
Malam ini hujan sangat lah deras, angin begitu kencang berhembus. Untuk sebagian orang suasana seperti ini sangat dirasakan teramat sangat dingin, tetapi tidak dengan sepasang kekasih di sebuah kamar yang sedang menumpahkan kerinduan.
Ya kini Abi dan Soraya sedang bergumul panas di kamar apartemen Abi, mereka melepaskan rindu setelah sekian lama terpisah jarak. Desahan, erangan berkali kali terdengar dari mulut mereka. Yaa mereka memang dua anak manusia yang manjalin hubungan tanpa batasan.
Saat dirasa mereka akan mencapai puncak kenikmatan, mereka saling memanggil nama pasangan mereka.
"Arghhhhhhh.. Rayaaaa..", erang Abi melepaskan semua rasa ditubuhnya. Setelah itu terjatuh di atas tubuh Raya. Tangan Raya pun mengelus-elus punggung kekasihnya itu. Beberapa saat setelah dirasa lelahnya berkurang, Abi berangsur melepas pelukannya dari tubuh Raya, dia pun berbaring di sebelah Raya dan manyelimuti tubuh telanjangnya dan kekasihnya.
Raya menggeser kan tubuhnya dan menyandarkan kepalanya di dada bidang Abi, tangan Abi membelai lembut rambut panjang kekasihnya yang sedikit lepek akibat pergumulan panas mereka.
"Makasih ya sayang", ucap Abi kemudian mengecup ujung kepala Raya, Raya hanya berdehem menyahuti ucapan Abi.
"Aku laper", rengek Raya manja.
"Kita delivery aja ya Sayang", sahut Abi kemudian mengambil ponsel di nakas sebelah tempat tidurnya.
"Kamu mau makan apa?", tanya Abi lembut.
__ADS_1
"Aku lagi pengen makan yang berkuah gitu yank", jawab Raya.
"Ya udah kita pesen soto daging aja ya", usul Abi yang dijawab anggukan Raya tanda setuju.
"Aku mau bersihin badan dulu ya yank, gak enak rasanya", pinta Raya kemudian berlalu ke kamar mandi.
Abi yang ditinggal Raya membersihkan diri, beranjak dari tempat tidur kemudian mengenakan piyama tidurnya dan menuju ke balkon kamarnya. Di sana dia merokok sambil memandangi suasana malam yang dingin dan sepi dikarenakan hujan dari sore tadi.
Setelah sekitar 20 menit, bel pintu apartemennya ada yang menekan, Abi pun beranjak keluar kamar untuk membukakan pintu kamarnya.
Seorang pengemudi ojek online sudah berdiri membawa pesanannya.
"Iya Mas..", sahut pengemudi itu sopan kemudian mengucapkan permisi. Tidak lupa menganggukkan kepalanya setelah menerima ucapan terima kasih dari Abi.
Abi pun bergegas ke dapur guna untuk menyiapkan soto pesanan nya tadi ke dalam 2 mangkok dan membawanya ke meja makan. Tak lama Raya keluar dengan masih menggunakan piyama mandinya dan rambut yang terbungkus handuk putih di kepalanya.
Wajahnya kini sudah segar, tubuhnya pun mengeluarkan aroma wangi sabun mandi yang dia gunakan.
__ADS_1
"Aroma nya wangi banget sayang, bikin nafsu pengen cepet-cepet makan", ucap Raya setelah duduk di sebelah Abi.
"Wangian juga kamu yank, aku jadi pengen makan kamu lagi", goda Abi mengerlingkan matanya genit.
"Ishhh .. apaan sih kamu tuh", sahut Raya kesal mencubit perut six pack Abi yang terbalut piyama.
Abi hanya tersenyum mendapat cubitan kekasih nya itu.. Raya memang sangat lucu ketika Abi terus menggodanya, itu yang membuat Abi begitu menyukainya.
"Udah ahh ayo makan, nanti keburu dingin gak enak!", ajak Raya sambil meracik sambal di soto dagingnya, Abi pun melakukan hal yang sama.
Mereka sesekali terlibat obrolan dan candaan disaat makan.
Selesai makan Raya merapikan meja, dan mencuci peralatan makan yang mereka gunakan tadi, sedangkan Abi menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah ritual Raya bersih-bersih dan Abi mandi, kini mereka sudah ada di tempat tidur lagi. Mereka berbincang sebentar sebelum keduanya memutuskan untuk tidur.
Yaa gaya pacaran mereka memang sebebas itu, selayaknya sudah seperti pasangan suami istri. Di dunia modern saat ini hal seperti itu sudah lagi tidak tabu. Mereka sangat menikmati hubungan mereka tanpa mau ambil pusing bahwa apa yang mereka lakukan adalah salah.
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Terima kasih untuk terus menikmati karya aku. Maaf jika sekiranya masih ada yang kurang atau pun banyak typo dalam penulisanku. Dan untuk episode ini aku sedikit bubuhi cerita "dewasa", semoga para pembacaku bisa bijaksana dalam membacanya/ mengartikannya. Jangan lupa like dan vote nya supaya aku makin semangat nulisnya 🙏🙏😘😘