
Nisa dan Stevent telah kembali ke rumah mereka segera menemui Mama di kamar yang sedang tertidur pulas.
" Mama benar-benar kecapean " Nisa mengusap rambut Mama, Stevent memperhatikan setiap gerakan Nisa.
" Kamu istirahat lah " Ucap Stevent menatap Nisa yang hanya mendapatkan anggukan.
Stevent meninggalkan ruangan Mama menuju ruang kerjanya bersama Jhonny.
" Laporan semuanya" tegas Stevent mengaktifkan layar komputer di depannya.
" Pernikahan anda akan di laksanakan di Hotel Sun Flower, saya telah mempersiapkan keamanan sejak dari hotel itu di pilih Nyonya Veronika " jelas Jhonny
" Kenapa Mama, tiba - tiba pingsan " tanya Stevent sedikit khawatir, ia tidak mau pernikahan kembali gagal.
" Saya sudah memeriksa riwayat penyakit Nyonya Veronika, sepertinya Nyonya pernah mengalami kecelakaan sehingga beberapa memori otak hilang " Jhonny memberikan tab miliknya kepada Stevent.
Veronika mengalami kecelakaan ketika belum menikah, ia adalah seorang model. Veronika menikah dengan Tuan Alexander karena perjodohan. Veronika memiliki orang yang ia cintai.
" Aku tidak tahu tentang Mama " ucap Stevent
" Saya telah menemukan keberadaan Nathan, ia telah kembali ke Villa pribadi miliknya, Nona Nayla ada di luar negeri, ia berada di sebuah rumah sakit swasta yang tidak beroperasi lagi" jelas Jhonny
" Apa yang ia lakukan?" tanya Stevent
" Mereka mengobati Nona Loly dengan pengobatan ilegal " sambung Jhonny.
" Perketat pengamanan di rumah, hotel, kantor dan rumah Nisa, pasang kamera disetiap sudut ruangan dan jalanan !" perintah Stevent
" Semua telah saya lakukan tapi akan saya tambahkan, semua kamera terhubung dengan ponsel Anda dan semua komputer di kantor rahasia" ucap Jhonny
Dulu Stevent tidak memperdulikan keamanan, ia tidak pernah menggunakan kamera atau pengawal yang berlebihan.
" Bagus, tangkap semua orang yang mencurigakan di hari pernikahan, kenali semua Tamu dalam daftar Undangan jangan ada yang terlewatkan"
" Siap Tuan, saya telah melihat semua daftar tamu undangan Anda dan Mama Veronika, namun tidak ada daftar tamu undangan Nona Nisa, tamu Tuan Alexander sama dengan Anda" Jhonny memperhatikan Stevent.
" Tanyakan saja pada Nisa, ah tidak aku yang akan bertanya, siapkan semuanya" Stevent beranjak dari ruangan kerjanya Menuju kamar Nisa.
" Jhonny, kenapa seorang wanita bisa libur sholat?" Stevent menghentikan langkahnya di depan pintu.
" Karena mereka sedang mentruasi Tuan" jawab Jhonny menahan senyum.
" Berapa lama?" tanya Stevent lagi
" Sekitar satu Minggu " jawab Jhonny
" Apa? dan selama itu aku tidak bisa menyentuhnya?" Stevent membalikkan badannya menghadap Jhonny.
" Benar Tuan " Jhonny benar-benar berusaha menahan senyum dan tawanya, ia melihat Stevent menghitung hari tangannya.
" Aarrgg, aku tidak bisa malam pertama" Stevent meninggalkan Jhonny yang akhirnya bisa bernafas lega dan tersenyum.
Stevent berlari menaiki tangga menuju kamar Nisa, ia mengetuk pintu namun tidak ada jawaban, mencoba membuka pintu yang tidak terkunci, kamar kosong.
" Dimana dia ?" pikir Stevent, ia segera berlari menuruni tangga mencari Nisa dengan panik,
" Dimana Nisa?" Stevent bertanya kepada seorang pelayan.
" Nona Nisa di taman Tuan" Jawab pelayan gugup karena Stevent bertanya dengan emosi.
__ADS_1
Stevent segera berlari ke Taman, ia melihat seorang wanita duduk di bawah pohon dengan jilbab melambai-lambai tertiup angin sedang membaca buku dengan fokus.
Stevent melangkahkan kakinya mendekati Nisa.
" Tidak melihatnya sebentar saja telah membuat diriku khawatir " Stevent berbicara di dalam hatinya, duduk di kursi depan Nisa memperhatikan Nisa tanpa berbicara.
" Ada apa?" tanya Nisa tanpa melihat Stevent
" Siapa saja yang kamu undang?" tanya Stevent
" Nathan, Kenzo dan Min Jook" jawab Nisa,
" Teman-teman kamu dirumah sakit?" Stevent menahan emosi ketika mendengar nama Nathan di sebutkan.
" Jhonny telah mengundang semuanya" Nisa masih tidak melihat Stevent.
Mereka duduk berdua di bawah pohon rindang, Nisa tetap dengan bacaannya dan Stevent terus memperhatikan Nisa, sesekali ia mengalihkan pandangan memperhatikan sekeliling halaman rumahnya yang lebih tepat di sebut Istana.
*****
Mama masih dalam tidurnya, ia kembali dalam ingatan lamanya yang tidak bisa ia bedakan antara mimpi dan nyata.
" Vero, Aku aku telah bertemu dengan cinta" pertama ku"* suara lembut seorang pria tampan yang tidak asing .
