Broken Angel

Broken Angel
Part 161


__ADS_3

Aida, keluar kamar Allena dengan kondisi kepala yang menunduk.Bukan berarti dia takut terhadap tatapan tajam Rey,bukan itu alasannya melainkan dia tertunduk lesu.Merasakan kesedihan atas penderitaan Allena.


Baru juga dia bertemu dan melihat raut wajah Allena secara dekat.Dia sudah dapat menebak dan menerka penderitaan yang allena alami.Pantas lah jika marg, dekat dengan Allena bukan karena ada hubungan di balik nya.Melainkan atas dasar kemanusiaan.


Itu yang mendasari marga berada dekat dengan Allena.Menyentuh hati yang terluka dan kondisi psikis yang terganggu.


Rey, ternyata salah paham dengan dirinya.Wajar,di rasa sebab Rey lah yang lebih tau bagaimana rasanya terluka dan psikis nya terganggu apalagi itu di lakukan oleh orang terdekatnya.


Itu dapat aida rasakan saat tatapan tajamnya yang tak bisa membohongi atas rasa cemas dan ketakutan.Ketakutan gadis kecilnya terjadi apa-apa, bahkan melebihi dirinya.


"Apa yang sebenarnya terjadi?". Pertanyaan itu perlu dia utarakan agar mendapatkan titik terang nya.


Rey, dengan sukarela menceritakan apa yang terjadi,termasuk keinginan Allena yang ingin pergi ke bar,menegak beberapa botol wine dan menghisap rokok.


Dari situ lah aida dapat menyimpulkan Allena yang trauma akan masa lalu kelam nya.Pertengkaran orang tua dengan di warnai oleh kekerasan fisik itu menjadi faktor utama psikis allena terganggu.Jiwa nya terguncang dan hatinya terluka.

__ADS_1


Tak hanya itu,Allena juga mendapatkan sebuah pengabaian dari orang tuanya.Mamah kandungnya sibuk bekerja hingga tak punya waktu luang, begitu pun dengan ayahnya yang sudah mendapatkan keluarga baru.Tentu,tak ada waktu sedikitpun untuk dia.


Ternyata Allena adalah broken Angel dari cinta pertamanya.Cinta pertama yang seharusnya dia dapatkan dari sang ayah, kini sayap-sayap nya telah patah.Di patahkan oleh sebuah kenyataan pahit.


Di saat mereka bertiga, tengah membicarakan Allena.Membahas trauma masa lalu allena hingga psikis terganggu.Tanpa mereka sadari,Allena sudah tersadar dari alam bawah sadarnya.


Persis saat aida keluar dari kamar,Allena mengerjapkan matanya.Mencoba mencerna apa yang sudah terjadi.


Saat dia berusaha untuk menyesuaikan diri dengan ruangan yang terasa asing baginya.Sayup-sayup Allena, mendengar perbincangan riuh antara wanita dan pria yang allena tau mereka sedang membicarakan nya.


"Allena,mengalami trauma di masa lalu".Begitu kata yang terdengar pertama kali oleh Allena.


Sayup-sayup Allena, dengarkan sembari berjalan menuju ruang tamu.Tempat sumber suara itu terdengar begitu jelas.


"Jadi,Axel mengalami kekerasan fisik?". Pertanyaan itu terlontar dari mulut rey.Ada kilat kesedihan jelas terlihat di pelupuk matanya.

__ADS_1


Aida, terdiam.Jelas dia tidak bisa menjawab, takut praduga nya salah dan menggiring opini agar rey menyelidiki kasus orang tua allena.


Allena, semakin berjalan hampir mendekati mereka dengan hati-hati."Memang betul,dugaan anda benar.Selamat anda memenangkan kuis". Dengan suara bergetar Allena, mengeluarkan pendapatnya.


Aida,Rey dan marga terlonjak kaget atas jawaban dari seorang wanita yang bersumber dari arah belakang.


Saat mereka memalingkan wajah mereka ke arah belakang mereka.Alangkah terkejutnya Rey dan marga.Tapi,tidak dengan aida.


Dia,aida malah berjalan menghampiri allena.Di akhir langkahnya aida menghambur memeluk Allena tanpa ragu atau pun takut.


Allena, terdiam tak membalas pelukan aida.Orang asing yang baru di kenalnya sebagai kekasih dari pria yang di cintai nya.Marga Prayudha.


Rey dan marga, berdiri tanpa sadar sembari menatap penuh dengan kebingungan.Tak ada yang menyangka dengan reaksi aida,menghambur memeluk Allena dengan tatapan sayu.


Perlahan tapi pasti,Allena meneteskan air mata.Masih jelas teringat di pikiran nya tentang pertengkaran orang tuanya dengan di warnai oleh kekerasan fisik.

__ADS_1


"Bagaimana aku bisa berdamai dengan masa lalu?,sedang bayang-bayang nya selalu terngiang-ngiang dalam pikiran ku?".Ucap Allena,penuh dengan kesedihan.


Aida, mengelus punggung Allena.Dia paham sekarang, inilah cara yang terbaik untuk menenangkan orang yang mengalami trauma berat.Yaitu di dengarkan setiap keluh kesahnya dan rangkul dia,peluk dia serta berikan dia cinta dan kasih sayang.Sama seperti marga, memperlakukan Allena.Si gadis penuh luka.


__ADS_2