
...HAY, WELCOME TO MY STORY..!!!...
..."BROKEN ANGEL"...
...~~~...
...•...
#BROKEN ANGEL S2 EPS. 74
...•...
...|||...
...happy reading....🎉🎉🎉...
...✨✨✨...
Saat pulang sekolah, Saka sebagai pasangan sejati mengantarkan Grey kekasihnya pulang ke rumah untuk yang pertama kalinya.
Agar tidak mengganggu, Saka sengaja mematikan motornya sejak mereka sampai di depan pintu pagar rumah Grey ya emang seharusnya gitu sih kan udah sampe.
"Masuk dulu yuk beb! Sekalian ketemu sama papah mamah aku, kebetulan mereka berdua ada di rumah dan udah nunggu aku pulang!" ucap Grey tampak sumringah mengajak kekasihnya untuk menemui kedua orang tuanya.
"Eee kamu yakin Grey? Aku khawatir papah mamah kamu gak mau ketemu sama aku, apalagi tampilan aku acak-acakan begini! Lain kali aja deh aku temuin orang tua kamu, mungkin hari Minggu sekalian aku ajak kamu jalan-jalan berdua...." ucap Saka menolak ajakan Grey untuk menemui orang tua wanita itu, tentu saja Saka masih belum siap jika harus bertemu calon mertuanya sekarang.
"Yah masalahnya mereka jarang ada di rumah tau, ini mumpung mereka lagi libur aja makanya aku minta kamu temuin mereka! Ayolah beb gapapa kok kayak gini juga, aku yakin mereka pasti gak akan masalahin penampilan kamu kok! Yuk kita masuk dulu!" ucap Grey tetap memaksa Saka untuk bertemu orang tuanya.
"Jangan deh sayang, aku belum siap buat ketemu sama calon mertua sekarang! Gimanapun juga aku gak mau kecewain kamu di depan mereka nanti kalau orang tua kamu gak suka sama penampilan aku, sabar ya sayang lain waktu pasti aku akan temuin orang tua kamu buat bahas hubungan kita!" ucap Saka lagi-lagi menolaknya.
"Yah yaudah deh gapapa beb, jadi kamu mau langsung pulang nih?" ujar Grey.
"Enggak sih sayang, aku masih harus ngajar tim futsal di kampung aku yang mau ikut lomba! Tapi aku pasti bakal telpon kamu nanti, jadi kita bisa kabar-kabaran lagi...." ucap Saka tersenyum sambil mencolek pipi Grey.
"Wih keren banget emang pacar aku ini, masih sekolah udah jadi pelatih aja! Semoga tim kampung kamu menang ya di lombanya, kalau gak sibuk pasti aku bakal ikut nonton nanti pas tandingnya!" ucap Grey.
"Iya sayang, aku seneng banget kalo kamu bisa dateng temenin aku ngelatih.... yaudah ya aku harus pergi sekarang takut telat, soalnya udah janji sama anak-anak jam setengah 5 sore buat latihannya!" ucap Saka.
"Oke beb, hati-hati di jalan ya jangan ngebut!" ucap Grey mengingatkan pacarnya itu.
__ADS_1
"Pastinya.... bye sayang, i love you!" ucap Saka kemudian menaikkan standar motornya.
"Bye juga, love you too...." ucap Grey tampak tersipu sambil melambaikan tangannya.
Disaat Saka hendak menyalakan motornya, tiba-tiba ada suara memanggil nama Grey dari dalam rumahnya.
"Diwi, ternyata kamu udah pulang sayang! Ayo cepat masuk nak, itu ada Alex anak teman papah kamu sudah nunggu di dalam! Cepat kamu temuin dia sayang!" teriak seorang wanita yang tak lain adalah mama dari Grey.
Sontak Grey menoleh lalu kaget saat mamanya mengatakan hal itu padanya apalagi disana juga masih ada Saka kekasihnya.
"Sayang, itu mama kamu?" tanya Saka saat melihat dan mendengar seorang wanita dewasa keluar dari dalam rumah itu.
"I-i-iya beb...." jawab Grey gugup, ia merasa takut kalau Saka akan marah padanya.
"Ohh, terus Alex itu siapa sih?" tanya Saka lagi dengan wajah penasarannya.
