My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)

My SuperStar SuperArogan ( Hasrat Sang Superstar)
Jangan Tergoda


__ADS_3

Hana melenggak lenggokan tubuhnya saat menghampiri sang suami yang masih ternganga melihat dirinya. Bahkan saat ia menaiki tempat tidur, Hana dengan sengaja merangkak untuk mendekati suaminya.


"Aku mungkin gak sehebat mantan kamu itu di atas ranjang, tapi aku akan mengeluarkan kemampuan terbaik aku buat muasin kamu meskipun tubuhku gak sebagus tubuh mantan kamu itu. Aku mau kamu gak akan pernah ingat rasa dari mantan kamu itu dan cuma inget sama aku aja!" Bisik Hana sesensual mungkin, sambil ujung jarinya meraba tiap sudut kokoh wajah Abi yang menegang.


Abi beberapa kali menelan salivanya berat melihat pose dan gerakan sensual Hana, terlebih saat Hana membuka kaos yang ia kenakan, Abi benar-benar hanya mampu mengikuti tiap gerakan yang dibuat oleh istrinya.


Tak ada lagi Hana yang polos malam ini, ia begitu memegang kendali permainan panas mereka membuat Abi begitu menikmati kanakalan istrinya yang entah mengapa Abi sendiri bingung dengan perubahan istrinya kali ini.


Hingga ketika tubuh Hana bergertar menerima pelapasannya, ia pun menjatuhkan tubuhnya ke atas tubuh suaminya yang berada di bawah kendalinya. Tubuhnya bergetar hebat menikmati pelepasannya, membuat Abi memeluknya erat sambil tersenyum.


"Udah Sayang?" Goda Abi, Hana yang tengah mengatur nafasnya hanya menganggukkan kepalanya. "Sayangnya aku belum!" Lanjut Abi lagi kemudian membalik tubuh istrinya.


"Pegangan yang erat jangan sampe jatuh ke depan karena aku akan bawa kamu ke nirwana yang sesungguhnya" Suara Abi parau ketika memasuki tubuh istrinya sambil memegang erat pinggul Hana.


Sedang Hana memegang erat sprei tempat tidur mereka yang sudah berantakan ketika sang suami kembali memasukinya dan menghentakan tubuh mungilnya.


Hana benar-benar dibuat berteriak dan mendesah pada posisi tersebut, membuat Abi semakin bersemangat untuk membawa dirinya dan sang istri sampai ke puncaknya.


Setelah beberapa lama mereka akhirnya sampai ke puncak, bahkan tubuh Hana langsung tersungkur ke depan disusul oleh Abi di atasnya. Abi menciumi punggung istrinya bahkan sedikit menggigit bahu istrinya.


Abi langsung menyingkir dari atas tubuh Hana yang tengkurap takut jika memberatkan sang istri yang saat ini masih terengah-engah. Ia menarik selimut untuk menutupi tubuh polos dirinya dan Hana.


Hana masih tengkurap, sedangkan Abi menghadap miring ke arah istrinya. Mereka saling memandangi satu sama lain, Hana begitu terlihat cantik dengan kondisi berantakan akibat ulahnya, rambutnya yang lepek karena berkeringat menambah kesan sexy di mata Abi.


"Ada apa huh?" Tanya Abi sambil merapikan anak rambut istrinya yang sebagian menutup wajah sang istri.

__ADS_1


"Besok Ka Abi ketemu lagi sama Raya, jangan tergoda ya sama dia!" Kini Abi tau jika keberanian Hana menggodanya karena tak ingin ia berpaling pada Raya lagi, dasar bodoh.


"Emhh, apa aku udah bisa bersaing dengan Raya dalam urusan memuaskan Kaka?" Tanya Hana malu-malu.


"Kamu yang terbaik Sayang, karena kamu istri aku!" Ucap Abi menarik tubuh Hana ke dalam pelukannya.


"Jangan tergoda sama Raya lagi ya Ka, jangan!" Pinta Hana menenggelamkan wajahnya ke dalam dada bidang suaminya.


***


Abi dan Daniel telah tiba di lokasi pemotretan , setelah mengikuti briefing sesaat kini mereka tengah bersiap untuk melakukan pemotretan-pemotretan baju olahraga keluaran terbaru salah satu brand ternama.


Abi memang terlihat menjaga jarak dari Raya, hanya saat tentang pekerjaan Abi baru mau terlibat pembicaraan dengan Raya.


