Cinta Untuk Dokter Nisa

Cinta Untuk Dokter Nisa
Godaan Aisyah


__ADS_3

Jhonny dan Aisyah menjaga bayi kembar Stevent dan Nisa, mereka berdua tidur di kamar perawatan bayi.


Aisyah memperhatikan Jhonny yang duduk di samping si kembar.


"Jhonny, apa kamu akan terus menjaga mereka dan tidak tidur?" tanya Aisyah.


"Mereka sangat menggemaskan, aku menginginkan bayi kembar." Jhonny melihat kearah Aisyah.


"Kita harus konsultasi dengan ahli kandungan supaya bisa mendapatkan bayi kembar." Aisyah tersenyum dan merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Jhonny memperhatikan yang telah memejamkan matanya.


"Apa kamu sudah mau tidur?" Jhonny berjalan mendekati Aisyah.


"Tentu saja." Aisyah duduk dan melingkarkan tangannya di leher Jhonny.


Jhonny menatap wajah cantik dan bibir seksi Aisyah.


Aisyah menarik leher Jhonny dan mencium bibir suaminya dengan lembut.


Jhonny melingkarkan tangannya di pinggang ramping Aisyah, memeluk dengan erat.


Ciuman hangat dan bergairah tidak ingin dihentikan.


"Aku merindukan dirimu," bisik Aisyah.


"Rindu?" Jhonny menatap wajah Aisyah, ia berpikir, mereka terus bersama sepanjang hari bagaimana bisa Aisyah masih merindukan dirinya.


"Ya." Tangan Aisyah membuka kancing kemeja Jhonny dan meraba otot pada dada dan perut suaminya.


"Aaah." Jhonny menahan tangan Aisyah.


"Jangan lakukan itu!" Jhonny memindahkan tangan Aisyah dari tubuhnya.


"Kamu sangat menggoda." Aisyah meletakkan tangannya di telinga Jhonny membuat gairah dalam tubuh bergelora.


Ciuman hangat kembali Aisyah berikan pada bibir seksi Jhonny.


Tangan Aisyah bergerilya, menyentuh tubuh Jhonny yang telah terbuka.


Sesuatu telah berdiri tegak dan siap mencari pasangannya.


Jhonny melepaskan ciuman dan menatap Aisyah.


"Jangan lakukan ini!" Jhonny menahan tangan Aisyah.


"Kenapa?" Aisyah mencium bibir Jhonny lagi dan lagi.


Jhonny tidak bisa menolak ciuman lembut dan bergairah.


Tangan Aisyah meraba perut keras Jhonny dan terus bergerilya ke bawah dengan bibir yang tidak mau dipisahkan.


Jhonny menarik tangan Aisyah dan melepaskan ciuman.


"Mau kemana?" tanya Aisyah lembut.


"Aku tidak mau menghancurkan rumah sakit." Jhonny keluar dari ruangan, Aisyah tersenyum.


"Pria aneh, aku sangat senang menggodanya." Aisyah beranjak dari tempat tidur melihat bayi kembar tampan dan cantik.


"Aku juga mau memiliki bayi kembar, mungkin aku bisa membuat formula untuk kesuburan kandungan agar bisa mendapatkan bayi kembar." Aisyah tersenyum.

__ADS_1


"Aku bisa melakukan penelitian di laboratorium dengan bantuan Valentino." Aisyah kembali ke tempat tidur dan memejamkan matanya.


Jhonny duduk di kursi tunggu yang berada di depan pintu ruangan bayi.


"Ada apa Tuan Jhonny?" tanya seorang bodyguard penjaga pintu.


"Istriku terus menggoda diriku." Jhonny memegang kepalanya.


"Luar biasa Tuan, anda pasti sangat bahagia." seorang pengawal tersenyum.


Jhonny berdiri dan menatap tajam kepada bodyguard yang berbicara kepadanya.


"Terimakasih, jaga pintu ini, jangan biarkan seorangpun masuk, ingat hanya dokter dan perawat yang kalian kenal yang boleh masuk!" Jhonny memegang kerah baju seorang bodyguard.


"Siap Tuan." Dua orang bodyguard menunduk dan memberi hormat.


Jhonny berjalan menuju taman rumah sakit, ia melihat pemandangan indah di malam hari dan menghirup udara malam yang menyejukkan.


"Nayla." Jhonny bersembunyi di balik pohon.


Nayla berjalan sendirian menuju ruangan Samuel.


Jhonny mengikuti Nayla, ia penasaran dengan kedatangan Nayla di malam hari.


Nayla mengetuk pintu ruangan Samuel tetapi tidak ada jawaban.


"Ah, kenapa aku tidak menghubungi Samuel terlebih dahulu." Nayla duduk di kursi tunggu dan menghubungi Samuel.


"Halo Samuel kamu dimana?" tanya Nayla langsung.


"Aku di rumah, ada apa?"


"Dimana ruang perawatan Nisa istri Stevent?" tanya Nayla.


"Aku kebetulan lewat dan mampir," ucap Nayla.


