Cinta Untuk Dokter Nisa

Cinta Untuk Dokter Nisa
Herry


__ADS_3

C**lub malam,**


Siang atau malam tetap seperti malam.


Herry memarkirkan mobilnya di parkiran paling dalam, bagian depan club terlihat seperti restoran biasa. Namun jika masuk lebih dalam dan maka tamu akan menikmati suasana yang berbeda.


Hanya tamu yang memiliki kartu anggota yang bisa masuk. Tempat bisnis luar biasa, milik Nathan. Lebih dalam lagi, terdapat lantai bawah tanah, tempat pertemuan pembeli dan penjual organ tubuh manusia, bahkan Jual beli Manusia hidup atau baru mati.


Di Lorong paling ujung adalah tempat pembongkaran tubuh manusia, dan penjara bawah tanah yang berhadapan dengan ruangan bangkai manusia.


Nayla berjalan dengan menggandeng Herry. Mereka seperti pasangan serasi.


Nayla sangat cantik dengan balutan dress hitam seksi. Ia memilih sebuah meja di sudut ruangan.


Herry telah memilih minuman kesukaan Nayla, Herry tahu dan paham tentang Nayla, ia sangat mengerti yang Nayla suka dan tidak suka.


Herry hanya minum jus buah,, ia harus tetap sadar agar bisa menjaga Nayla.


Seorang wanita cantik dan seksi dengan mini dress berwarna merah terang mendekati Herry.


" Hai Herry lama tidak melihat kamu " Wanita Cantik dan seksi meletakkan tangannya di bahu Herry yang hanya tersenyum manis melihat wanita di sampingnya.


Nayla menepis tangan wanita itu dari bahu Herry.


" Auw, " wanita itu kesakitan.


" Jangan Sentuh tangan kotorku di tubuh Herry " Nayla menatap tajam kepada wanita itu


" Nayla,,,, kamu sangat egois " ucap wanita itu tersenyum sinis


" Apa maksudmu Sonia " Nayla berdiri dan menarik rambut Sonia


" Auw, " Wanita yang bernama Sonia kembali berteriak kesakitan.

__ADS_1


" Nona lepaskan" Herry menahan tangan Nayla


Sonia pindah ke samping Nayla menjauh dari Nayla, Herry berada di antara Nayla dan Sonia.


" Kamu menginginkan Stevent tapi kamu mengikat Herry, kamu serakah Nayla !" Sonia semakin berani.


"Tutup mulutmu Sonia, kamu di tolak Kakak ku dan sekarang kamu aku menggoda Herry, wanita murahan " Nayla balas menghina.


" Sonia, tinggalkan Nayla dia sedang emosi, aku Mohon" Herry menatap Sonia.


" Baiklah, " Sonia berlalu dan mencium bibir Herry sekilas membuat Herry terkejut dan terdiam.


Melihat itu Nayla akan melemparkan gelas kaca ke arah Sonia, namun dengan sigap Herry menahan tangan Nayla.


" Kenapa, apa kamu menyukai pelacur itu " Nayla marah kepada Herry. Ia kembali meneguk minuman dengan kadar alkohol tinggi.


Herry tidak mau Nayla menambah masalah dengan Sonia, karena Ayah Sonia memiliki pengaruh besar dalam kerjasama dengan Nathan.


Sonia juga tipe wanita yang keras dan berani seperti Nayla. Mereka memiliki karakter yang sama.


Membaringkan tubuh Nayla di kursi penumpang, Herry masuk dan duduk di kursi pengemudi.


Ia segera melajukan mobil menuju rumah. Sesampai di halaman rumah yang sangat luas, Herry memberhentikan mobil tepat di depan pintu rumah, agar mudah mengendong Nayla. Rumah tampak sepi, Papi dan Mami berada di luar negeri.


Herry menggendong Nayla melewati Nathan yang sedang duduk di ruang tengah. Ia hanya melihat sekilas, menundukkan kepalanya ketika melihat Nathan, melanjutkan langkahnya kakinya membawa Nayla masuk ke kamarnya.


Herry membaringkan tubuh Nayla di atas tempat tidurnya. Membuka sepatu Nayla dengan perlahan dan meletakkan di tempat sepatu. Merapikan rambut Nayla yang berantakan dan membersihkan wajah Nayla menggunakan kapas dan cairan pembersih wajah.


Herry melakukannya dengan teliti dan telaten.


Setelah membersihkan wajah Nayla, Herry menutupi tubuh Nayla dengan selimut, mencium kening Nayla, mematikan lampu utama dan menyalakan lampu tidur.


Herry menutup pintu kamar dan menuruni tangga menemui Nathan.

__ADS_1


" Duduklah !" perintah Nathan, Nathan, Nayla dan Herry tumbuh dan besar bersama, Herry adalah putra assisten pribadi Papi mereka yang kini menjadi asisten pribadi Nayla atas permintaan Nayla sendiri.


Herry duduk di hadapan Nathan.


"Kemana kalian pergi?" tanya Nathan


" Secret Cafe" Jawab Herry


" Jangan pernah ganggu Nisa lagi, perbuatan Nayla membuat Stevent semakin protektif terhadap Nisa " jelas Nathan


" Saya akan berhati - hati "


" Jika kamu mau merasakan tidur di penjara bawah tanah bersama bangkai manusia, lakukan saja yang mau kamu lakukan, atau kamu mau jadi salah satu bangkai yang tidak memiliki organ tubuh lagi " Ancaman Nathan membuat Herry bergidik, Nathan akan melakukan apa yang telah ia katakan.


Nathan berjalan menuju kamarnya. Herry masih terdiam di ruang tengah sendirian, Ia bingung perseteruan adik kakak yang rumit.


" Apakah aku Bucin " pikir Herry, Ia merebahkan tubuhnya pada Sofa.


Herry telah mencintai Nayla dari kecil, ia selalu melakukan apapun yang Nayla perintah kan. Selalu bersama Nayla sepanjang waktu.


Namun Nayla tidak pernah menghargai pengorbanan Herry.


Nayla tidak menyadari bahwa ia sangat membutuhkan Herry.


Herry adalah orang yang selalu ada untuk Nayla, orang yang paling mengerti Nayla.


Pria tampan dan Sempurna bahkan banyak orang yang iri kepada Nayla yang memiliki Herry. Ada banyak wanita yang jatuh cinta pada Herry, pria yang sangat perhatian dan penuh kasih sayang.


* Bonus tentang Herry 💓


**🤗 Thanks for Reading 😊


Author tunggu

__ADS_1


komentar, like n Vote sebagai penyemangat ku


💓 Love you Readers 😘**


__ADS_2