Broken Angel

Broken Angel
Episode 197 [SEASON 2]


__ADS_3

...HAY, WELCOME TO MY STORY..!!!...


..."BROKEN ANGEL"...


...~~~...


...•...


#BROKEN ANGEL S2 EPS. 97


...•...


Di dunia bidadari, tampak sang ratu tengah gelisah tak menentu dan selalu memegangi dadanya bahkan terus mondar-mandir tak karuan naik turun singgasana.


Hal itu membuat Nawal serta Nara & Nana kebingungan saling menatap satu sama lain, mereka tak tau masalah apa yang tengah menimpa ratu mereka itu.


"Maaf karena aku lancang ratu, tapi ada apa denganmu ratu? Mengapa engkau terlihat begitu cemas dan panik? Apa ada masalah yang akan menimpa dunia bidadari?" tanya Nawal memberanikan diri karena ia sangat penasaran pada tingkah sang ratu.


"Tidak Nawal, bukan itu! Aku hanya merasa kalau ada kekuatan kuat yang sedang berada di bumi saat ini, kekuatannya cukup dahsyat dan aku khawatir terjadi apa-apa pada Sahira & Nur karena mereka sekarang masih berada disana! Tentunya aku tidak ingin mereka berdua kenapa-napa karena kekuatan ini belum pernah aku rasakan sebelumnya..." ucap ratu Keira.


"Seberapa dahsyat kekuatan itu ratu? Tidak mungkin kan lebih kuat daripada kekuatanmu?" tanya Nawal lagi mulai ikut cemas serta panik setelah mendengar jawaban sang ratu.


"Belum tau Nawal, tapi di alam semesta ini masih banyak lagi kekuatan yang lebih dahsyat dibanding dengan kekuatan ku! Karena dunia ini begitu luas diciptakan oleh sang pencipta, jadi di atas langit masih ada langit! Dan aku khawatir kalau pemilik kekuatan ini adalah sosok yang jahat dan dia mengincar bumi untuk dijadikan markasnya, karena sekarang cukup banyak makhluk luar yang ingin tinggal di bumi setelah adanya pelanggaran yang dilakukan bidadari Sahira..." ucap ratu Keira.


Sontak Nawal terkejut mendengar kalimat akhir dari sang ratu, ia tak mengerti pelanggaran apa yang dimaksud oleh ratu Keira barusan.


"Apa maksud mu ratu? Pelanggaran apa memang yang sudah dilakukan Sahira, sampai seluruh makhluk di alam semesta ini ingin berkuasa di bumi??" tanya Nawal heran.


"Sahira sudah beberapa kali menggunakan kekuatannya di bumi, ia bahkan telah membunuh penduduk bumi dengan kekuatannya itu dan baru saja dia menyembuhkan seorang manusia dengan kekuatan yang dimilikinya!" jawab ratu Keira.


"Eee lalu apa yang harus kita lakukan untuk melindungi mereka dan juga para penduduk bumi ratu? Tidak mungkin kan kita diam saja melihat bumi hancur dan jadi rebutan para penguasa di alam semesta ini??" ujar Nara.


"Kita serahkan saja semuanya pada sang penguasa tertinggi di alam semesta ini, aku yakin dia pasti bisa mengendalikan semuanya! Kita sebagai makhluk ciptaannya hanya bisa berdoa memohon ampunan serta berharap tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan!" ucap ratu Keira yang tanpa sadar menitikkan air mata disana saat mengatakan itu.

__ADS_1


Sepertinya sang ratu merasa bersalah karena dirinya telah sembarangan menunjuk manusia bumi sebagai penguasa langit bumi, sekarang hal buruk malah terjadi akibat kelalaiannya.




Sementara itu, Wilona mendekati Dimas sambil tersenyum lalu menghilangkan angin kencang yang berhembus serta membuat semuanya menjadi normal kembali tanpa merubah wujudnya itu.


"Sekarang kau sudah lihat kan, bagaimana rupa ku yang sebenarnya? Apa kau masih menganggap wajahku ini mirip dengan ratu mu atau justru ratu mu itu yang menjiplak wajahku?" ucap Wilona menatap Dimas.


"Aku masih tak mengerti dengan semua ini, siapa kamu sebenarnya Wilona? Tolong jelaskan padaku semuanya dengan rinci, karena aku sama sekali tak paham!" ujar Dimas benar-benar tidak mengerti.


Wilona malah tersenyum lalu mengalihkan pandangannya, ia berjalan pelan menjauh dari Dimas sambil membuka mulutnya berbicara untuk memberi pemahaman pada Dimas.


