
Merasa sudah cukup Rey membawa Allena ke tempat wisata kawah putih dengan perut kenyang,memborong oleh-oleh,hati senang dan semangat menata hati kembali hadir.Rey, ternyata punya rencana lain selain pergi ke kawah putih.Yaitu pergi ke tempat kebun strawberry,dimana kita bisa bebas memilih dan memetik buah strawberry.
Sedang,Allena yang merasa kelelahan dengan perut kenyang dan hati senang.Dia duduk bersandarkan bantal kursi yang empuk.Lelah rasanya jiwanya tapi itu sebanding dengan rasa kebahagiaan nya yang belum pernah dia rasakan.
Kebahagiaan itu sebenarnya belum lah lengkap tanpa kehadiran sosok marga di hidupnya.Sejak tadi memang Allena, terlihat senang tapi jauh di lubuk hatinya dia merasa kesepian.Kesepian karena tak ada sosok marga di sampingnya.
Rey,jelas tidak menyadari kegundahan hati Allena yang merindukan rey.Kepakan sayap Allena tak sepenuhnya pulih,dia merasa belum bisa terbang bebas karena tak ada sosok malaikat pelindung nya.
Hati dan perasaan Allena,jelas tak sama lagi saat dia pertama kali bertemu dengan sosok laki-laki si pemberi earphone tapi dia sendiri yang telah membuat janji Allena ternoda,teringkari oleh sang pemilik.
Hadirlah marga, laki-laki yang menawarkan bahunya untuk dia berkeluh kesah.Menceritakwn kesedihan dan luka hatinya,sebelum dia akhirnya pergi.Pergi dengan membentak dan menjudge masa lalunya.
"Marga".Gumam Allena,memanggil pria nya.
Rey, mengerutkan keningnya."Apa?,kamu ngomong apa?". Tanya Rey.Dia seperti mendengar Allena menyebutkan satu nama yang entah siapa.
Allena,menoleh."Gak ada".Sahutnya, berbohong ".
"Oh".Rey, hanya beroh ria.Tak mempermasalahkan ucapan allena.
Rey,kembali fokus menyetir karena jalanan yang super ekstrim memaksa nya untuk fokus berkendara meski matanya tak bisa di ajak berkompromi.
"Ayolah mata, kerja samalah".Bujuk Rey pada salah satu anggota tubuh nya.
Tak lama, hanya sekitar 20 menit saja mereka sudah berada di tempat tujuan mereka.Yaitu kebun strawberry,pilih dan petik sendiri.
__ADS_1
Allena,di buat kagum lagi dengan pemandangan alam sekitar, lagi-lagi rey membawanya ke tempat wisata kali ini ke kebun strawberry dengan tanaman strawberry yang begitu banyak nya dan buah strawberry yang berwarna merah menggoda.
"Wow, merah-merah menggoda".Ucap Allena,antusias.
Rey, tersenyum.Dia turun dari mobilnya di ikuti oleh Allena yang pandangan matanya tak pernah lepas dari buah strawberry yang begitu menggoda nya.
"Disini kamu bebas pilih dan petik sendiri".Ucap rey, menggandeng tangan allena untuk menulusuri kebun strawberry.
"Kenapa kamu gak bilang kita mau kesini?".Protes Allena, tanpa menoleh.
"Kenapa?".
"Kan aku gak perlu beli di sana".Adu Allena.
Rey,kembali terkekeh."Gak papa,anggap saja kita sedang berbagi".Jelas rey,mengusap puncak kepala Allena.
"Nah itu dia".Ucap Allena.
Allena berjalan lebih cepat, rasanya dia tak sabar ingin memetik buah strawberry langsung dari tanaman nya dan bebas memilih.
"Mau kemana?". Tanya Rey,heran.
"Rahasia".Sahut Allena, berjalan lebih cepat.
"Hei itu kata-kata ku.Anda tak boleh mengcopy nya, jangan jadi plagiat".Sentak rey.
__ADS_1
"Bodoh amat.Toh,belum ada hak ciptanya".Sentak Allena,tak mau kalah.
Perdebatan mereka harus terhenti tatkala mereka sudah ada di meja kasir,hendak mengambil keranjang.
Sang kasir tersenyum ramah sembari menjelaskan beberapa aturan yang harus di patuhi dan tak boleh di langgar.
Allena menganggukkan kepala,sok ngerti padahal dia sedari tadi tidak sepenuhnya mendengar kan terkalahkan oleh buah strawberry yang begitu menggodanya dengan warna merah terang.
Allena, melepaskan gandengan tangan rey.Dia ingin bebas memilih dan memetik buah strawberry tanpa gangguan rey.Rey,mengerti maksud Allena,dia membiarkan gadis kecilnya mengeksplorasi buah strawberry.
"Kamu senang?".Tanya Rey, berbisik di telinga allena.
"Pasti".Sahut Allena,sibuk sendiri memilih dan memetik buah strawberry.
Di saat keasyikan dan percakapan mereka tentang hal apa saja yang perlu di bahas.Saat itu mereka mendengar suara yang memanggil nama mereka, tepat di belakang mereka.
"Rey".
"Allena".
Kegiatan mereka harus terhenti saat ada orang yang memanggil mereka.Begitu mereka berbalik.
Deg
"Mamah".
__ADS_1
"Papah".
Ucap Rey dan Allena bersamaan.Kaget bukan main karena secara kebetulan mereka harus bertemu dengan orang tua mereka di tempat tak terduga.