Broken Angel

Broken Angel
Episode 217 [SEASON 2] Cat kembali


__ADS_3

...HAY, WELCOME TO MY STORY..!!!...


..."BROKEN ANGEL"...


...~~~...


...•...


#BROKEN ANGEL S2 EPS. 117


...•...


Saka celingak-celinguk mencari Grey di tengah kerumunan orang-orang yang sedang panik karena banyak murid kesurupan, Saka mencemaskan pacarnya itu dan khawatir kalau Grey juga ikut kesurupan. Ia pun berkeliling ke seluruh halaman depan sekolah mencari Grey disana, namun masih belum juga ia berhasil menemukan pacarnya itu.


Ia malah bertemu dengan Kia dan juga Zefora yang sedang bersembunyi menjauh dari sekolah, Saka pun menghampiri mereka dan berpikiran mungkin saja mereka akan tahu dimana Grey sekarang.


"Ehem, kalian tau gak Grey ada dimana?" tanya Saka mendekat ke arah mereka dengan wajah penasarannya.


"Duh, kita juga gak tau Saka! Soalnya gue sama Kia juga baru dateng nih, mungkin Grey belum datang atau dia lagi sembunyi di tempat lain!" jawab Zefora.


"Yaudah oke, makasih ya! Gue mau cari dia dulu, gue khawatir dia kenapa-napa!" ucap Saka panik.


"Iya, semoga ketemu ya!" ucap Kia.


Saka mengangguk kemudian pergi dari sana untuk mencari lagi keberadaan Grey, ia tak bisa bohong tentunya karena ia sangat mengkhawatirkan Grey. Walau sangat sulit baginya untuk bisa bersama wanita itu lagi, mengingat mamanya sudah melarang ia mendekati putrinya lagi. Namun, Saka masih belum menyerah dan terus berusaha untuk dapat menaklukkan hati Grey dan juga mamanya.


"Aduh Grey, kamu dimana sih?" gumam Saka kebingungan sambil garuk-garuk kepala.


Setelah mencari kesana-kemari dan melihat ke sekeliling, akhirnya ia menemukan titik terang keberadaan Grey karena wanita itu baru datang dan turun dari mobilnya di depan gerbang sekolah. Tanpa berpikir panjang, Saka langsung menghampiri gadisnya itu dengan berlari tergesa-gesa.


"Grey!" sapa Saka sambil berteriak.


Grey yang baru turun dari mobilnya menoleh ke asal suara, ketika melihat itu Saka wajahnya langsung berubah jadi tidak semangat. Sepertinya wanita ini masih kesal pada Saka karena tidak menepati janjinya, ia pun tampak mencuekkan Saka.

__ADS_1


"Grey, syukurlah kamu gapapa! Tadi aku khawatir banget, aku pikir kamu termasuk salah satu siswi yang kesurupan di dalam..." ucap Saka panik.


"Kenapa? Kok kamu segitunya khawatir sama aku? Emangnya aku ini siapa kamu??" ujar Grey.


Saka pun syok mendengar pertanyaan Grey barusan, apalagi ditambah ekspresi Grey yang beda dari biasanya, kali ini wanita itu tampak tidak senang dengan kehadiran dirinya.


"Kok kamu ngomong begitu sih, sayang? Aku ini kan pacar kamu, emangnya kamu udah gak pengen jadi pacar aku lagi??" ujar Saka heran.


"Loh? Bukannya justru kamu ya yang gak kepengen jadi pacar aku? Buktinya kamu gak datang kemarin ke rumah aku, dimana rasa sayang kamu Saka? Papa mama aku sampai kecewa berat loh sama kamu, termasuk juga aku! Aku udah belain kamu di depan mereka dan kamu malah gak datang, sekarang aku udah gak bisa apa-apa lagi sama hubungan kita! Mendingan kita udahan aja Saka, daripada nantinya makan hati!" ucap Grey tegas lalu pergi meninggalkan Saka disana.


Wanita itu tampak sangat marah pada Saka, ia kecewa karena Saja sudah mengkhianati kepercayaan dirinya dan juga orangtuanya.


...•••...


Sementara itu, Sahira bersama yang lainnya masih tetap disana menunggu proses penanganan siswi kesurupan selesai. Mereka berharap-harap cemas semoga semua yang kesurupan bisa segera pulih, tampak Nur juga terus berdoa di dalam hatinya karena ia sangat takut pada kondisi kali ini.