"Wajar saja jika kau tak mengerti Dimas, ini semua terjadi karena kelalaian ratu mu itu yang telah mengangkat seseorang seperti mu menjadi pangeran langit! Padahal kau ini sama sekali tidak pantas diberi gelar itu, lihatlah akibatnya banyak penghuni alam semesta yang murka dan ingin mengambil alih kekuasaan kamu Dimas! Mereka hendak turun ke bumi menguasai bumi yang luas nan indah ini, itulah sebabnya aku ditugaskan kemari menjaga seluruh manusia dari serangan makhluk yang haus akan kekuasaan itu..." ucap Wilona.


"Lalu, darimana kau berasal Wilona?" tanya Dimas menatap punggung gadis itu.


"Aku adalah Aleona, sang putri emas yang berasal dari alam pelangi! Dari dulu tugas ku adalah menjaga dan melindungi bumi bersama para bidadari merah yang ku miliki, mereka selalu turun ke bumi membawa serta emas melalui pelangi yang melengkung! Jika kamu nantinya melihat pelangi itu muncul lagi, berarti para bidadari merah tengah turun melihat dan memastikan keadaan bumi ini baik-baik saja!" jelas Wilona sambil terus tersenyum.


Mendengar penjelasan Wilona membuat Dimas merasa lega, ia yakin sekarang kalau wanita itu memang benar-benar makhluk baik yang ingin menjaga bumi serta isinya.


"Aku baru tau kalau bidadari saja ada banyak jenisnya, aku pikir hanya ada 9 bidadari di alam semesta ini..." ucap Dimas.


"Tentu tidak Dimas, masih banyak lagi bidadari bidadari lainnya yang tersebar di alam semesta ini dan mereka menjalankan tugas masing-masing untuk menjaga dan melindungi alam semesta ini dari gangguan makhluk jahat!" ucap Wilona.


"Lalu, apa bedanya kamu dengan para bidadari di nirwana? Bukankah tugas kalian itu sama yakni menjaga bumi??" tanya Dimas heran.


"Tidak Dimas! Tugas bidadari nirwana hanya berdiam diri disana, mereka menunggu kehadiran para manusia yang telah wafat dan baru setelahnya mereka bertugas melayani manusia-manusia itu jika manusia itu adalah orang yang baik tentunya... tapi entah mengapa mereka malah memberanikan diri turun ke bumi menyamai tugas ku, inilah yang menyebabkan kerusakan nantinya karena kerakusan bidadari nirwana itu!" ucap Wilona.


"Kalau begitu apa harus aku memberitahu para bidadari nirwana yang ada di bumi untuk segera kembali dan mengembalikan tatanan dunia ini seperti semula?" tanya Dimas.


"Kamu tidak memiliki cukup kekuasaan untuk mengatur itu Dimas, jalankan saja kewajiban mu untuk membantu para umat di bumi ini! Biarkan semuanya menjadi urusan ku, aku yang akan membereskan ini semua!" ucap Wilona.

__ADS_1


Dimas terdiam lalu mengangguk pelan, ia tak mau ikut campur terlalu dalam pada masalah tersebut karena khawatir akan terjadi yang lebih buruk nantinya.


...•••...


Disisi lain, Lucas diantar pulang ke rumah oleh Sahira dengan mobilnya yang dikendarai pak Tirta tentunya. Dari belakang juga ada Alan yang membonceng Nur mengikuti mobil tersebut memastikan mereka aman.


Sesampainya di rumah Lucas, Sahira langsung membantu kekasihnya turun dari mobil lalu menuntunnya berjalan menuju ke dalam rumahnya yang tampak sepi itu.


"Pak Ridho, pak tolong bukain pintu gerbangnya!" teriak Lucas memanggil satpamnya yang bertugas disana.


Tak lama kemudian, seorang pria berpakaian satpam muncul lalu membukakan pintu gerbang agar Lucas serta yang lainnya bisa masuk ke dalam.


"Silahkan masuk!" ucap pak Ridho mempersilahkan mereka semua masuk.


Seumur-umur baru kali ini Sahira mendatangi rumah kekasihnya, ia tertegun melihat kemewahan dari rumah itu apalagi halamannya saja cukup luas jika dibandingkan halaman sekolahan mereka.


Sementara Alan tentunya tidak kaget lagi, ia malah sudah kenal dan akrab dengan pak Ridho sang satpam. Yang masih kaget ya kekasihnya itu si Nur, karena ini juga kali pertamanya datang ke rumah Lucas itu.


"Sayang, ini rumahnya Lucas?" tanya Nur.


"Iya lah sayang, masa rumahnya Aldi sih!" jawab Alan sambil nyengir lalu mengusap-usap kepala kekasihnya itu.


Nur diam menatap Alan dengan seram, akhirnya pria itu ketakutan dan memalingkan wajahnya tak mau melihat Nur lagi.


...~Bersambung~...


...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...


...|||...


...Wuih bentar lagi akan ada perang antar bidadari, siapa ya yang bakal menang?...


...🤔🤔🤔...

__ADS_1


__ADS_2