Jodoh Pilihan Tuhan

Jodoh Pilihan Tuhan
Menghadiri undangan pernikahan


__ADS_3

Keysha begitu sangat cantik dengan gaun berwana gold yang di kenakan pada tubuh ramping nya, rambut nya yang panjang di biarkan terurai dan sengaja di buat bergelombang hingga terlihat begitu sangat elegan, meskipun hanya memakai make up yang natural tidak mengurangi nilai kecantikan pada Keysha.


Keysha masih memperhatikan pantulan diri nya di cermin untuk melihat penampilan nya, senyumnya mengembang karna tidak menyangka Rudi membelikan gaun tanpa sepengetahuannya dan sangat pas di tubuh nya.


Keysha menoleh ke arah pintu kamarnya setelah mendengar Rudi mengetuk pintu dan memanggilnya.


"tok.. tok.. tok.." (suara ketukan pintu)


"keysha apa sudah siap? aku akan menunggu di depan" suara Rudi yang terdengar dari luar kamar Keysha.


Tanpa menjawab Keysha langsung mengambil tas tangan dan memakai High heels nya.


Belum beberapa langkah Rudi meninggalkan pintu kamar Keysha.


"ceklek" (suara pintu dibuka).


"apa bisa kita per...gi se-sekarang?" Rudi tercengang melihat penampilan Keysha saat menoleh ke arahnya.


'cantik dan sempurna' batin ku.


Hanya itu yang bisa ku ucapkan dalam hati saat melihat penampilan Keysha malam ini, bahkan aku merasa jatuh cinta yang kesekian kali padanya.

__ADS_1


"Rudi... ayo kita berangkat sekarang" ucap Keysha yang menyadarkan ku dari lamunan ku, bahkan aku tidak sadar saat Keysha berjalan melewatiku.


Selama perjalanan sesekali ku perhatikan Keysha saat ada kesempatan sambil melajukan mobil ku.


Aku yakin di acara pesta nanti akan banyak yang memandang ku kagum karna memiliki istri seperti Keysha meskipun mereka tidak tau apa yang sebenarnya terjadi pada ku dan keysha.


Kami memang sudah menikah tapi pernikahan kami tidak seperti pernikahan pada umumnya di mana sepasang kekasih akan saling mencintai satu sama lain, tidak masalah Keysha tidak mencintai ku tapi aku akan tetap mencintainya.


Terkadang aku lebih suka menganggap Keysha belum mencintaiku karna aku akan terus berusaha membuatnya jatuh cinta kepadaku. Karna aku tidak akan pernah berhenti berdo'a agar pernikahan ini akan terus terjalin sampai ajal yang memisahkan kita berdua.


________


Setelah memarkirkan mobil aku segera turun dan memutar untuk membukakan Keysha pintu.


"ayo.." ucapku saat mengulurkan tangan untuk membantu Keysha keluar dari mobil.


________


Aku sedikit melamun saat Rudi mengulurkan tangannya terlihat ia mengembangkan senyumnya saat bertatapan dengan ku, aku merasa seperti orang yang begitu berharga baginya dengan semua perlakuan yang di berikan ya.


Dengan membalas senyumnya aku pun menerima uluran tangannya, sebelum melangkahkan kaki untuk masuk kedalam Rudi memberikan lengannya untuk aku rangkul.

__ADS_1


Tak bisa di pungkiri semua pasang mata para tamu yang hadir tak lepas dari kami, ya.. kami memang terlihat sebagai pasangan yang sangat serasi.


"Rudi..." terdengar seseorang memanggil Rudi dari belakang. Kami pun menoleh ke belakang, ternyata Reza dan seorang wanita cantik yang berada di sampingnya.


"hai bro..." sapa Reza pada Rudi sambil berjabat tangan.


"oh ya kenalin ini keysha" ucap Rudi pada Reza dan kania dan disambut dengan uluran tangan Reza dan Kania untuk berjabat tangan secara bergantian.


"Keysha"


"Reza, sahabat Rudi sejak masih kuliah sampai ngantor bareng" ucap Reza


"Kania" ucap Kania pada Keysha dan saling memberikan senyuman.


"key.. Kania ini tunangan aku, do'ain ya biar kita cepet nyusul seperti kalian berdua" ucap Reza yang membuatku dan Keysha menjadi salah tingkah dan membuat kami tersenyum kaku.


Aku dan Reza berdiri tak jauh dari Keysha dan Kania yang sudah tampak akrab. sepertinya Kania bisa menjadi teman untuk Keysha mengingat Keysha baru di kota ini.


________


Sesekali aku memperhatikan Rudi yang sedang berbicara dengan reza, sesekali tatapan mata kami bertemu tapi langsung ku alihkan karna entah mengapa jantungku berdebar melihat Rudi tersenyum membuatku ikut tersenyum dan ku pastikan wajahku memerah karna sikap nya malam ini.

__ADS_1


__ADS_2