
Saking enaknya, hingga Allena menikmati setiap kenikmatan dan cita rasa dari bubur pemberian marga, dengan tidak menyadari keberadaan marga yang menatapnya secara intens.
"Enak?".Tanya marga,begitu Allena sudah menghabiskan semangkuk penuh bubur ayam pemberian nya.
"Heem,enak".Jawab Allena, sembari mengacungkan dua jempol tangan nya.
"Kan,udah aku katakan.Di coba dulu, jangan melihat dari penampilannya aja belum tentu kan rasanya juga gak enak".Jelas marga.
"Iya,maaf".Sesal Allena.
Marga,turun dari tepi ranjang Allena.Perutnya sudah dari tadi merasakan keroncong,tapi melihat Allena yang begitu lahapnya menyantap bubur ayam.Membuat rasa lapar marga menjadi terbit,tidak hanya itu saja tapi buburnya sudah dingin dan tak enak bila di makan selagi dingin.
Marga,tetap mengamati raut wajah Allena sembari mencari suasana yang aman dan tenang untuk dia kembali bertanya lagi.
Sedangkan allena,dia menyalakan televisi untuk mengusir rasa bosan yang mulai melandanya belum lagi tatapan marga padanya yang bisa membuat dia menjadi salah tingkah.
Bagaimana tidak salah tingkah,jika paras wajah marga yang begitu tampan dengan hidung mancung,bibir tebal,alis tebal dan kulit putih ini mampu menghipnotis diri Allena.
Tak dapat dia pungkiri pesona nya sukses membuat dia menjadi salah tingkah, hampir saja dia menjilat ludahnya sendiri.Tatapan marga yang begitu intens,tutur katanya yang lembut dan perlakuan manisnya yang membuat dia lupa diri.Lupa akan ucapan nya,tapi beruntung logikanya kembali bekerja saat dia tengah melakukan kekhilafan.
"So".ucap marga, memecahkan keheningan diantara keduanya."Aku boleh bertanya?".Kata marga lagi.
__ADS_1
Dag-dig-dug hati Allena, sampai-sampai dia menahan napasnya demi mendengar pertanyaan marga.
"Boleh".Sahut Allena, tanpa menoleh kearah marga.
Marga tersenyum sinis."Ada yang sudah masuk perangkap rupanya".Gumam marga.
"Aku boleh bertanya?".Ucap marga lagi, bertanya untuk memastikan.
"Yah".Jawab Allena.
Marga mengenggam tangan allena,bermaksud agar Allena menatap lawan bicaranya ketika diajak berbicara bukan terus memalingkan wajahnya.Tapi,tidak untuk allena.Hatinya berbunga-bunga,kala marga mengenggam tangan nya.
'Mungkin kah marga akan mengatakan cinta nya untuk ku?,ah,tentu akan ku jawab'yes''.Gumam Allena membatin sembari senyum-senyum sendiri.
Deg
Hati Allena yang semula bermekaran bunga mawar merah Semerah buket bunga mawar merah pemberian marga,kini telah layu dengan sebuah teguran lembut dari marga.
"Yah".Sahut Allena,sembari menoleh.
Ada kilat kecewa di wajah Allena,kala apa yang dia harapkan ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi nya.Dia kira marga mengenggam tangan nya,ingin menyatakan cintanya.Nyatanya ingin menegur dirinya.
__ADS_1
"Good girl".Ucap marga, sembari melayangkan senyum termanis nya.
"Jangan tersenyum seperti itu, senyuman manis mu membuat ku terpesona akan kharisma mu".Gumam Allena, setengah berbisik.
"Iya, terima kasih atas pujiannya".Ucap Allena, menyembunyikan rasa kecewanya.
Tapi,bukan marga namanya jika dia tidak bisa membaca raut wajah Allena.Tanpa di duga oleh Allena,marga mencium tangannya amat lama dan begitu lembut.
Allena sampai melongo melihat marga mencium tangannya tanpa dia sadari itu adalah trik marga untuk meluluhkan rasa kecewa Allena,mengganti suasana negatif Allena,menjadi hangat.
"Allena,boleh aku tau permasalahan hidup mu yang kata mu,kamu adalah korban broken home?".Tanya marga, begitu sudah di rasa keadaan nya kondusif.
Allena,menekuk wajahnya.Tak di sangka nya marga akan melontarkan pertanyaan yang agak sensitif untuk kehidupan pribadinya.Sesuatu yang tidak ingin dia bagi dengan orang lain,termasuk itu dengan marga.Pria lemah lembut dan berhasil membuatnya menjilat ludahnya sendiri.
"Jika,kamu tidak ingin bercerita dengan ku atau tidak ingin membagi rasa sakit mu itu dengan ku?, it's ok no problem".Ucap marga lembut.
Allena terdiam, menimbang-nimbang keputusannya.Apakah dia ingin berbagi cerita nya atau menyimpan rapat-rapat kehidupan kelamnya.
Marga, dengan sabar menanti jawaban Allena.Berharap Allena,bisa membagi cerita nya, sehingga dia bisa mengurai benang kusut itu menjadi titik terang.
....
__ADS_1
***Apakah Allena akan berbagi kisah nya dengan marga?,atau membiarkan marga mencari tau tentang kehidupan kelamnya?. Daripada penasaran,ikuti terus cerita nya sampai habis.Jangan lupa beri like,komen,vote dan hadiah nya.
Selamat membaca dan menikmati setiap jalan cerita nya.Terima kasih***.