"Aku masih sayang Bi sama kamu, aku minta maaf telah membuat Hana mengalami keguguran. Maaf aku kekanak-kanakan!" Bisik Raya, saat mereka tengah berpose pengambilan gambar.


"Lebih baik gak usah ngebahas masalah yang lalu, terlalu menyakitkan. Cukup kayak gini aja, kita profesional dalam pekerjaan kita masing-masing. Dan tolong jangan ganggu gue sama Hana lagi!" Balas Abi dingin.


"Tapi aku mau memperbaiki hubungan kita!" Pinta Raya masih berbisik.


"Kita gak punya hubungan apapun buat diperbaiki!" Ketus Abi.


"Kamu udah bener-bener ngelupain apa yang pernah terjadi sama kita Bi? Aku sayang Bi sama kamu, sayang banget! Tolong jangan perlakukan aku kayak begini!" Raya menatap tajam ke arah Abi, mau tak mau fotografer menghentikan pengambilan gambar mereka.


"Break dulu!" Pinta Abi kesal kemudian menjauh dari Raya dengan tatapan tidak suka.

__ADS_1


"Tolong dong model perempuannya diarahkan. Gue gak punya banyak waktu, yang profesional kalo kerja!" Geram Abi menunjukan kekesalannya.


Mau tak mau proses pengambilan gambar dihentikan, terlebih melihat mood Abi yang berantakan. Mereka pun kembali mengadakan briefing yang terselip sedikit perdebatan. Bahkan Abi sempat akan mogok jika sang model perempuan tak mau bersikap profesional.


Dengan berat hati, mereka yang terlibat sedikit memarahi Raya membuat Raya semakin kesal.


Setelah hampir satu jam pemotretan dihentikan, kini mereka kembali melakukan pengambilan gambar. Saat ini Abi mengenakan celana berenang dan Raya mengenakan bikini yang sangat sexy. Mereka pun mengambil gambar di tepian kolam renang.


Pose-pose menantang telah mereka ambil, menjadikan ini kesempatan untuk Raya kembali menggoda Abi. Namun perbuatan Raya yang mencoba memancing birahinya justru membuat Abi jengah, beruntung pengambilan gambar telah selesai membuat Abi cepat-cepat ingin mengganti pakaiannya dan menghindari Raya.


Namun sepertinya Raya tak peduli karena saat ini Raya telah berada di ruang ganti Abi, Abi mendengus kesal mendapati Raya dengan sangat percaya diri mendekatinya.


"Bi, kasih aku kesempatan memperbaiki semuanya. Aku tau kamu masih sayang, masih cinta sama aku. Hubungan kita gak sebentar Bi, gak mungkin kamu ngelupain begitu aja! Abimanyu, aku mau dijadikan yang kedua setelah Hana, aku rela Bi asal aku tetep bisa sama kamu!" Rayu Raya.


"Ray, lo gak malu ngemis-ngemis cinta begini, hah? Gue tuh udah gak ada rasa sama lo, terima aja! Gue cuma cinta sama Hana, kebahagiaan dia prioritas gue! Jadi tolong lupain semua yang pernah terjadi diantara kita, dan asal lo tau perbuatan lo selama ini yang menyakiti Hana gak bakal pernah termaafkan!" Tegas Abi.


"Aku nyesel Bi ngebiarin kamu nikahin Hana, setega ini kamu ngelupain aku Bi, nyingkirin aku! Raya mulai histeris membuat Abi semakin jengah.


"Lo salah Ray, bukan pernikahan gue sama Hana yang seharusnya lo sesali, tapi keegoisan lo. Kalo aja dulu lo siap gue nikahi tanpa lo mikirin mau ngewujudin impian lo dulu, mungkin kita hari ini lagi berbahagia. Dan juga jangan selalu nyalahin hancurnya hubungan kita semua karena kesalahan gue atau pun hadirnya Hana, tapi perselingkuhan lo sama Nico!" Geram Abi.


"Tapi aku khilaf Bi, perasaan aku tulus buat kamu. Dia cuma sebuah kesalahan!" Rengek Raya.


Abi semakin jengah dengan sikap keras kepala Raya, tanpa menjawab apapun Abi langsung bergegas keluar dari ruang ganti meninggalkan Raya yang masih terus histeris memanggil namanya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2