
...HAY, WELCOME TO MY STORY..!!!...
..."BROKEN ANGEL"...
...~~~...
...•...
#BROKEN ANGEL S2 EPS. 71
...•...
...|||...
...happy reading....🎉🎉🎉...
...✨✨✨...
Keesokan harinya, Lucas sudah siap menunggu Sahira di depan pagar rumahnya karena memang ia sengaja ingin menjemput pacar barunya dan berangkat ke sekolah bersama.
Tak lama kemudian, Sahira keluar dari dalam rumahnya bersama Nur... mereka pun terkejut saat melihat Lucas tengah duduk di motornya sambil berkaca melalui kaca spionnya.
"Eh Sahira, itu Lucas kan? Ngapain dia disana?" tanya Nur berbisik pada Sahira.
"Gak tau juga deh, biar gue temuin aja..." jawab Sahira kemudian melangkah mendekati Lucas yang berada di depan pagarnya.
Sahira pun menghampiri Lucas sambil tersenyum ke arahnya, laki-laki yang melihat Sahira lewat kaca spionnya juga langsung menoleh lalu tersenyum.
"Hai sayang!" ucap Lucas menyapa Sahira yang tengah membuka gerbangnya.
"Hai juga, kamu ngapain pagi-pagi udah ada disini?" tanya Sahira mendekat ke motor pacar barunya itu.
"Ya mau jemput kamu dong, yuk langsung aja kita berangkat bareng ke sekolah! Nih kebetulan aku juga udah beli helm baru khusus buat kamu yang warnanya pink sesuai kesukaan kamu...!!" jawab Lucas tersenyum menjelaskan maksudnya datang kesana sambil menunjukkan helm yang baru ia beli.
"Hahaha Lucas Lucas, kamu serius baru beli helm ini? Ya ampun sayang harusnya gak perlu lah kayak gini segala, kan aku juga bisa berangkat ke sekolah sendiri..." ucap Sahira.
__ADS_1
"Yeh gapapa dong sayang, aku pengennya kita berangkat bareng-bareng ke sekolah supaya satu sekolah tau kalau kita ini sepasang kekasih yang romantis...!!" ucap Lucas.
Sahira tersenyum mendengar perkataan Lucas, melihat itu Lucas jadi semakin kesemsem dengan Sahira karena senyumnya yang manis.
Tiba-tiba saja sebuah motor berhenti tepat di samping motor Lucas, ya dari motornya Lucas tentu tau kalau dia adalah anggota wild blood.
Benar saja ketika pria itu membuka helmnya, wajah yang muncul adalah wajah Alan salah satu anggota gengnya bahkan termasuk pentolan di wild blood.
"Morning semua... cie elah yang baru jadian makin mesra aja, sekarang udah pake jemput jemputan segala nih ye...." ujar Alan meledek Lucas & Sahira.
"Apaan sih lu? Ngapain lu kesini, emangnya ada keperluan apa lu disini...??" ujar Lucas keheranan melihat temannya ada disana.
"Hahaha, emang lu doang yang bisa pacaran Kas? Gua juga bisa kali, tujuan gua kesini ya mau jemput pacar gue sama kayak lu!" ujar Alan menjawab pertanyaan Lucas sambil menunjukkan wajah ngeselin.
"Hah? Emang siapa pacar lu kocak?" ujar Lucas masih terheran-heran.
"Tuh...." jawab Alan sambil menunjuk dengan memajukan bibirnya ke arah wanita yang berdiri di belakang Sahira.
Sontak sepasang mata Lucas & Sahira langsung menoleh ke arah yang ditunjuk Alan, ya mereka terkejut karena mengetahui yang dimaksud Alan adalah Nur.
"Iya Sahira, gue baru jadian sama Alan kemarin!" ucap Nur nyengir.
"Nah kan denger tuh Kas, sekarang gue udah bukan jomblo lagi hehe..." ujar Alan menyombongkan diri.
"Iya iya selamat ya bre....!!" ucap Lucas memberi selamat pada Alan sambil menepuk pundaknya.
"Eh yaudah kita jalan aja yuk langsung! Takutnya telah nih...." ucap Sahira melihat jam di layar ponselnya.
"Oh iya yaudah pake nih helm kamu!" ucap Lucas memberikan helm di tangannya pada Sahira.
Pacarnya itu pun memakai helm yang diberikan olehnya tanpa rasa ragu, sementara Nur berjalan menghampiri Alan.
"Nah kalo kamu mau pake helm aku atau helm yang ini nih....??" tanya Alan.
"Itu helm siapa emang?" ucap Nur penasaran.
__ADS_1
"Ya helm aku juga dong, tapi jarang dipake! Jadi kamu mau yang mana??" ujar Alan.
"Ini aja deh yang jarang dipake, kalau pake punya kamu itu pasti bau!" ucap Nur mengambil helm yang tercantol di motor Alan.
Setelah semuanya memakai helm, Lucas & Alan langsung menyalakan motor masing-masing dan melaju dengan kecepatan sedang karena tak mau membuat kekasih mereka ketakutan.
...•••...
Disisi lain, Kania baru sampai di sekolah dan langsung berjalan masuk ke dalam sambil mendengarkan musik lewat earphone.
Saking asyiknya main hp sambil mendengar musik, Kania sampai tak menyadari ada motor yang melintas dan hampir saja menabraknya.
TIIINNN..... Kania kaget karena suata klakson itu dan reflek menutupi wajahnya karena takut tertabrak bukannya lari atau menghindar.
Beruntung motor itu berhasil berhenti dengan tepat tanpa menyenggol Kania sedikitpun, gadis yang tampak syok itu pun perlahan membuka matanya coba menoleh ke arah motor tersebut dengan nafas yang tersengal-sengal.
"Woi! Kalo jalan lihat-lihat dong...!!" teriak pemotor itu yang wajahnya belum terlihat jelas karena ia masih memakai helm.
"Ma-maaf...." ucap Kania gugup.
Saat gadis itu menoleh, si pemotor langsung terdiam dan membuka helmnya... kini tampak bahwa pemotor itu ialah Aldi.
"Kania? Hadeh lu bener-bener ya, masih aja hobi jalan sambil main hp...!! Untung tadi gua cekatan ngerem nya..." ujar Aldi.
"I-i-iya maaf Aldi...." ucap Kania masih gugup.
Aldi pun menghela nafasnya kasar, sebenarnya ia masih merasa kesal dengan Kania... akan tetapi ia tidak bisa lanjut marah karena bagaimanapun dia adalah wanita.
"Yaudah gapapa, tapi awas gua mau lewat!" ujar Aldi kemudian meminta Kania menepi.
Kania manggut-manggut lalu berjalan ke pinggir agar motor Aldi bisa lewat, ia masih tetap disana melihat Aldi yang masuk ke tempat parkir motor.
"Huh untung aja si Aldi marahnya gitu doang, untung juga gue gak ketabrak sama dia!" ucap Kania mengelus dadanya yang masih berdegup kencang.
...~Bersambung~...
__ADS_1
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...