Broken Angel

Broken Angel
Part 123


__ADS_3

"Maaf".Ucap Rey,sembari mundur selangkah, memberikan jarak diantara mereka.


Allena yang tanpa sadar telah berciuman dengan Rey, laki-laki yang memberikan senyuman manisnya, laki-laki yang memberikan earphone padanya.Namun,dia juga yang telah merusak barang pemberiannya sendiri.


Allena,diam mematung tak menyangka atas kejadian yang baru saja terjadi.Kejadiannya begitu cepat hingga dia terbawa suasana.


"Maaf, Allena".Sekali lagi Rey, mengucapkan permohonan maafnya atas kelancangan nya.


"Gak usah meminta maaf,toh itu juga salah ku".Ucap Allena,begitu tersadar.


Baik Allena maupun Rey, keduanya terdiam.Tak ada yang berusaha untuk memecahkan keheningan.Rey,yang tadinya semangat menjelaskan tentang dirinya dan segala masa lalunya, kini terdiam seribu bahasa.


Sedang,Allena dia juga terdiam.Mencerna dengan baik atas kejadian yang baru saja terjadi.Pria nya, dengan kelancangan nya siq malah memberikan sebuah senyuman.Alih-alih Allena bahagia karena pria di masa lalunya kembali hadir, memberikan kecupan sekilas dan bahkan memberikan sebuah ciuman,Allena malah teringat pada marga.


Marga,memang tidak memberikan sebuah ciuman padanya.Hanya, sebuah pelukan hangat,tapi itu sudah lebih dari cukup untuk mencairkan gunung es di hati nya yang semula dingin sekarang menjadi menghangat.


Tanpa sadar, tanpa permisi dan tanpa terduga perlakuan manis dan tutur kata lembut marga berhasil menanamkan benih-benih cinta di hati Allena.


Suatu perasaan yang aneh baginya,tapi cinta memang tumbuh di hati tanpa tau dan tanpa kita duga bibit-bibit cinta itu telah bermekaran.Tumbuh di hati tanpa permisi.

__ADS_1


Yah, kedudukan rey telah tergantikan oleh sosok marga yang begitu lembut dan perhatian padanya.Berbeda dengan rey,yang datang sekilas lalu dia kembali dengan menghancurkan masa depannya.


"Kenapa kau baru saja datang sekarang?".Tanya allena,memecah keheningan diantara mereka.


Rey,yang tak jauh dari Allena.Dia menunduk,penuh penyesalan.Bukan,dia yang tau mau mencari Allena,gadis kecilnya.Tapi, kesibukannya memaksanya untuk tetap fokus pada kehidupan nya.


"Kenapa kamu baru datang sekarang?,begitu kau datang,kau malah dengan tega menghancurkan masa depan ku?.Kau menjadi salah satu penyebab aku di keluarkan dari sekolah ".Tanya allena,di benaknya menyimpan seribu tanya untuk rey.


Di berikan pertanyaan yang bertubi-tubi,apalagi dia sendiri yang telah menjadi salah satu penyebab masa depan Allena hancur.Semakin membuat Rey,tertunduk diam.


Takdir,tak ada yang tau.Diq di pertemukan dengan Allena sebagai malaikat penolong.Namun,di pertemukan kembali sebagai iblis penghancur hidupnya.


"Maaf saja tidak cukup.Maaf saja,tidak akan bisa mengembalikan waktu".Sahut Allena,menoleh kearah rey."Kau tau,hidup ku,masa depan ku di hancurkan oleh orang-orang terdekat ku.Termasuk kau".Sentak Allena,sembari menunjuk kearah rey.


Deg


Selama ini, ternyata Allena menganggapnya sebagai orang terdekatnya padahal baru satu kali bertemu.Ucapan Allena begitu menghantam jantungnya.Perlahan dia mengangkat kepalanya, menoleh pada gadis kecilnya yang tanpa sadar hidupnya di hancurkan oleh nya.


"Kau,tau hidup ku seperti apa setelah aku di keluarkan dari sekolah dan memutuskan untuk hengkang dari rumah?".Sentak Allena.Matanya berkaca-kaca,saat ingatannya kembali pada saat dia hengkang dari rumah.

__ADS_1


"Apa kau tau,hidup ku setelah itu seperti apa?".Ucap Allena lagi,menangis terisak-isak.Tak kuasa menahan air mata.


"Maaf".Lagi,hanya itu ucapan yang terlontar dari bibir rey.Dia memang menyadari kekhilafannya atas hancurnya masa depan Allena.


"Sudah aku katakan,maaf saja tak akan bisa mengembalikan waktu".Ucap Allena,terduduk lemas menahan rasa sakit yang begitu amat pedih."Hidup ku_".


Allena,tanpa di minta menceritakan masa kecilnya pada Rey, tentang kesakitan nya,tentang kesehatan mentalnya yang terganggu,tentang perasaan nya dan semua rasa sakitnya.


Rey, tanpa sadar menahan napasnya saat Allena bercerita tentang masa kecilnya, tentang kehidupan nya termasuk saat Allena memutuskan untuk hengkang dari rumah.


Rey,bukan satu-satunya orang yang tau tentang kehidupan Allena.Sebelumnya marga yang sudah mengetahui hidup Allena.Rey,memang kalah cepat dari marga akibat kesibukannya.


"Lalu,aku harus bagaimana Rey?".Tanya allena,begitu dia sudah selesai bercerita.


Rey, melangkah mendekat kearah Allena.Dia duduk, mensejajarkan posisinya dengan Allena.Dis peluk erat tubuh ringkih itu, memberikan pelukan hangat nya pada Allena.


Allena semakin terisak dalam pelukan hangat rey, menumpahkan segala rasa sakitnya yang selama ini menjadi beban.


"Kamu tidak sendiri Allena,ada aku.Aku yang akan menjaga mu, sesuai dengan janji ku pada mu saat kita pertama kali bertemu dan maaf karena aku datang sangat terlambat".Ucap Rey, menenangkan Allena.

__ADS_1


__ADS_2