"Eee aku juga belum tau beb, tapi tadi kan kata mama Alex itu anaknya teman papa! Kamu jangan cemburu ya sayang, aku gak ada apa-apa kok sama si Alex itu..." jawab Grey.
Saka hanya tersenyum tanpa berbicara apapun, kemudian mama Grey kembali memanggil anaknya itu untuk segera masuk ke dalam.
"Diwi, ayo cepat sayang kamu masuk! Ngapain sih kamu berdiri disana terus? Sini cepat kasihan nak Alex sudah menunggu lama!" ujar mamanya Grey lagi.
"Udah sayang, kamu masuk aja! Kasihan mama kamu teriak-teriak begitu, aku juga kan udah mau pulang!" ucap Saka tersenyum meminta kekasihnya masuk, terlihat kesedihan di raut wajahnya saat ini.
"Iya beb, aku masuk dulu ya! Jangan lupa setelah ini telpon aku!" ucap Grey.
Saka manggut-manggut, lalu Grey segera masuk ke dalam rumahnya menemui mamanya yang sudah menunggu di depan pintu.
"Semoga kata-kata kamu bisa dipercaya sayang, tapi kalaupun kamu bohong dan ternyata Alex itu adalah pacar kamu juga! Aku gak masalah kok..." ucap Saka pelan terus menatap kekasihnya dari belakang.
...•••...
Malam itu, Aldi sudah bersiap menjemput Kania dengan mobil milik papanya.... ia berpakaian rapih dengan mengenakan kacamata hitam yang membuat dirinya sangat berbeda dari biasanya.
Aldi menghentikan mobilnya tepat di depan gerbang rumah Kania, ia pun mengirim pesan ke nomor gadis itu kalau ia sudah sampai.
Aldi
Aku udah sampai di depan rumah kamu, cepat keluar karena aku cuma mau nunggu maksimal 5 menit!
__ADS_1
Setelah pesannya terkirim, Aldi meletakkan kembali ponselnya di dalam kantung jaketnya.
Lalu, agar lebih terlihat keren di hadapan Kania nanti Aldi pun berkaca di kaca spionnya sambil menyisir rambutnya supaya rapih.
Tak lama kemudian, tepatnya 3 menit setelah Aldi mengirim pesan akhirnya Kania keluar dari dalam rumahnya dan membuka pintu gerbang.
Aldi sangat terpukau dengan kecantikan gadis itu, ia menganga saja dari dalam mobil serta menurunkan sedikit kacamata hitamnya agar lebih jelas memandang Kania.
TOK TOK TOK...
Kania mengetuk-ngetuk kaca mobil Aldi, pria itu pun langsung membuka kacanya dan memperlihatkan ketampanannya pada Kania.
"Langsung masuk aja!" ucap Aldi singkat kemudian menutup kembali kaca mobilnya.
Kania pun memutar bola matanya malas, ia langsung berjalan cepat ke sebrang dan masuk ke dalam mobil milik Aldi.
"Gue baru tau lu punya mobil," ucap Kania.
Aldi menoleh tersenyum tipis saat gadis itu bicara seperti tadi, ia tak banyak bicara lalu menyalakan mesin mobilnya.
"Pake seat belt nya!" ucap Aldi singkat mengingatkan Kania untuk memasang seat belt.
"Kita mau kemana sih Al?" tanya Kania penasaran, ia belum tau pria itu akan membawanya kemana.
"Ke tempat yang paling romantis di kota ini!" jawab Aldi santai menatap wajah Kania masih dengan kacamata hitam menempel di matanya.
"Alay lu, ngapain coba pake ke tempat romantis segala? Emangnya kita pacaran apa??" ujar Kania bertanya pada Aldi.
"Enggak sih, tapi gak tau nanti...." ucap Aldi kemudian melajukan mobilnya perlahan.
Kania pun terkejut mendengar perkataan Aldi, sedangkan Aldi malah merasa gugup karena bersebelahan dengan Kania yang tampak begitu cantik malam ini.
"Aduh gak nyangka gue kalau Kania bisa cantik banget begini, tapi emang sih di sekolah aja aura kecantikannya udah kelihatan apalagi sekarang pas dia pake baju begini..." gumam Aldi sedikit melirik ke arah Kania.
"Apa lu lirik-lirik...??!!" ujar Kania yang menyadari kalau Aldi meliriknya.
Aldi pun langsung memalingkan wajahnya ke depan dan pura-pura fokus menyetir.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...