Valen yang tadi mengantar Kania juga masih berada disana, ia ingin mengawasi adiknya dan memastikan Kania baik-baik saja karena kondisinya saat ini sedang tidak mengenakkan. Valen pun berdiri di samping adiknya itu dan terus menatap ke arah Lucas dengan tatapan tajam, membuat Lucas langsung gugup tak mengerti mengapa ia ditatap seperti itu oleh Valen.


"Duh, bang Valen kenapa sih?" batin Lucas.


"Eh, Lan! Itu bang Valen kenapa ya, kok daritadi ngeliatin gue terus?" bisik Lucas pelan di telinga Alan sambil menggunakan telapak tangannya untuk menutupi gerakan mulutnya agar tak terbaca.


"Mana gue tau, mungkin dia suka kali sama lu! Biasanya kan kalo cowok tatap orang terus-terusan itu tandanya dia jatuh cinta, hati-hati aja lu nanti bisa jadi the next Ragil di Jerman!" ujar Alan.


"Yeh si Malih! Gue serius!" ujar Lucas kesal lalu mendorong lengan Alan hingga pria itu hampir terjatuh.


"Hehehe, jangan serius-serius tar sayang!" ucap Alan sambil nyengir.


Tingkah dua pria itu membuat Sahira, Nur serta Kania menatap heran tak mengerti. Namun, mereka tetap fokus mendoakan teman-temannya yang ada di dalam khususnya yang kesurupan.


"Dek, gue mau coba ke dalam ya!" ucap Valen mendekati Kania lalu berbicara padanya.


"Hah? Mau ngapain sih, bang? Lu gausah cari gara-gara deh, nanti kalo lu kesurupan juga gimana?" ujar Kania heran.

__ADS_1


"Tenang aja, kan katanya yang kesurupan cewek semua! Gue ini laki, jadi aman! Lagian gue kan bisa ngeliat begituan, siapa tau gue bisa bantu! Daripada gue cuma berdiri disini gabut, mending gue ke dalam kan!" ucap Valen.


"Eh iya sih, lu kan anak Indihome ya bang!" ucap Kania.


"Palalu noh Indihome!" ujar Valen dengan kasar menempeleng kepala adiknya.


Kania tampak mengusap-usap kepalanya dan menunjukkan wajah cemberut, sementara Sahira & Nur malah terkekeh melihatnya membuat Kania tambah malu. Valen pun langsung pergi ke dalam berniat membantu orang-orang disana.


"Eee bang, gue ikut juga ya!" ucap Lucas.


"Sama, gue juga bang!" saut Alan.


"Gak, kalian disini aja jagain mereka sekalian adik gue!" ucap Valen singkat kemudian pergi dari sana.


Lucas & Alan pun tampak bete karena tidak diperbolehkan ikut masuk ke dalam bersama Valen.


"Yah elah, sombong amat!" umpat Alan.


"Apa lu bilang, Lan?" ujar Kania langsung menatap tajam ke arah Alan.


...•••...


Disisi lain, seorang gadis cantik yang modis dan stylish baru saja turun dari pesawat. Ia sampai di bandara internasional Soekarno-Hatta, tampilannya seperti seorang artis walau mukanya pas-pasan. Siapa lagi dia kalau bukan Catherine alias Cat sang mantan dari Aldi, ya Cat kembali ke Indonesia setelah sebelumnya pergi ke Italia bersama papanya.


Cat kini berada di taksi dan hendak menuju ke rumahnya untuk sekedar silaturahmi, eh maksudnya mau pulang dong masa silaturahmi ke rumah sendiri. Cat hanya seorang diri pulang ke Indonesia, hal itu karena papanya sedang sibuk sehingga tidak bisa mengantar putrinya tersebut. Selain itu, bapak Cat juga males sih nganter anaknya yang gak jelas ini.


Terlihat Cat sedang otak-atik handphonenya sambil senyum-senyum gak jelas, ia membuka sosmed nya lalu bikin story dengan tulisan back to indo. Ya begitulah tingkah orang alay yang apa-apa dimasukan ke story, mirip authornya sih.


"Yes, akhirnya gue balik ke indo! Dengan begini gue bisa deket sama ayang bebeb Aldi lagi deh, ihh gue gak sabar banget buat ketemu sama dia! Pasti dia juga bakal seneng banget kalo ketemu gue, huh rasanya pengen meledak deh..." gumam Cat.


Sang supir pun geleng-geleng kepala saat melihat melalui kaca spion penumpangnya nampak seperti orang tidak waras, untungnya ia kebal terhadap orang seperti Cat ini. Jadi ia tidak akan terpengaruh maupun terpancing emosi, ya ia tetap profesional melakukan tugasnya sebagai supir taksi.


...~Bersambung~...

__ADS_1


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


__ADS_2