"Ruang Ratu." Samuel curiga dengan Nayla, ia sangat mengenal Nayla yang sama gila dengan Nathan.


"Terimakasih." Nayla memutuskan panggilan, ia berjalan menuju ruangan Ratu dengan bantuan ponselnya.


"Anda mau kemana?" Jhonny berdiri di hadapan Nayla.


"Halo Jhonny tampan tetapi menyebalkan." Nayla tersenyum.


"Wajah tampan tampan tanpa ekspresi." kesal Nayla dalam hati.


"Hari sudah sangat larut sebaiknya anda pulang." Jhonny menatap tajam kepada Nayla.


"Jhonny sayang, bagaimana jika kita bermain di hotel star 5." Jari cantik Nayla menyentuh dada bidang Jhonny yang terbuka.


"Jangan menyentuhku!" Jhonny menarik tangan Nayla dengan kasar.


"Dengarkan aku pelayan rendahan, kamu sangat beruntung mendapatkan sentuhan dari tanganku." Nayla tersenyum.


"Menyingkirlah, jangan pernah berpikir untuk mendekati Tuan Stevent dan Nyonya Nisa." Jhonny mencengkram tangan Nayla.


"Aw, Jhonny kamu menyakiti diriku." Nayla berusaha membuka genggaman tangan Jhonny.


"Pergilah!" Jhonny melepaskan tangan Nayla dengan kasar.


"Oh Shit." Nayla merasakan sakit pada lengannya. Ia melihat Jhonny berjalan meninggalkan dirinya.

__ADS_1


Aisyah melihat perlakuan Jhonny kepada Nayla, ia tidak mengenali wanita bersama suaminya.


Aisyah berlari menghalangi jalan Jhonny, ia menatap tajam kepada suaminya.


"Asiyah, kenapa disini? siapa yang menjaga kembar?" Jhonny berjalan cepat kembali ke kamar perawatan bayi.


"Siapa perempuan itu?" teriak Aisyah.


"Adik kembar Nathan, dan kamu harus waspada terhadap dirinya." Jhonny menarik tangan Aisyah kembali ke kamar.


"Apakah dia sering bertemu dengan dirimu?" Aisyah menarik tangan Jhonny.


"Dia menyukai Stevent dan pernah menyakiti Nyonya Nisa." Jhonny menatap Aisyah.


"Apakah dia wanita yang jahat?" Aisyah menatap Jhonny.


"Ya." Jhonny menarik tangan Aisyah dan masuk ke dalam ruangan bayi.


"Jhonny pelan-pelan." Aisyah kesulitan mengikuti langkah kaki Jhonny.


Jhonny menutup pintu dan mencium bibir Aisyah dengan bersemangat dan berhasrat.


Keduanya berciuman dan saling menyentuh bagian sensitif di balik tirai kamar kembar.


"Jhonny, kita di rumah sakit." Aisyah tersengal.


Jhonny kembali mencium bibir Aisyah, ia tidak bisa menahan lagi, menarik tangan Aisyah menuju kamar mandi.


"Jhonny." Aisyah mengigit dagu Jhonny.


Jhonny membuka hijab dan gamis Aisyah, ia membuka menyalakan air shower membasahi tubuh mereka berdua.


"Aah." Jhonny melahap tubuh Aisyah yang tidak tertutup sehelai benangpun.


Aisyah menjambak rambut Jhonny, tubuhnya bergelora, permainan Jhonny yang cepat dan bersemangat selalu bisa membangkitkan perlawanan dari Aisyah.


Pasangan yang panas dengan semua gaya di dalam kamar mandi.


Permainan di bawah shower dan di dalam bathtub, cara Jhonny dan Aisyah menikmati kenikmatan dunia yang indah bagi pasangan halal.


Desahan dan erangan hanya mereka berdua yang mendengarkan.


Ciuman yang terus menemani setiap hentakan tubuh untuk mencapai puncak tertinggi dalam hubungan suami istri.


Aisyah menarik handuk untuk menutupi tubuh polos mereka berdua dalam dekapan hangat.


Melepaskan cairan dalam wadah kenikmatan bersatu dalam panasnya malam penuh cinta dan kemesraan.


Hentakan napas kepuasan terdengar bersama dengan dalam ciuman bibir Jhonny dan Aisyah.


Cukup lama mereka menahan rasa dan hasrat selama di rumah sakit.


Air terus mengalir membasahi dan membanjiri kamar mandi menemani pergulatan dua insan saling mencintai.


***


Mohon dukungnnya berikan like, Komentar, bintang 5 dan Vote. Terimakasih.


Baca juga Novel Author berjudul “Arsitek Cantik” dan "Unforgettable Lady"


Novel Kakakku “Nyanyian Takdir Aisyah dan Cinta Bersemi di Ujung Musim.” (Fitri Rahayu). Terimakasih.

__ADS_1


Semoga kita semua dalam keadaan sehat dan selalu mendapatkan perlindunganNya, Aamiin.


__ADS_2