Broken Angel

Broken Angel
Part 137


__ADS_3

Benar kata Rey, ontang-anting ini tak lama lagi akan bergerak maju.Tepat saat Allena hendak melayangkan protes nya.Penumpsng terakhir sekaligus penentu dari cepat atau lambatnya mobil yang di sebut ontang-anting ini bergerak maju.


"Benarkan kata ku".Ucap rey,begitu mobil melaju.


"Yah yah yah yah".Sahut Allena,malas menanggapi ucapan rey.


Rey dan Allena keduanya sama-sama terdiam,menikmati setiap perjalanan mereka yang begitu terasa menyenangkan meski pemandangan sekitar hanya berupa pepohonan dan jalanan yang sempit.


"Itu ada yang bawa mobil pribadi?, kenapa kita harus naik ini sih?".Allena, melayangkan protes nya, tatkala dia melihat mobil pribadi melewati mobil yang di tumpangi nya.


"Gak papa,anggap saja kita sedang memberikan mereka pekerjaan".Sahut rey, tanpa menoleh pada allena.


Jika tadi Allena sempat cemberut dengan tingkah Rey yang selalu seenaknya saja main paksa.Tapi,untuk kali ini Allena setuju dengan pemikiran rey yang ingin memberikan pekerjaan pada supir ontang-anting yang di sediakan oleh pihak pengelola.


Jangan sampai mereka memakan gajih buta.Di bayar tanpa melakukan tugas seperti seharusnya atau bahkan yang lebih parahnya mereka di keluarkan secara sepihak akibat banyak pengunjung yang memilih kendaraan pribadi sebagai alat transportasi nya.


Allena manggut-manggut kepala,setuju dengan pemikiran rey.Biarlah kali ini dia ikuti saja kemauan dan keinginan rey,sebab dia pasti tau mana yang baik dan mana yang tidak.

__ADS_1


Tidak lama perjalanan mereka dari transit ke tempat parkir menuju kawah putih yang berada di puncak hutan belantara.Sekitsr 10 hingga 15 menit saja perjalanan mereka di nikmati dengan sajian pepohonan rindang di sertai dengan papan peringatan.


Allena,Rey dan beberapa pengunjung yang satu mobil dengan rey dan Allena turun silih bergantian."Akhirnya sampai juga".Ucap rey, mendarat sempurna di jalanan.


Tapi,tidak dengan Allena yang lagi-lagi di buat bingung karena kawah putih yang menjadi tempat tujuan mereka tak terlihat barang sejengkal pun.Hanya ada tempat parkir mobil,gazebo, sebuah bangunan, pepohonan dan juga tempat untuk berfoto.Tsk terlihat sedikitpun kawah putih yang di maksud oleh Rey.


"Apanya yang kawah putih?,hanya ada pepohonan juga kawah putih".Protes Allena.


Rey,terkekeh dengan tingkah laku Allena yang lagi-lagi harus cemberut.Merasa di permainkan oleh Allena.Jelas,Allena yang tidak tau tentang kawah putih jelas tak tau dimana letak kawah putih nya.


Sikap sok romantis Rey,kembali membuat Allena melongo.Seakan tak percaya pada diri Rey yang seenaknya berbuat dan terkesan memaksa.


"Emang beda jauh antara rey dan marga".


"Emang bedanya bagai langit dan bumi".Sahut Rey yang mendengar ucapan allena.


Lagi-lagi Allena melongo mendengar ucapan Rey yang ternyata mendengar ucapan nya.Yang membuat nya terheran-heran adalah saat dengan santainya dia menjawab perbedaan signifikan antara dirinya dan juga marga.

__ADS_1


"Jangan terkejut apalagi aneh.Toh,kamu tau sendiri aku dan marga adalah sahabat karib sekaligus kami memiliki hubungan pekerjaan".Jelas Rey,menyadari kebingungan allena.


"Oh".Allena beroh ria.


Allena dan Rey kembali harus melewati penjaga pintu yang memeriksa kelengkapan tiket mereka.Setelah semua di nyatakan lengkap, akhirnya mereka berdua bisa masuk ke tempat tujuan.


Allena dan Rey melangkah terus mundur ke bawah.Begitu mereka hampir sampai,mereka di sambut oleh para fotografer yang menawarkan diri agar mereka menggunakan jasanya dan mendapatkan uang dari hasil jasa mereka.


"Bawa foto gak kak?,kalau tidak bisa pake jasa saya, apalagi untuk foto prewed".


"Gak bawa foto apanya?,emang mereka gak lihat apa,foto yang ada di tangan mu?".Bisik Allena,di telinga rey.


"Gak pak".Ucap rey, mengabaikan perkataan allena.


Allena kembali di buat Melongo dengan ucapan Rey,jelas Rey membawa kamera malah bilang nya tidak.


"CK,dasar manusia aneh".Gertak Allena, menggemelatukkan giginya.

__ADS_1


__ADS_2