
Melihat Rudi kembali ke kamar nya dengan wajah yang tak terbaca membuat aku merasa bersalah kepadanya karna ucapan ku tapi aku terpaksa melakukan nya agar Rudi tidak terlalu banyak mengharap kan ku.
Tak bisa ku paksakan untuk membuka hati sedangkan aku masih begitu sakit karna kehilangan seseorang yang ku cintai selama ini, entah egois atau sengaja menutup diri untuk tidak merasakan sakit ini terulang lagi biar ini yang menjadi akhir dari kisah cinta ku. Aku tidak bisa mencintai orang lain lagi meskipun Rudi sudah menjadi suami ku.
Gelap bukan berarti malam maka tidak semua cinta bisa di sebut luka tapi itu semua terasa sulit aku terima cinta di dalam dunia ku sudah ikut terkubur bersama seseorang yang begitu aku cintai. Meskipun aku tidak bisa menjadi istri yang seutuh nya untuk Rudi tapi aku akan berusaha menjadi istri yang baik meskipun tidak bisa memberi hak Rudi sebagai seorang suami, karna untuk menyatukan diri kami perlu ada nya cinta dan itu tidak akan pernah bisa aku berikan untuk Rudi.
________
Matahari nampak masih malu untuk menunjukkan sinar nya tapi aku sudah sibuk menyiapkan sarapan untuk Rudi, tidak ingin seperti sebelum nya selalu ia yang menyiapkan sarapan untuk ku sebelum berangkat bekerja.
"Aku buat nasi goreng. kamu mau minum teh atau kopi?" tanya ku sambil membawa nasi goreng buatan ku dan meletakkannya di atas meja makan.
"kopi dengan sedikit gula" jawab nya yang agak kaget saat melihat ku datang dari arah dapur.
Rudi duduk di meja makan sambil merapikan dasi nya dan menunggu ku yang sedang membuatkan kopi.
"ini kopi nya" saat memberikan cangkir yang terisi kopi hitam untuk Rudi.
__ADS_1
"Terima kasih"
Kami pun sarapan pagi dengan keheningan karna tidak tahu apa yang harus di bicarakan.
"Aku sudah selesai. nanti aku akan pulang terlambat ada pekerjaan di luar kantor yang harus aku selesaikan" aku berdiri dan mengambil ponsel dan kunci mobil di atas meja makan yang tadi aku letakan.
Saat ingin masuk ke dalam mobil tiba-tiba saja Keysha memanggil ku dengan sedikit berlari kecil.
"Rudi.. tunggu sebentar, sudah aku siapkan untuk makan siang" memberikan sebuah paper bag berukuran sedang.
"Terima kasih.. lain kali tidak perlu repot aku sudah biasa makan di cafe atau kantin kantor" ucap ku saat menerima bekal yang sudah Keysha buat untuk ku.
"Baik lah.. aku berangkat sekarang, jaga diri mu baik-baik" ucap Rudi sebelum meninggal kan ku yang masih memperhatikan mobil nya yang terus melaju hingga tak terlihat.
'Aku yakin kamu orang yang baik seperti apa yang di kata kan ayah, jadi aku juga akan berusaha memperlakukan mu sebaik mungkin' batin ku.
________
__ADS_1
"wiiiih... pantesan aja di tungguin gak nongol-nongol ternyata lagi menikmati bekal dari istri tercinta" saat masuk ke dalam ruangan ku tanpa mengetuk pintu.
"gak bisa ya ketuk pintu dulu sebelum masuk, bikin orang kaget aja" jawabku pada Reza yang tiba-tiba saja datang saat aku sedang makan siang.
"Santai bro... gini nih teman yang egois mentang-mentang dah punya istri, sampai lupa kalau temen nya lagi nungguin. niiih cacing di perut udah pada demo minta jatah" ucap Reza yang sedikit merajuk karna aku lupa mengabari kalau aku tidak makan di luar hari ini.
"mending buruan nikah biar gak ngangguin aku terus, udah sana ke kantin sendiri aja jangan sentuh makanan yang Keysha buat untuk aku" kata ku saat Reza ingin mencicipi makanan yang sedang aku nikmati.
"oke... oke... gak akan gangguin lagi, ya udah sekarang aku makan ke kantin sama yang lain aja, tapi lain kali kasih kabar jangan bikin orang lain nunggu sampai kelaperan gini" saat Reza berjalan ke luar ruangan ku.
________
yeeeyyy.. akhirnya bisa up lagi! 👏😁
yuuuk kasih Komentar dan Like nya 😊😉 jadikan favorit agar kamu dapat notif nya saat aku update 😋
jangan lupa beri RATE ⭐⭐ ⭐ ⭐⭐ dan VOTE nya yang BuUUAaanyak... 🤗
__ADS_1
Happy Reading 😘😘😘
💕💕💕💕💕💕💕💕