Broken Angel

Broken Angel
Part 163


__ADS_3

"Apa yang kamu inginkan, dek?". Pertanyaan itu adalah pertanyaan yang baru pertama kali Allena dengar sekaligus yang selama ini dia nantikan.


Mamah Axel, selalu memanjakan dia dengan kemewahan dan fasilitas lengkap.Dulu pertanyaan itu selalu terucap di bibir manis mamah Axel,tapi lagi perceraian nya dengan ayah Allan.Mengubah tatanan hidup nya, kebiasaan lama telah tergantikan dengan sebuah pengabaian, keceriaan telah berubah menjadi awan mendung dan cinta telah terkubur di hati masing-masing.


"Apa yang aku inginkan?".Allena,membeo.Tatapan matanya kosong, pikiran nya pun kosong.Tak ada yang dia inginkan selain kebahagiaan yang hakiki.


Aida, tersenyum manis."Apa yang kamu ingin kan, dek". Pertanyaan itu di ulang lagi.Dia tau,Allena berdiam diri bukan berati tak mengerti.Tapi,dia sedang merangkai kembali kisah di dunia nyatanya.


Allena menatap aida yang duduk di sampingnya, bersebelahan dengan rey.Menatap secara tajam seperti anak indigo menatap lawan bicaranya.Penuh misteri dan aura negatif menyelimuti dirinya.


"Kembalikan masa kecil ku, kembalikan kebahagiaan di masa lalu ku,aku tidak meminta orang tua ku bersatu.Tapi,aku minta sedikit waktu dari mereka, berikan aku cinta dan kasih sayang dan berikan aku kebahagiaan yang hakiki".Ucap lantang allena, tanpa celah,tanpa jeda".


Marga dan Rey sampai-sampai mereka menahan napasnya demi mendengar rentetan permintaan allena,sedang aida dia masih tetap menatap allena.Tak goyah sedikitpun.


Aida,mengelus lengan allena."Insha Allah Allena,aku tidak berjanji tapi aku akan berusaha.Insha Allah,akan usahakan ".Janji aida.


Lagi-lagi marga di buat kagum sekaligus tak percaya dengan tindakan aida yang mungkin bisa mengancam keberlangsungan acara lamaran mereka.Lupa,akan tabiat kekasihnya yang memiliki welas asih tanpa batas dan tanpa syarat.

__ADS_1


"Sekarang apa yang ingin kamu lakukan,Allena?". Pertanyaan itu kembali terlontar dari bibir manis aida.


"Aku ingin menghisap rokok.Hisap dan lalu hempasan beban,aku juga ingin menegak beberapa botol wine".


"Kenapa?".


"Karena dari sana aku bisa bebas dari masalah ".


"Masalah apa yang membuat mu lari dari rokok dan minuman alkohol?".


"Banyak,kalau di ceritakan bisa menjadi satu novel tamat".


"Tak ada,selama ini aku terbiasa melampiaskan nya pada barang-barang haram.Pernah sempat berhenti kala aku menjadi anak jalanan ".


"Kenapa kamu hidup di jalanan?".


"karena aku di keluarkan dari pihak sekolah dan itu membuat mamah ku menjadi murka.Akhirnya aku memilih hengkang dari rumah dan berakhir hidup sebagai gelandang meski aku pernah bertemu dan di tampung oleh keluarga gelandang,pada akhirnya aku harus bertemu lagi dengan si tengil.Rey".Jelas allena.

__ADS_1


Sesi tanya-jawab layaknya debat di program tv mata Najwa ini di hentikan sementara.Dengan tatapan aida dan marga mengarah pada rey.Rey, seakan menjadi pihak yang di salahkan.


Rey,menatap aida dan marga,silih berganti.Dia juga tak mengerti mengapa dia di libatkan.


"Why me?".


"Because of you".Sahut aida dan marga secara serempak.


"Because of you.Kau guru Allena,tapi kau membuat Allena di keluarkan dari pihak sekolah.Ku dalang utama nya".Jelas marga,memutus rasa penasaran rey.


Rey,menepuk jidatnya.Kedus pasangan sejoli ini ternyata sudah salah paham terhadapnya.Mereka hanya tau sepenggal cerita nya, tanpa menyelidiki lebih lanjut.


terutama untuk marga.Seingatnya dia tau akar permasalahannya.Tapi,dia juga sendiri yang ikut menyalahkan.


"Guys, dengarkan aku baik-baik _".Rey,mulai menceritakan akar permasalahan,di mulai dari awal dia bertemu dengan Allena sampai mereka sekarang ada di ruang tamu.Duduk saling bersebelahan dengan membahas masalah Allena.


Aida dan marga hanya manggut-manggut saja.Menanggapi cerita rey yang di tuturkan secara terperinci dan jelas.

__ADS_1


"Jadi begitu guys.Maaf Allena".Ucap Rey, mengakhiri cerita nya.


"Oh".Ida dan marga hanya beroh ria.Tak menghargai sama sekali cerita rey yang panjang kali lebar,kali tinggi.


__ADS_2