terluka dalam, mending sekarang lu bantu gue bawa tubuh Aldi ke mobil!" ucap Kia.


"Iya iya," ucap Lucas manggut-manggut lalu membantu Kia & supir taksi itu membawa Aldi ke dalam mobil.


Setelahnya, Lucas pun kembali ke motornya untuk bersiap mengikuti taksi yang akan membawa tubuh temannya itu ke rumah sakit. Tak lupa juga Lucas mengabari teman-temannya yang lain untuk segera menyusul ke rumah sakit, supaya cepat ia memilih mengirim pesan saja ke nomor Alan. Lalu, ketika mobil itu melaju pergi Lucas langsung dengan cepat mengikutinya dari belakang.

__ADS_1


"Lu harus baik-baik aja, Aldi! Gue gak akan maafin siapapun yang udah bikin lu kayak gini Gua janji gue bakal cari orangnya dan balas semua perbuatan dia, tapi pastinya setelah lu sembuh!" batin Lucas saat mengendari motornya di belakang taksi itu.


Sesampainya di rumah sakit, Aldi langsung dibawa ke ruang UGD untuk segera mendapatkan pengobatan dari dokter yang ada disana. Sementara Lucas & Kia menunggu di luar ruangan berharap-harap cemas mendoakan kesembuhan Aldi. Mereka mondar-mandir menutup mulutnya serta tidak bisa tenang karena mencemaskan kondisi Aldi yang masih dirawat.


"Kia, sekarang lu jelasin ke gue! Kenapa bisa Aldi jadi kayak gini, siapa yang udah bikin dia begini?" ujar Lucas menatap wajah Kia.


"Gue juga gak tau, Lucas! Tadi gue ketemu Aldi di jalanan, dia udah sekarat dan wajahnya penuh luka pukulan! Tapi sebelumnya gue juga lihat banyak orang-orang kumpul disana, terus di jaketnya ada kayak tulisan gitu mungkin nama geng mereka!" jawab Kia menjelaskan semuanya.


"Tulisan apa?" tanya Lucas menatap serius.


"The darks, iya itu dia tulisannya yang gue lihat tadi! Gue juga kayak pernah lihat tulisan itu sebelumnya, tapi gue gak inget dimana!" jawab Kia.


"Apa? The darks??" ujar Lucas kaget.


Kia manggut-manggut pelan menatap wajah Lucas, sedangkan pria itu tampak sangat emosi ketika mendengar nama the darks disebut dan ia langsung mengepalkan tangannya menempel tembok.




Akhirnya mereka sampai di depan ruang UGD, terlihat Lucas dan Kia masih berada disana. Alan pun langsung mendekati Lucas untuk menanyakan kondisi Aldi, begitupun dengan yang lainnya.


"Lucas!" panggil Alan berteriak ke arah Lucas.


Sontak Lucas yang tengah bengong menoleh kaget ke arah Alan dan yang lainnya, wajahnya berubah sedih saat menatap mereka seperti menahan tangis.


"Lan, Aldi Lan! Aldi..." ucap Lucas gugup saat hendak berbicara mengenai kondisi Aldi.


"Kenapa, Kas? Apa yang terjadi sama Aldi?" tanya Alan penasaran sekaligus cemas.

__ADS_1


"Aldi dipukulin sama anak the darks sampai pingsan, gue sendiri gak tega ngeliat kondisi wajahnya tadi!" jawab Lucas sambil terisak tidak kuat menahan tangisnya lagi, kesedihannya sangat mendalam karena sebagai seorang sahabat tentunya ia tidak bisa melihat sahabatnya terluka parah seperti itu.


"Apa??" ujar Alan terkejut menutupi mulutnya.


Alan langsung tersentak mendengarnya, tubuhnya mendadak kaku dengan mata yang membulat. Begitupun dengan Jack serta lainnya yang juga merasakan hal yang sama, mereka semua bersedih mendengar kabar tentang Aldi. Sedangkan Kia merasa terharu pada solidaritas geng wild blood itu, memang seperti itulah geng motor.


"Lu beruntung, Aldi! Bisa punya teman-teman yang setia seperti mereka, mungkin lu juga harus punya wanita baik yang bisa kasih perhatian ke lu!" batin Kia menghapus air mata di wajahnya.


Akhirnya Lucas, Alan, Jack, Geri, dan Wildan berpelukan bersama-sama melepaskan kesedihan mereka pada sahabatnya. Bahkan mereka berjanji akan membalas semua perbuatan anggota the darks secepatnya tanpa ampun, sumpah seorang Lucas diperdengarkan hari ini dengan suara lantangnya.


"Gue bersumpah, cepat atau lambat gue bakal cari anggota the darks itu! Dan gue pastikan mereka akan merasakan apa yang dirasakan Aldi, bahkan mungkin lebih dari ini! Wild blood gak bisa diem aja ketika anggotanya dikeroyok seperti ini, kita harus berjuang membalas perbuatan mereka!" ujar Lucas.


Mendengar kata-kata dari Lucas membuat Kia langsung merinding, ia takut sesuatu yang buruk akan terjadi nantinya ketika geng Lucas bertemu dengan geng motor yang mengeroyok Aldi tadi.


...•••...


Disisi lain, Kania memutuskan untuk menunda perjalanan mereka karena hari juga sudah semakin sore bahkan matahari mulai terbenam menghilang dari langit yang cerah ini. Semua orang disana juga setuju dengan keputusan Kania dan memilih kembali pulang ke rumah masing-masing.


"Guys, kita tunda aja touring kali ini ya! Mungkin dilain waktu kita bisa kembali kesini berkumpul lagi sebelum berangkat ke Bogor, tapi untuk sekarang kita sama sama pulang aja ke rumah masing-masing! Jangan lupa juga kita doakan semoga Aldi dalam keadaan baik-baik aja, ya emang sampe sekarang kita belum tau apa yang terjadi sama Aldi! Tapi, kita harus terus mendoakan yang terbaik untuk teman kita itu..." ucap Kania berdiri di tengah-tengah rombongan itu.


"Nah bener tuh, bener kata si Kania! Ayo dah semuanya kita sama sama berdoa supaya Aldi baik-baik aja dan kagak kenapa-napa, gimanapun juga Aldi itu temen sekaligus saudara kita! Jadi udah sepatutnya kita mendapatkan yang terbaik buat dia!" saut babeh menyetujui perkataan Kania.


"Iya beh, Aldi emang ngeselin sih kalo ada disini apalagi sekarang gara-gara dia telat kita jadi gak bisa touring ke Bogor! Tapi, kalau misal terjadi apa-apa sama dia juga kita pasti bakal ikut sedih beh! Aldi itu bagaikan nyawa di wild blood, dia yang menghidupkan suasana ceria disini..." ujar Daffa.


"Setuju sih, Aldi itu anak yang ceria dan suka menghibur! Sekarang kerasa banget gak ada dia disini suasana jadi sunyi," ucap Wisnu.


"Nah makanya bener kata Kania sama babeh, kita harus doain yang terbaik buat Aldi!" ucap Sahira.


Akhirnya mereka sama sama berdoa untuk kebaikan Aldi dengan dipimpin oleh babeh, mereka tampak khusyuk berdoa berharap keselamatan untuk teman sekaligus saudara mereka itu. Terkecuali Diandra yang masih merasa bete karena gagal jalan-jalan padahal ia sudah dandan cantik sampe 5 jam.

__ADS_1


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2