Broken Angel

Broken Angel
Part 34


__ADS_3

"Diam".Teriak ibu Mia,dia sudah muak dengan pertengkaran yang sering terjadi antara maya dan juga Allena.


Dia berjalan mendekat kearah rey."Pak Rey,cepat bawa mereka berdua ke ruangan saya".Ucap ibu Mia yang seenaknya memberikan perintah pada rey.


Rey,tentu menyetujui perintah ibu Mia."Apa yang kalian lihat?,bubar".Teriak Rey menggema di ruang kelas.


Sontak saja, kerumunan murid membubarkan diri kembali ke kelasnya masing-masing,ada juga yang melanjutkan aktivitas belajar mereka yang tertunda akibat menyaksikan pertengkaran Allena dan juga maya.


Rey, berjalan dengan langkah cepat tanpa memperdulikan keadaan allena dan Maya yang berada di dalam cengkeraman tangannya.


"Gak bisa apa, memperlakukan cewek dengan cara halus?".Tanya allena,memberenggut sebal.


"Bisa tidak,kamu menghargai kami sebagai guru?".Celetuk rey,membalas ucapan allena.


Maya,yang sedari tadi diam.Tertawa terbahak-bahak dengan jawaban rey atas pertanyaan allena.


Allena mendelik sebal pada Maya."Mohon maaf,gak ada yang lucu yah?".Gertak allena.

__ADS_1


"Gede bener loe".Sahut maya.


Di sepanjang perjalanan ini,baik Allena maupun Maya keduanya terlibat perdebatan masih melanjutkan pertengkaran mereka.Rey,semakin melangkah cepat menyeret dua singa yang ada dalam cengkeraman nya.


"Pak Rey".Panggil Allena.


"Hmm".


"Mana yang bapak pilih,madu di tangan kanan mu(Allena) atau racun di tangan kiri mu(Maya)?".


Seketika itu ibu guru Mia, menghentikan langkah kakinya yang berada tepat di depan rey.Berhenti tanpa ada aba-aba,sontak saja itu membuat tubuh rey menabrak tubuh ibu Mia.


"Kalau mau berhenti, jangan mendadak ".Gertak Rey,pada ibu Mia.


Yang mendapatkan gertakan hanya nyengir kuda.Dia memang salah karena dia salah tingkah di sebabkan oleh rey yang lebih memilih dia di bandingkan Allena maupun Maya.


"Makanya,jadi orang jangan kepedean ".Celetuk Allena.

__ADS_1


Mia,memberenggut sebal pada Allena sebab dia ketahuan salah tingkah dengan jawaban polos rey."Bawa masuk pak,jangan di biarin terus-menerus berada di luar".Ucap ibu Mia.


Rey, menghempaskan tangan kanan dan tangan kirinya yang mencengkram Allena dan Maya di dia tangan berbeda-beda.Allena dan maya, terhempas ke depan akibat hempasan tangan rey.


"Pelan dikit,bisa kali".Ucap Maya dan Allena serempak.


"Tumben tom and Jerry,kompak menjawab".Celetuk Mia,sembari duduk di kursinya.Menghadap Allena dan maya."Duduk".Perintah ibu Mia pada Maya dan Allena.


Dengan terpaksa Allena dan Maya duduk berhadapan dengan ibu Mia.Tak ada yang berani membuka percakapan diantara mereka berdua, keduanya saling terdiam dengan menunjukkan wajah angkuh khas mereka berdua.Tak,ada sedikitpun raut penyesalan diantara mereka atau rasa takut.Mereka, memasang wajah datar,tak menunjukkan sedikitpun rasa takut mereka.


Ibu Mia,tidak merasa aneh dengan pemandangan yang ada di depannya.Memang seperti itulah Allena dan maya,tak pernah menunjukkan sisi lemah mereka apalagi merasa takut.


Di pandangnya Allena dan Maya satu persatu.Mengamati wajah angkuh diantara keduanya.Allena, bahkan dengan berani menatap tajam pada ibu Mia dengan menyilangkan tangan di depan dadanya, seakan menantang.


"Telpon orang tua kalian masing-masing,suruh mereka datang kesini hari ini juga,pada jam,menit dan detik ini pula". Perintah ibu Mia.


"Lah di kira ibu gue pengangguran,yang gak punya kesibukan?,dan nyokap gue juga gak punya baling-baling bambu yang bisa terbang melewati jalanan padat,di kira nyokap gue punya pintu kemana aja yang bisa berpindah tempat hanya dengan menggunakan pintu?,gak kali, nyokap gue hello Kitty bukan Dora menyon".Keluh Allena melayangkan protes nya.

__ADS_1


__ADS_2