" Benarkah, siapa" tanya Veronika
" Dia adalah seorang Dokter yang pernah menyelamatkan nyawa ku, aku terus mencarinya, ternyata dia tidak menjadi Dokter lagi " wajah Bahagia Pria itu terlihat jelas
" Lalu" Veronika merasakan kesedihan di dalam hatinya
" Ia adalah seorang model dan perancang perhiasan " Pria itu memeluk Veronika
" Mark jangan Tinggalkan aku, Mark, Mark"*
Mama berteriak dan menangis
" Ma, ada apa siapa Mark ?" tanya Viona yang tertidur di samping Mamanya.
Mama duduk di atas tempat tidurnya, ia kembali berpikir siapa Mark, siapa pria yang sangat tampan, terasa sesak di dada Mama ketika mengingat wajah pria itu.
" Ma, ada apa?" tanya Viona memeluk Mamanya.
" Tidak apa sayang, dimana Nisa?" tanya Mama.
" Kak Nisa selalu bersama kak Stevent" Viona tersenyum.
" Sayang, Mama mau mandi dulu, " Veronika mencium kening Viona.
" Iya Ma, Vio kembali ke kamar untuk belajar " Viona meninggalkan Mamanya yang kembali melamun dan berusaha mengingat pria bernama Mark.
" Aku harus kembali ke rumah Papa, mungkin aku menyimpan kenangan masa lalu yang telah terlupakan di sana " Veronika segera menuju kamar mandi dan membersihkan diri, ia berusaha mengingat masa lalunya.
Mama telah Menganti pakaian dan bersiap untuk pergi kerumah lama miliknya.
Mama Veronika berjalan menuruni tangga dan bertemu dengan Jhonny.
" Jhonny panggilkan sopir " ucap Mama kepada Jhonny yang telah siap dengan ponselnya.
Mama berjalan ke depan pintu ditemani Jhonny.
__ADS_1
" Anda mau kemana Nyonya?" tanya Jhonny.
" Saya akan kembali ke rumah Lama sebentar " Ucap Mama.
Pintu mobil telah terbuka Mama segera masuk ke mobil. Jhonny kembali menghubungi pengawal untuk mengikuti Mama Veronika.
Mobil Mama berhenti di depan sebuah rumah mewah sepi tanpa penghuni namun tetap terawat.
Seorang pria membuka gerbang.
" Nyonya Vero" Pria paruh baya memberi hormat.
Veronika segera berjalan cepat menuju kamarnya. Sebuah kamar mewah tertata rapi, ia segera Menuju lemari pakaian miliknya dan melihat sebuah laci berada di tengah lemari.
Veronika menarik laci perlahan, ada banyak berkas, foto - foto dan sebuah diary.
Veronika membuka Album foto yang dipenuhi foto dirinya dan seorang pria bernama Mark.
Veronika mulai membuka diary dan membacanya, ia merasakan kepalanya sakit, air mata yang terus menetes, dan Veronika pingsan tidak sadarkan diri di atas lantai yang dingin.
***
Mark adalah Pria yang Veronika Cintai, seorang pria yang sangat angkuh dan dingin seperti Stevent. Veronika dan Mark berteman sejak kecil dan Veronika adalah satu - satunya wanita yang bisa berada di samping Mark.
Namun Mark telah jatuh cinta kepada seorang Dokter Muda dan sangat cantik menyelamatkan Mark ketika mengalami kecelakaan, bahkan Dokter itu mendonorkan darahnya.
Setelah pulih dari Kecelakaan Mark mencari Dokter yang telah menyelamatkan dirinya namun Dokter Cantik tidak ada lagi di rumah sakit.
Ia berhenti menjadi seorang Dokter, dan menghilang dari rumah sakit. Namun Mark Terus berusaha dan tidak menyerah hingga ia bekerjasama dengan seorang perancang perhiasan dan seorang model yang ternyata Dokter yang selama ini ia cari.
Mark sangat bahagia, orang pertama yang ia beritahukan berita Bahagia adalah Veronika.
Namun bagi Veronika itu adalah berita Duka, ia mencintai Mark separuh hidupnya dan terluka namun karena cinta yang begitu besar kepada Mark ia dapat melihat kebahagiaan di Mata Mark, dan membuat Veronika ikut bahagia, bagi Veronika kebahagiaan Mark adalah kebahagiaan dirinya.
Mark adalah Pria yang selalu mendapatkan semua yang ia inginkan, tidak ada penolakan, semuanya akan ia lakukan untuk mencapai keinginannya. Pria kaya raya memiliki segalanya. Tidak ada kata kegagalan dalam hidupnya.
***
Nona M seorang wanita bernama Maria Selena, yang awalnya adalah Dokter Bedah dan berhenti ketika ia pada posisi tersuksesnya, Namun ia pindah profesi menjadi Model sekaligus perancang perhiasan kelas Dunia.
Kecantikan dan kecerdasan Maria telah menghipnotis semua pria yang melihatnya. Maria adalah wanita yang ambisius, untuk mencapai kesuksesannya ia bahkan tidak berniat untuk jatuh cinta, ia tidak membutuhkan bantuan seorang pria.
Maria benar-benar menikmati kehidupan glamor miliknya. Melakukan perjalanan keliling Dunia untuk mencari inspirasi rancangan yang akan ia buat. Maria tidak Mau ada ikatan pernikahan, ia tidak menginginkan kehidupan rumah tangga. Ia ingin hidup bebas namun berbatas, ia tidak ingin merusak dirinya. Wanita terlahir Sempurna tanpa celah.
*
*
*
*
*********************************************
💓 Thanks for Reading 🤗
Mohon untuk belikan Like 👍
Komentar untuk Author ya😘
__ADS_1
Terimakasih 😍 Love You Readers ♥️