
Tak ingin lagi terbakar oleh gairah yang tanpa di sadari oleh rey.Seperti tadi,saat dia melihat bibir ranum milik Allena yang seperti memanggil-manggil namanya untuk di sesapi.
Panas di sekujur tubuh, membuat rey memutuskan untuk segera bergegas pergi ke kamarnya sendiri.Merendam tubuhnya di bathtub untuk menetralkan rasa panas yang menjalar di sekujur tubuhnya.
"Gadis kecil ku,candu ku".Gumam Rey,berjalan dengan tergesa-gesa agar rasa panas itu tak lagi menyiksa tubuhnya.
Rey,melucuti seluruh Pakaiannya di kamar mandi sebelum dia berendam dalam air hangat beraroma Kan parfum lavender.
Begitu air nya sudah mengeluarkan busa dari sabun cair yang sengaja dia tuangkan ke dalam bathtub,dia langsung merendam tubuhnya ke dalam bathtub.
Aroma lavender dan hangatnya air begitu terasa di tubuh Rey.Tubuhnya tak lagi panas seperti yang tadi dia alami saat dia tanpa sengaja melihat dua gunung kembar yang begitu menggoda belum lagi bibir ranum itu seperti memanggil-manggil namanya.
__ADS_1
"Allena".Gumam Rey,sembari menyentuh bibirnya.Dapat dia rasakan sensasi berbeda saat dia menyentuh bibir Allena yang menjadi candu baginya.
Lama dia berendam sampai-sampai air nya menjadi dingin.Setwlah di rasa cukup,dia berjalan ke arah shower untuk membilas tubuhnya yang penuh dengan busa sabun.
Saat kepalanya di guyur air yang ada di shower.Pikirannya kembali melayang,kembali teringat kejadian tadi siang.Saat,dia mencium bibir Allena.
"Ah,sial kenapa terus-terusan memikirkan kejadian tadi siang sih?".Gertak Rey,tak di sangka nya pikiran dia berubah menjadi kotor tatkala ciuman pertamanya dia berikan untuk gadis kecil.
Yah,Allena lah gadis yang pertama merasakan ciumannya setelah dia berusaha dengan keras agar tak memiliki hubungan dengan wanita lain yang bisa saja menghancurkan masa depannya.Tapi,untuk allena?,dia menjadi pengecualian.
"Cukup nyaman mandi tengah malam begini".Ucap Rey,menyugar rambut basahnya ke belakang.
__ADS_1
Dia berjalan kearah walk in closet,mencari baju tidurnya."Aish,ini sih baju tidur cewek".Keluh,Rey saat dia membuka lemari pakaian tidur dan isinya hanya bergambar hello Kitty berwarna pink pula.
"Terpaksa dah pake ini".Ucap Rey,sembari mengambil baju tidur bercorak hello Kitty berwarna pink.
Salah dia sendiri memberi kabar pada penjaga villa secara mendadak, sehingga penjaganya tak mempersiapkan nya dengan baik.
Rasa kantuk belum terbit di mata bulat Rey,dia masih setia duduk di pinggir kolam renang dengan secangkir kopi dan sebungkus cerutu yang menemani malam dingin dan sepi nya.
Apalah arti sebuah kebahagiaan untuk Rey,jika sedari kecil dia tak pernah merasakan kebahagiaan itu.Tapi, dengan Allena?,entah perasaan apa yang ada dalam hatinya.Gadis kecilnya seakan telah merebut poros hidupnya, memaksanya untuk melindungi wanita lemah dan penuh tekanan.
"Allena Aidira,gadis kecil ku, merpati putih yang sayap-sayap nya telah di patahkan".Gumam Rey,di sela-sela menikmati sebatang cerutu.
__ADS_1
Kepulan asap rokok jelas terlihat tatkala dia terus-menerus menghisap rokok dan mengepulkan nya ke udara.
Esok hari dia harus menempati janjinya.Janji yang tak terucap namun terus terngiang-ngiang dalam pikirannya.Memaksanya untuk terus mencari gadis kecilnya hanya sebatas menunaikan janjinya,tak kurang dan tak lebih.